
tak terasa selama perjalanan menuju rumah Reyhan Daffa dan Ratih tak bersuara di dalam mobil hingga tiba di rumah Reyhan.
Daffa yang hanya diam saat menuruni mobil di susul dengan Ratih yang masih setia dengan wajah juteknya sedangkan Daffa yang tau akan sifat Ratih langsung menarik tangan Ratih memasuki rumah besar itu.
olive yang tak keluar melihat hanya diam saja ketika Ratih sudah di tarik Daffa sampai ke meja makan semua mata melihat termasuk olive yang sangat terkejut mengetahui siapa gadis yang di bawa oleh adik iparnya itu
" Ratih " ucap olive yang sangat keras membuat semua mata melihat ke arah olive tanpa di sadari tubuh olive sudah menyamperi Ratih
" dia ...bukanya sekertaris mu daff? ucap Reyhan yang sama terkejutnya seperti Alfaro yang mengetahui jika Ratih adalah sekertaris daffa namun tak di tau oleh Alfaro jika wanita yang sudah mencuri hati Daffa itu adalah sekertaris daffa sendiri.
" gak salah lihat kah aku dafff? ucap Alfaro
" kenapa? ucap Daffa datar
" jangan coba-coba kamu menyentuhnya jika masih inginkan tanganmu utuh? ucap Daffa yang langsung menghalangi Alfaro yang mendekati Ratih.
" ia...padahal hanya ingin mencoleknya sedikit aja sudah mau makan orang hidup -hidup " canda Alfaro yang langsung dapat ketawa dari semua penghuni itu tak terkecuali Daffa dan Ratih yang bingung
" jadi dia yang mau kamu kenalkan daff? ucap mami nayfa
" hanya meminjam dia sebentar mi dari orang tuanya" ucap Dafa datar sambil menarik kursi itu
__ADS_1
" bakal jadi keluarga kita rat" ucap polos olive
" dia hanya ingin ku jadikan babu aja gak lebih " ucap Daffa datar sambil mengambil sesuatu
" hah...cantik begini hanya kamu jadikan temeng..mending sama aku aja lebih nyata" ucap Alfaro ngelempeng
sebuah tatapan mengarah ke Alfaria di saat itu juga membuat Alfaro diam Alex yang mengetahui bahwa sifat iblis Daffa sedang ada di dekatnya.
" maaf pak..lebih baik saya mengundurkan diri dari perusahan dari pada jadi babu bapak juga" ucap Ratih yang tak suka dengan ucapan Daffa
"tau begitu tadi aku turunin kamu di pinggir jalan.kamu pulang jalan kaki aja" ucap Daffa
yang mulai bingung dengan keadaannya sendiri
" sebenarnya ini ada apa? ucap Reyhan.
" gak ada apa-apa " ucap Daffa bingung mau ngomong apa.
" bodohnya aku..kenapa aku asal ngomong jadi ribut kan" huffff" ucap Daffa dalam hati
Daffa dan yang lain pun mulai menikmati makan malam bersama tanpa ada sepata kata pun.daffa pun menyelesaikan makanya dengan cepat dan melihat Ratih yang diam dengan makannya.
__ADS_1
" kamu ikut aku sebentar" ucap Daffa yang langsung menarik Ratih keluar dari ruang makan itu
" kenapa bapak menarikku" ucap Ratih yang langsung menghempaskan pegangan tangan Daffa
" aku minta maaf rat sifat ku tadi karena terbiasa begitu" ucap Daffa saat sudah di teras belakang rumah.
" sudah lupain aja.jika gak ada yang di bicarakan lagi aku mau kembali ke meja makan" ucap Ratih
" Daffa kenapa bicara begitu mas? ucap olive sontak membuat Reyhan melihat sang istri
" Daffa kan gak pernah jatuh cinta apa lagi di dekatin cewek.seperyinya emang sedang ada ketidak cocokan saat ini" ucap Reyhan
Daffa yang sedang mengobrol dengan Ratih membuat Reyhan dan yang lainya yang melihat pun bingung dengan prilaku Daffa yang tak seperti biasa.
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1
jangan lupa like komentar ya dan jangan lupa masukan ke keranjang favorit
selalu dukung dan komentar agar author bisa update lagi