
Diperusahaan dimatra
mereka kini ada didalam ruangan adam, sarah dan kedua asistennya, sedang membahas masalah yang ada dikantor dan melihat siapa saja yang sudah bermain-main dengan papanya, dan dari informasi yang terkumpul ternyata itu adalah perbuatan oleh orang yang sama, yang selama ini meneror bahkan memberi kan ancaman pada sang papa
sarah kaget mendengar penjelasan andre dan arya tentang orang yang selama ini berusaha merebut perusahaan dari sang papa, apa lagi kini adam juga meyakinkannya tentang kebenaran itu bahkan papa mereka sudah tau siap dalang dibalik semua ini
"ini seriusan kak" tanya bella yang membaca laporan yang ia terima
" tapi ini masih belum cukup, karena mungkin dia bisa mengelak dan melimpah kan kesalahanya pada orang lain" ucap adam menatap sarah
"ia bu ini baru sebagian kecil yang baru kami dapatkan, dari orang orang yang dulu pernah bekerja dengan nya" jelas arya
"sebenarnya sarah juga sering mendapatkan ancaman dari dia" ujar sarah menundukan kepalanya
adam dan yang lain menatap sarah dengan penuh tanya, apa selama ini penjagaan anak buah nya kurang ketat sehingga dia bisa kecolongan begini
"ancaman bagaimana?" tanya adam
lalu sarah mengeluarkan semua kertas yang ia terima setiap ia masuk keruangan nya pada adam, adam yang membaca semua surat itu pun marah dan melempar semua kertas itu, lalu menatap adiknya
" siap yang tau ini" tanya adam
"bella" jawab sarah
ya kerena bella lah yang selalu sarah hubungi ketika dia mendapatkan surat itu
adam memeras rambutnya hingga berantakan, dan menatap andre sedangkan sahabatnya itu pun mengangguk dan keluar dari ruangan, arya bingung melihat andre keluar hanya dengan melihat anggukan adam
arya memang belum tau siapa adam sebenarnya, ia hanya tau adam adalah oramg yang samgat kompeten dan tegas dalam mengambil tindakan
andre keluar dan langsung menelfon seseorang
"lakukan" perintah nya
dan dia pun langsung kembali keruangan adam, dan mengangguk kepada adam
dikosan bella
" anak siap bell" tanya kak lala ketika melihat bella membawa dua anak kembar yang masih mengenakan helm mereka
"anak bella mba" jawab bella melepas helm nya
"kapan hamilnya bell" kini giliran ibu kos yang bertanya
"tadi bu, terus langsung lahiran diperempatan jalan" jawab bella sambil tertawa, kedua anak kembar itu pun ikut tertawa ketika melihat bella tertawa
__ADS_1
" mulai gilanya keluar" saut susan keluar dari kosannya
sedangkan kak lala dan ibu kos hanya tersenyum mendengar ucapan susan
"sini sayang tante lepas helmnya" ucap bella mengabaikan ejekan teman kosnya
"nda mau" jawab keduanya
" kenapa bu anaknya" ledek susan lagi
"pengen makan orang katanya bu" saut bella sambil tertawa, diikut oleh kak lala dan ibu kos sedang kan susan hanya cemberut
bella menggiring rena dan reno untuk masuk ke kamar kos nya yang Ada dipaling ujung, dengan langkah kecilnya mereka mengikuti bella dari belakang dengan helm yang masih terpasang dikedua kepala mereka, sedangkan ketiga orang tadi yang mengajak bella berbicara kini sedang gemas oleh anak laki-laki dan perempuan itu yang dengan patuh nya mengikuti langkah Bella
Dikediaman dimatra
sarah dan adam sudah sampai sejak tadi dan kini mereka sudah duduk dimeja makan dengan orang tuanya, tetapi adam mencaru keberadaan kedua anak nya yang sejak tadi tidak terlihat
" rena sama reno mana mah?" tanya adam pada wulan
" loh tadi sore kan anak kamu ngga mau ikut mama" ucap wulan
"astaga adam lupa mah" saut adam yang melupakan anak nya
" kak ini sudah petang loh, kasian bella sama mereka" ucap sarah melirik adam
adam yang sudah menyalesaikan makan nya pun pergi mengambil kunci mobilnya, sedangkan ketiga orang yang masih duduk dimeja makan bingung melihat adam mengambil kunci mobilnya, lalu tidak lama setelah itu dia balik dan menghampiri sarah
"dimana rumah nya" tanya adam
"rumah siapa?" jawab sarah bingung
" teman kamu itu" ucap adam
"astaga kaka aku kira kamu mau kemana eh taunya may kerumah bella toh" saut sarah sambil tertawa melihat kakanya, wulan dan wijayapun ikut tertawa melihat tingkah konyol putra mereka
sarah memberi tahu alamat kosan bella dan adam Langsung pergi ketika sudah dapat alamat wanita itu
setibanya dialamat yang dia tujuh, ia bingung harus bagai mana adam lupa meminta nomor telfon bella pada sarah,namun ketika ia akan menelfon sarah dari arah belakang
"omm" sapa bella pada Pria yang berdiri disamping mobilnya itu, adam pun hanya diam karena ia tidak mengira panggilan itu untuk dirinya
" om duda, Daddy nya rena, reno" sapa bella lagi dan sekarang adam pun berbalik ketika mendengar nama anak nya
setelah berbalik adam diam mematung melihat wanita yang memanggilnya itu, dia melihat bella dari atas sampai bawah, dan perhatiannya berhenti pada es krim yang ada didepan bibir itu, bibir yang sangat menggoda imannya bibir yang sekarang sedang menyesap es krim itu, jakun adam naik turun menyaksikan itu namun lamunannya buyar ketika wanita yang dihadapannya ini memangilnya lagi
__ADS_1
"om om ommm" teriak bella
"hah .. ". " kenapa" tanya adam
" om mau jemput rena dan reno?" tanya bella, adam hanya mengangguk
lalu bella melewati adam yang kembali mematung ketika bella lewat didepannya, harum apa yang wanita ini pakai hingga adam memejam kan matanya lagi karena Indra penciumanya mencium wangi yang sangat menenangkan untuk nya
" om tunggu disini aku mau minta ijin ibu kos dulu" ucap bella berbalik melihat adam yang masih setia berdiri ditempat tadi
adam tersadar 'om' kata-kata bella membangunkan nya dari kekagumanny tadi, dan menatap punggung bella yang kini hilang dibalik gerbang tinggi
bella baru saja dari minimarket depan untuk membeli cemilan untuk rena dan reno, tapi setibanya di didepan kosany iya mendapati dadyy sekembar sedang berdiri disana
"assalamualikum bu" ucap bella mengetuk pintu rumah ibu kos
"iya waalikumsalam, kenapa bell" tanya ibu kos
"bu itu saya boleh bawa ayah sikembar kedalam" tanya bella
" ya allah bella ini sudah malam kamu mau bawa laki-laki masuk ngga boleh" ucap ibu kos yang salah paham dengan ucapan bella
sedangkan bella hanya nyengir tanpa dosa
" bukan itu buuu ... ya ampun hehe" jawab bella sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal
" om dudu mau abil anak nya bu" lanjut bella
"duda?" tanya ibu kos
" bella ya ampun jadi bener kamu mau nikah sama duda" lanjut ibu kos yang ntah kemana arah pembicaraan mereka berdua
" hehe iya bu" jawab bella yang lupa tujuan awalnya mendatangi ibu kos
"ehh.. bukan bukan itu ayah nya sikembar mau menjemput mereka bu, kan mereka sudah tidur jadi ngga mungkin kan bella gendong semua" jelas bella yang sudah sadar
" ohh itu ya udah silakan" saut ibu kos
bella yang mendapat ibu kos langsung keluar memanggil adam yang sejak tadi menunggunya
kettt (pintu gerbang terbuka)
"om ayo" ajak bella menyuruh adam masuk
adam pun masuk dan mengikuti bella dari belakang, dan melewati ibu kos yang duduk diteras rumahnya, menunggu bella yang mengajak adam masuk, takut terjadi apa-apa dengan bella
setibanya didepan pintu kos paling ujung bella membuka pintu kos nya, setelah dibuka terdapat dua anak manusia yang sedang tidur dengan nyenyak nya sambil memegangi baju bella yang tergletak di atas kasur, adam yang melihat itu hanya tersnyum dia tau kedua anak nya itu sangat sensitif soal tempat tidur tapi ajaib nya itu tidak terjadi di sini ditempat bella
__ADS_1