Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda
Bab 20


__ADS_3

" ada apa" tanya adam menatap tajam andre


ya andre diam mematung, dan menghiraukan pertanyaan adam dan masih mencari tau siapa wanita yang duduk manis di atas pangkuan bos sekaligus sahabatnya itu,


" woi" ucap adam pada andre


" gua gimana pulangnya?" tanya andre


" terserah lu" ucap adam lalu menutup lagi spion mobilnya


andre yang masih diam mematung disamping mobil, namun dari sebrang ada yang memeanggil nama nya


" ndre" teriak arya yang melihat andre, andre pun menoleh lalu tanpa permisi ia menghampiri arya dan langsung masuk kedalam mobil arya


" kenapa lu" tanya arya sambil duduk di kemudi mobilnya


" gua nebeng ya" ucap andre, lalu diangguki oleh arya mobil pun perlahan pergi meninggalkan parkiran


sedangkan didalam mobil adam, dua sejoli itu masih dalam posisi yang sama, adam hanya tersenyum lalu memeluk pinggang bella yang terlihat sudah nyaman bersandar pada bahu lebarnya


"kenapa?" tanya adam sambil menciumi rambut bella


" tadi siapa" tanya bella yang menatap wajah adam


" andre" ucap adam sambil tersenyum


cup cup


adam mengecup bibir sexy itu lagi, bella yang kaget langsung memukul bahu adam yang ada didepan nya,


"aw" teriak adam


" nyebelin ihhh .. jangan asal cium aja dong ihh" gerutu bella


" iya iya maaf .. hehe abisnya bibir kamu candu benget cup" ucap adam dan kembali mengecup bibir bella


" ihhh .. jadi hemm sekarang kita" tanya bella dengan ragu-ragu sambil menatap adam yang juga menatap nya


" hemm" jawab adam


"akk .. aku malu, ya ampun, ya ampun omm" ucap bella dengan antusias

__ADS_1


" doa aku om, doa aku hehe" lanjut bella


" kenapa dengan doa kamu" tanya adam pada bella


" hehe .. belum lama ini aku kan pernah ngomong sama, sahabat aku, aku mau nikah sama duda tau ngga" jelas bella


" lalu" tanya adam yang sedikit tidak nyaman, dengan posisi duduk bella yang sejak tadi terus bergerak di atas pangkuannya


" ya waktu dicafe itu loh omm .. pas aku ketemu sama si kembar, aku bilang aku mau cari duda aja, ehh hehe malah beneran dapet duda aku" sambung bella sambil tertawa mengingat ucapannya dulu pada kedua sahabatnya


adam hanya ikut tersenyum namun tersenyum terpaksa, karena sejak tadi si junior nya sudah berontak karena gerakan-gerakan yang dilakukan bella di atas nya, apa lagi jika ia mengingat ciuman hot mereka tadi


"hah" hela nafas adam sambil menahan pinggang bella untuk diam di satu tempat


dan kini bella yang mulai merasa tidak nyaman dengan posisi duduk nya, ia merasa ada sesuatu yang memgganjal di bawah tempat duduk nya, lalu ia sedikit demi sedikit bergerak ke kanan dan kekiri


"ahh" desah adam yang merasakan gesekan itu, lalu bella menatap adam yang memejamkan matanya dan terus mendesah kecil ketika ia menggerakan pinggulnya


" ahh .. sayang jangan digerakin" desah adam lalu membuka kedua matanya dan menatap bella dengan penuh minat


" kenapa " tanya bella menatap wajah adam yang sudah memerah itu lalu kembali menggerakan pinggulnya


" sttt ah .. bella jangan, ini bahaya sayang" ucap adam dengan suara beratnya lalu memeluk bella dan membenamkan wajah nya ke leher jenjang bella, lalu mencium nya


" ahh" desah bella yang merasakan ada benda keras yang mendesak di bawah nya


' shitt .. sial ' gumah adam ketika mendengar ******* yang keluar dari mulut bella


lalu adam segera mengangkat bella ke tempat duduknya kembali lalu melepas jas yang ia kenakan dan menaruh nya di atas aset nya yang sudah mengeras itu, bella yang mendapat perlakuan itu kaget lalu menatap adam yang menutupi tempat nya tadi duduk dengan jas nya


" kenapa ditutupin?"tanya bella mengulurkan tangan nya untuk mengambil jas di pangkuan adam itu


tapi belum sampai tangan bella ke jas itu, sudah ditahan oleh tangan besar dan berotot milik adam, lalu adam menatap bella


" jangan oke .. aku ngga mau hilang kendali" ucap adam menatap bella dengan mata sayu nya


" boleh aku lihat" tanya bella yang penasaran


dan adam hanya menggeleng, namun bukan bella namanya kalau tidak ada cara lain, dengan tangan kirinya bella mengambil jas itu dari pangkuan adam, namun begitu kaget nya bella melihat sesuatu yang menonjol dari balik celana bahan yang digunakan adam, dengan mata yang melotot bella terus menatap ke arah benda itu


adam yang lengah pun, langsung mengambil kembali jas nya dan menaruh lagi ke tempat semula, namun beda dengan bella yang masih teebengong

__ADS_1


'apa itu tadi, panjang itu besar, ya ampun ya ampun .. itu apa' gumah bella dalam hati lalu menatap adam


'sial, apa bella lihat tadi .. jun kenapa kamu gampang banget on sih' gumah adam sambil menatap benda yang sekarang tertutup oleh jas nya


"apa itu omm .. bes" ucap bella


" sttt ... jangan tanya lagi oke, nanti kamu juga tau ko, tapi sekarang belum saat nya kamu melihat itu" saut adam sambil tersenyum ke arah bella


"tapi" ucap bella lagi namun pertanyaan nya terpotong ketika adam menjalankan mesin mobilnya, dan langsung pergi tanpa mendengarkan pertanyaan bella


" omm motor aku" teriak bella sambil berbalik melihat mobil yang ia tumpangi meninggalkan motor kesayangan nya


" tenang motor kamu aman "ucap adam sambil melirik ke arah bella


bella hanya cemberut dan memalingkan muka nya ke arah luar jendela mobil, dan adam hanya tersenyum melihat itu


" kita mau ketemu rena dan reno jadi jangan pikirin lagi motor kamu itu" jelas adam pada wanita disampingnya ini


seketika raut wajah bella yang tadi cemberut kini langsung tersenyum ceria ketika mendengar nama si kembar, ya walau mereka tadi sudah bertemu tapi entah mengapa bella selalu kangen dengan kedua anak itu, adam yang melihat bella mulai tersenyum pun langsung mengusap kepala bella dengan lembut


bella yang merasa aneh pun melihat ke arah adam


" om kenapa ngga lewat jalan biasa?" tanya bella pada adam


" nanti kamu juga tau" ucap adam sambil tersenyum


adam terus melajukan mobilnya ke arah apartemen nya, lalu setelah hampir lima belas menit perjalanan kini mereka sudah sampai di basement apartemen, adam langsung keluar dari mobilnya dan berjalan ke arah samping mobil untuk membukakan pintu mobil untuk bella, lalu bella hanya melihat adam yang berdiri di depan pintu mobil dengan penuh tanya


" ayo" ucap adam sambil menarik tangan bella, dan bella pun keluar mengikuti langkah adam menuju pintu lift sambil bergandengan tangan


sekarang kedua nya menuju lantai 15, lalu setelah sampai adam kembali menarik bella untuk keluar dari lift, namun pandangan bella melihat sekeliling dan kembali menatap adam, ia bingung di sini cuma ada satu pintu setelah keluar dari lift, dan adam hanya tersenyum lalu memasukan kode angka pada pintu apartemen nya


pintu pun terbuka, memperlihat kan kemewahan apartemen tersebut, dengan warna yang elegan dan nuansa yang tenang dengan dekor warna abu-abu dan putih, bella dibuat kaget dan terdiam berdiri di depan pintu


" ayo masuk" ajak adam yang sudah masuk ke dalam apartemen mewah itu


"ini punya siapa om" tanya bella menatap adam penuh tanya


" punya aku .. cepet masuk nanti ada nyamuk masuk" ucap adam bercanda, lalu bella beggegas masuk dan langsung menutup pintu


" masa di tempat kaya gini ada nyamuk sih" gerutu bella

__ADS_1


dan adam hanya tersenyum lalu memeluk bella dari belakang, karena tinggi mereka berbeda adam menaruh dagunya di atas kepala bella, lalu sesekali mencium nya


__ADS_2