Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda
santapan pembuka


__ADS_3

" bawa wanita ular ini ke kandang macan sekalian"


" Reyhan....jangan Reyhan....kita sudah menikah...kamu tega apa sama aku?" teriakan Jeny sangat mengganggu telinga siapa pun


" hah..." Daffa melihat ke Reyhan seolah meminta jawaban


" nikah yang dengan ular sepertimu,kamu sama seperti ibu mu, wanita yang terobsesi dengan sesuatu" Reyhan yang mendekati Wajah Jeny dan mencekram rahang Jeny dan menghempaskannya hingga terjatuh.


"om Robert tolong Jeny"


" kamu bisa menolong diri mu sendiri" jawab Robert yang langsung berbalik dan melangkah meninggalkan Jeny dengan anak buahnya


" Reyhan....berengsek kamu Reyhan..." Jeny teriak teriak tak jelas


" bawa dia menemui ibunya di jalan X " perintah Reyhan


" baik tuan"


.


.


.


di sebuah tempat di jln X marliana yang di tutup matanya dengan kain dan tangan masih terikat kebelakang.


Tak...


Tak...


Tak...


suara langkah sepatu yang menyentuh lantai keramik itu,menuju ruangan di mana marlianan di kurung,hawa di dalam ruangan itu sangat sepi dan gelap,


krekkkkk....

__ADS_1


krekkkkk....


krekkkkk...


suara pintu yang terbuka dan terlihat jelas tubuh tinggi dan tampang rupawan


Reyhan melihat sekeliling ruangan itu,dan di belakang tubuh Reyhan sudah ada Jeny yang juga di tutup matanya dengan kain dan mulut Jeny di lakban


Reyhan menarik tangan jeny dan langsung menghempaskan tubuh Jeny ke Marliana hingga terjatuh kebelakang,,marliana yang tau itu ulah Daffa namun tidak tau jika itu ulah Reyhan.


tubuh Jeny pun ikut terjatuh,sedangkan Reyhan hanya melihat dengan tatapan ingin membunuh langsung,


" lepaskan perban di mulut mereka dan buka mata Meraka" perintah Reyhan


tanpa ada yang bersuara sedikitpun,anak buah mereka pun langsung bergerak mendekati marlianan dan Jeny,


" brengsek kamu daffa" teriak Marlina saat sudah terbuka lakban yang tertempel di mulutnya,tanpa melihat siapa yang ada di hadapannya


"Reyhan?" ucap Marlina pelan.


" tidak semudah itu" jawab Reyhan simpel


" Reyhan apa yang ingin kamu lakukan?"Marlina mulai kesal dengan apa yang di lakukan oleh Reyhan,


" hanya ingin memberi hidangan pembuka" jawab Reyhan yang masih setia berdiri di hadapan ke dua wanita itu.


"apa mau mu Rey,?" teriak marliana lagi,


" lepaskan tikusnya?" perintah Reyhan


"ah...tikus...tikus..." Jeny yang sudah ketakutan teriak teriak sendiri


"biadab kamu Rey..." ucap Marliana


"akan ku tunjukan bagai mana biadabnya diriku?"

__ADS_1


" dimana jaki dan mantan suami mu itu?,,,Samuel..."


" aku gak tau"


" oh...ya...sepertinya 2 hari yang lalu...nyonya marliana pergi dengan jaki dan tinggal di markas Samuel..."


" aku gak tau dia di mana"


" lepaskan tikusnya" perintah Reyhan


" ok...ok...aku beri tau dia ada di .." ucapan Jeny terhenti


" bodoh..."


"ho...sepertinya ..."


" lepaskan tikus itu dan biarkan kedua wanita ini jadi makanan tikus kelaparan itu" Reyhan pun melangkahkan kakinya setelah memerintah anak buahnya,tak tanggung- tanggung 4 box tikus di lepas di ruangan yang tertutup rapat hanya satu pintu akses jalan satu-satunya.


"kalian beresin sisanya" perintah Daffa ke pada bawahanya,Reyhan yang sudah menjauh dari ruangan itu di susul oleh Daffa,


"cari kaki sampai ketemu"


" alex dan anak buahnya ,mengikuti mobil samuel,,lagi pula di antara Alex ada anak buah mu yang sangat jenius itu,bisa bersaing denganku" jawab Daffa sepontan mengambil minuman dingin dari tangan reyhan


" kamu yakin?"


" 99% yakin...aku bisa menemukan mu itu juga berkat anak buahmu itu"


Daffa yang megek habis minuman itu hingga tak tersisa,Reyhan yang penasaran oleh anak buahnya yang di maksud Daffa,sedangkan ingatan Reyhan mulai terkumpul semua,walau tentang olive dia belum mengingat jika sudah menikah,


...****************...


...****************...


mohon bantu Up nya ia kak agar bisa tetap updeat,,,tinggalkan komentarnya juga deh biar cepat up nya...biar cepat tamat๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2