
di tempat yang berbeda olive yah tak bisa tenang dengan hatinya.berusaha menghibur hatinya dan mengalihkan perhatiannya.
mami nayfa yang menemani olive berjalan-jalan ke sebuah mall dan memilih beberapa baju.walau olive tak begitu membutuhkannya namun untuk menghilangkan rasa gelisah ya dia membeli dan memilih beberapa potong baju.hingga mata olive tertuju oleh satu toko yang memiliki aksesoris.olive pun memasuki toko aksesoris itu dan tertuju sebuah gelang unik yang sangat cantik dan simpel
" mi ..gimana mi bagus gak mi? ucap olive
" bagus live...tapi ini gelangnya kecil? ucap mami nayfa.
" ia mi...olive mau beli ini mi" ucap olive
" berarti kamu membelikan itu untuk anak mu live? ucap mami nayfa
" ia mi...." ucap olive malu
olive dan mami nayfa pun pergi menuju kasir.setelah membayar olive dan mami nayfa pun pergi meninggalkan toko itu.olive yang sudah merasakan lapar menawari ke mami nayfa untuk singgah ke restoran yang ada di mall tersebut.olive pun makan dengan sangat lahapnya.
mami nayfa pun senang dengan keadaan olive yang sudah berbadan dua itu.namun tanpa di sadari orang di sekitar mami nayfa.
hati mami nayfa juga mengalami rasa gelisah dan tak nyaman.teringat tentang anak sulungnya.perasaan itu menghampiri kedua wanita itu yang beda usia.
setelah selesai makan mami nayfa mengajak olive pulang.dengan senang hati olive mengiyakan ajakan sang mami.mami nayfa dan olive pun ngobrol sepanjang jalan menuju mobil hingga mereka keluar meninggalkan mall tersebut.
__ADS_1
di dalam mobil mami nayfa mencoba mengajak ngobrol olive karena tau keadaan olive yang sedang mengandung muda itu tidak boleh banyak fikiran apa lagi stres walau perasaan mami nayfa sendiri merasa tak tenang.
" live..." ucap mami nayfa
" ia mi..." jawab olive
"kamu kenapa melamun sayang? ucap mami nayfa
"olive kepikiran mas Reyhan mi" ucap olive
" hemm...nanti setelah sampai rumah coba kamu telpon dia ia" ucap mami nayfa
sudah 5 hari lamanya Reyhan tak memberi kabar kepada olive.
Daffa langsung terkejut dan tanpa mikir panjang daffa dan anak buahnya langsung turun dan mencari keberadaan Reyhan dan anak buahnya itu,
" tuan...tidak ada tuan Reyhan tuan" ucap salah satu pengawal yang berlari menghampiri Daffa.
" cari terus hingga ketemu kakak ku" ucap Daffa
" tuan...sudah keliling lokasi ini tidak ada bertemu tuan Reyhan..hanya ada jejak kaki saja tuan" ucap salah satunya yang baru datang.
__ADS_1
" di mana?" ucap Daffa dan langsung mengikuti langkah sang pengawal yang menunjukan arah itu.
" ini menuju kemana?" tanya Daffa
" saya kurang tau tuan tapi ada rekan saya 3 orang yang saya suruh cek ujung jejak ini" ucap pengawal itu.
" kalian semua bawa mereka semua yang sudah tidak bernyawa itu" dan jangan lupa kasih tau santunan untuk keluarga mereka yang gugur...." ucap Daffa.
" siap tuan" ucap serentak
" dan kamu ikut aku menelusuri jejak ini" ucap Daffa
" baik tuan" ucap pria itu.
...
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1
mohon maaf jika masih banyak typo yang masih berantakan.author masih perbaikin pelan๐ ia...mohon dukungannya jangan lupa komen dan tanda cintanya ia๐๐