Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda
memanfaatkan


__ADS_3

marliana bergegas membereskan semua sisa rencana nya yang sebelumnya gagal.dengan memanfaatkan keberadaan Robert yang telah menolongnya.


marliana berusaha menghubungi anak buah suruhannya untuk melaksanakan perintahnya.


Jeny yang sedari tadi mondar mandir di kamar memikirkan bagai mana caranya agar Reyhan meninggalkan olive.


Jeny yang buta akan cintanya kepada Reyhan membuat Jeny gelap ingin menyelakai olive tanpa perduli Reyhan akan membencinya.sedangkan di tempat lain seorang pria tinggi putih sedang berdiri memikirkan cara agar bisa mengungkapkan prilaku Jeny dan ibunya.


Ilham berusaha mencari tau namun semua sia-sia karena saat ini Ilham tak punya bukti apa-apa tentang ibu dan anak itu.


di sebuah gedung tinggi Reyhan dan Daffa kini sedang fokus mencari keberadaan Jeny.


bagai di telan bumi jejak Jeny dan marliana tak tertinggal sedikit pun.


" kak Rey" panggil Daffa


" apa sudah ada jejaknya" ucap Reyhan mendekati Daffa


"ini.terakhir di sini.sedangkan di ujung sini ada jalan raya tapi kan sepi tidak ada kendaraan yang bakal lewat sini? ucap Daffa menunjukan sesuatu di layar leptop itu ke Reyhan.


" kemana perginya mereka" sudah sebulan lebih kita tidak dapat melacaknya" ucap Reyhan


Reyhan yang sedang memikirkan sesuatu tiba-tiba di kagetkan dengan telpon yang masuk.


" ada apa? ucap Reyhan mengangkat telpon

__ADS_1


" maaf tuan.nona olive ingin pergi kesuatu tempat.saya sudah bilang izin dulu.tapi nona olive tetap ingin pergi" ucap takut-takut pria di sebrang sana


" kamu ikutin aja kemana dia pergi.dan tetap beritahu aku jika terjadi apa-apa" ucap Reyhan tak ingin ambil pusing prihal perilaku olive yang saat ini kadang seperti anak kecil


setelah menutup telpon Reyhan pun berjalan mendekati Daffa yang sedang fokus di depan layar leptop ya.


" kamu bisa aja kan daff cari tau keberadaan mereka berdua? ucap Reyhan sambil memegang bahu dafffa


" kematian kak Chintya dan kebangkrutan mertua mu itu ada kaitannya dengan Jeny dan marliana"


" hemm...ia...siapa marliana sebenarnya? ucap Reyhan pelan


Reyhan dan Daffa yang sedang sibuk mencari tau kebenaranya.sedangkan di sisi lain olive yang sedang menikmati waktu santainya dengan Zidan sahabatnya Ratih di sebuah restoran di dalam mall tersebut.


" live kapan kamu bakal di publikan oleh Reyhan? ucapan Ratih sukses membuat olive terdiam


" ia beberapa Minggu terakhir ini banyak sekali ku perhatikan bos Daffa juga sibuk.


dan beberapa tamu luar negri juga sering datang ke kantor" ucap Ratih


" rat rasanya aku ingin balik kerja lagi seperti dulu" ucap olive melemas.


" aist kamu mau kerja emang uang Reyhan kurang kah yang di berikan ke kamu? ucap Ratih yang tak bisa lagi menahan kesal dari temanya itu


" gak sih tapi enak kerja rat banyak teman dan hiburan gitu" ucap olive

__ADS_1


" kamu itu ia suami kaya ganteng gak pelit koq masih aja pengen kerja.mending kamu ngerawat dirimu live dan ini cowok ganteng " ucap Ratih yang sambil mentowel pipi Zidan


" Tante sakit" ucap Zidan sambil mengelus pipinya yang di cubit oleh Ratih yang gemes melihat pipi Zidan.


" maaf " ucap Ratih sambil nyengir kuda


olive yang melihat Zidan dan Ratih hanya menggelengkan kepalanya karena sudah sering melihat Zidan jadi korban cubitan dari Ratih.


olive dan Ratih pun menikmati waktu mereka bersama Zidan tak lupa beberapa bodyguard yang mengawasi mereka dari jarak aman..


......................


......................


......................


......................


musim hujan banyak yang terjangkit penyakit batuk.deman dan sakit kepala.


di daerah tempat tinggalku hampir semua terjakit flu karena cuaca yang tak menentu.


buat para pembaca setia ku jaga kesehatan ia dan tetap mengikuti protokol dari pemerintah..


salam sehat untuk semua 🙏🙏

__ADS_1


... ...


__ADS_2