
setelah sudah didalam kosan bella, adam langusung mengambil anak perempuannya sedangkan bella mengankat reno dan membawa mereka keluar menuju mobil yang sudah terparkir didepan
sesampainya dimobil rena dan reno sudah diduduk kan dibelakang kemudi, lalu adam berbalik melihat bella yang berdiri disampingnya
"terima kasih" ucap adam pelan
bella hanya menengok pria tinggi disampingnya, dan tersenyun,
' aduh senyuman nyaitu' gumah adam
" sama-sama om" jawab bella
"bisa ngga jangan panggil saya om" keluh adam pada bella
"terus apa dong" tanya bella mendengok kan kepalanya menatap wajah adam
"terserah" jawab acuh adam
" hemmm.. gimana kalo sayang, atau baby, honey, atau cinta hemm apa lagi ya" saut bella dengan nada serius nya
" astaga ngga segitu nya juga kali" jawab adam melirik bella yang sedang tertawa
" hahah... terus apa dong sayanggg" goda bella
' bibir itu ya ampun gimana kalo gue menciumnya dan melamutnya dan shittt' gumah adam dalam hati yang gagal fokus pada bibir tebal bella
tanpa pikir panjang .. dan cupp, adam mengecup bibir tebal bella yang sendari tadi terus bergerak dengan sangat menggoda menurutnya, adam memejam kan matanya dan mulai mencium lalu melamut bibir itu, sedangkan bella diam mematung
adam terus mencium bibir bella dengan semangat karena tidak mendapat penolakan dari sang wanita, kini ia menarik pinggang ramping bella agar merapat pada tubuh nya dan memperdalam lamutannya, adam menggigit bibir bella dan wanita itu pun mengeluh dan membuka mulutnya, adam yang tidak menyia-nyiakan kesempatan pun langsung memasukan lidah nya dan mengabsen setiap gigi yang ada didalam mulut bella dengan lidah nya, sedangkan bella yang terbawa suasana ikut memejamkan matanya walau dia tidak membalas perlakuan adam tapi dia menikmatinya
bibir masih bertautan hingga bella menepuk dada bidang adam karena iya ke habisan nafas nya, adam yang tersadar pun langung melepaskan tautan mereka dan menatap wajah bella yang kini sudah memerah, entah karena malu atau karena kekurangan oksigen
' sial adam apa yang lu lakuin' dalam hati adam
' tapi sialnya lagi bibir ini sangat manis' gumah adam mengusap bibir bella yang basah setelah ciuman tadi
" ya ampunnnnnn .. frist kiss gue aaaahhhh" teriak bella
adam langsung membekap mulut bella, dan menyuruh bella melirik kedalam mobil, bella mengikuti arah lirikan adam dan mengangguk, adam segera melepas bekapan tangannya
'frist kiss apa tadi ciuman pertamanya' dalam hati adam sambil tersenyum melihat bella yang masih memegangi bibir yang tadi dia cium
"om duda nyosor aja.. bella kan belum siap"keluh bella
adam yang mendengar itu kaget bukan main, dan nepuk jidatnya
" mau lagi" ucap bella memanyunkan bibir nya
'astaga adam sabar sabar' gumah adam yang melihat wanita didepannya itu memajukan bibir pada nya
__ADS_1
" ngga ada sana masuk" ucap adam mendorong jidat bella dengan tangan besarnya
"yah padahal aku mau lagi" saut bella ngerucut kan bibirnya
cup
adam kembali mencium bibir tebal bella tapi hanya sekilas karena dia takut kelewatan
bella hanya tersenyum pada adam dan
"ihsss.. tadi katanya ngga mau ko malah nyium lagi, om harus tanggung jawab ya" ancam bella
"loh ko tanggung jawab emang saya ngapain" tanya adam
" kan om udah nyuri ciuman pertama aku" ucap bella menatap adam
"orang kamu juga menikmati kan buat apa saya tanggung jawab" saut adam membuka pintu mobilnya
"ya gimana ngga nikmatin om .. orang enak gitu, ya ampun kalo tau ciuman enak dari awal ada cowok yang mau cium aku terima aja ya" ucap bella yang tidak mendengarkan ucapan adam dan malah berhayal sendiri
adam berbalik melihat wanita yang sedang sibuk dengan hayalan nya, dan menarik tangan bella hingga tubuh bella terhayung ke dekapan adam,
"aww" pekik bella memegang hidung nya karena sakit membentur dada keras adam
" ngga boleh .. kamu ngga boleh ciuman sama orang lain, dan jangan pernah mimpi buat berciuman dengan cowok mana pun, ingat itu" saut adam emosi
bella hanya mengangguk
adam terdiam dan menatap bella dengan tajam
"cari saya" ucap adam lalu langsung masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan bella yang sedang tersenyum
'aduh ya ampun ciuman om duda enak ya' gumah bella dalam hati sambil berjingkrak-jingkrak
" bell masuk sudah malam" teriak ibu kos dari dalam gerbang
bella menengok dan berlari masuk kedalam kosannya
'tadi ibu kos lihat ngga ya, ya ampun apa bener tadi ahhh' gumah bella berjalan masuk dan melirik kearah ibu kos yang masih didepan pintu rumahnya
'giman nanti om duda mau nikahin aku, aduh aduh gimana ini, ahh. . ibu anak mu mau kawin.. eh eh salah mau nikahhhh' teriak bella dalam hatinya
sedang kan didalam mobil mewah nya adam tersenyum sendiri sambil melirik kearah kedua anaknya yang terlelap sejak tadi, dan kembali mengingat kejadian tadi sambil mengusap bibirnya'maniss' gumahnya
ke esokan harinya, sekarang bella sudah tiba dikantor tempatnya bekerja dan sudah berdiri rapi ditemani dira
" kemarin maaf ya dir mba ngga bisa nganterin" sela bella pada dira saat mereka sedang mengobrol masalah pekerjaan
__ADS_1
" ih ngga apa-apa kali mba, lagi an dekat ini ko" saut dira
ya kemarin dira ikut pulang dengan bella dan dan dua anak kembar namun setelah sampai dikosan bella sikembar tidak mau ditinggal bella, dan hal hasil dira kembali ke kosannya dengan naik ojek sendirian
" mba bibirnya kenapa" tanya dira
" ah ini.. ngga apa-apa ko" jawab bella sambil memegangi bibirnya
" ngga sakit mba" tanya dira lagi yang penasaran, bella menjawab hanya dengan gelengan kepalanya
dari arah luar adam sudah tiba dikantor dan melewati meja resepsionis dan melirik kearah bella terutama bibir nya itu yang sekarang terlihat lebih merah dan menggoda
" selamat pagi pak" ucap bella dan dira, adam berhenti tepat didepan bella dan
" ya selamat pagi " jawab adam sambil tersenyum kearah bella,
dira yang melihat itu langgung melirik ke arah bella dan kembali menatap wajah bos nya yang tidak lepas mematap wajah bella, dan setelah pusa adam kembali melanjutkan perjalanannya
"aww" teriak dira merasa sakit pada lengan nya, sedang kan sipelaku hanya tersenyum menatap dira lalu memeluk nya
" loh mba kenapa?" tanya dira bingung
"mba mau kawin dir" ucap bella
" astaga mba nikah dulu" saut dira kaget mendengar ucapan bella
sedangkan tadi pagi sebelum adam berangkat kekantornya, kedua orang tua adam dan sarah hanya melongo melihat adam yang terus tersenyum
" mayang, mira nanti siang bawa rena sama reno kekantor ya" ucap adam melihat kedua pengasuh anaknya
"baik tuan" jawab keduanya
sedangkan wulan, wijaya dan sarah hanya saling tatap satu sama lain, melihat tingkah adam yang menurut mereka aneh bahkan jarang terjadi
" emang kenapa nak" tanya wulan pada adam
"adam mau deketin mereka sama calon adam mah" jawab adam
mendengar jawaban adam semua orang yang ada diruangan makan menatap ke arah adam dengan penuh tanda tanya, apa lagi wulan yang mengetahui bahwa putranya ini tidak punya temen dekat wanita
"calon apa kak?"tanya sarah mewakili wulan yang mengangguk mendengar sarah dan menatap adam
"yah padahal papa kepengen jodohin kamu sama bella dam" sela wijaya yang menghela nafas kecewanya
ya wijaya sangat ingin punya menantu seperti bella, dan wulan dan sarah menganguki ucapan wijaya itu, namun beda lagi dengan adam yang tersenyum melihat keluarganya ini, bahkan segitu kecewanya kah mereka ketika ia memiliki calon lain
"calon adam orang yang papa mau ko" jawab adam berjalan menghampiri kedua anaknya dan mencium mereka
__ADS_1
sedangkan wulan, wijaya dan sarah kaget mendengar ucapan adam tadi, raut wajah kecewa kini berganti dengan senyum dan tawa mereka, adam yang mendengar tawa kedua orangtuanya ikut tersenyum