Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda
Bab 17


__ADS_3

"kapan datang mah" tanya adam sambil mengambil reno dari gendongan bella


"dari tadi, tapi mereka ngga mau kesini" jelas wulan yang sekarang sudah duduk di sofa


"kenapa?"tanya adam sambil melihat bella yang sedang memeangku rena dan ikut duduk


" ini, mereka ngga mau kesini kalau ngga ditemenin bella" saut wulan


adam kembali melihat bella, yang entah lah, dan bella hanya tersenyum pada pria tampan didepannya itu,


sedangkan kedua pengasuh si kembar mereka kembali karena suruh wulan


'ya harus jadi mantu ini mah' gumah wulan dalam hati, ketika melihat anak dan cucunya begitu lengket pada wanita cantik ini


' ya allah ko deg deg an ya, aduh om duda ganteng banget sihh' dalam hati bella yang sejak tadi pandangannya terus tertuju pada adam


'ya allah pengen bawa pulang' gumah adam yang sejak tadi terus melihat bella yang sangat menggemaskan menurutnya


" udah pada makan"tanya adam pada wulan dan bella


" elum addy" jawab rena dan reno bersamaan


semua mata tertuju pada keduanya dan langsung tertawa ketika melihat rena dan reno memegangi perut buncit mereka


"masa sih?.. terus tadi siap yang makan nasi goreng punya tante ya?" tanya bella sambil melirik kearah si kembar


namun keduanya hanya tertawa lalu memalingkan mukanya ketika melihat bella yang menatap mereka


"nda au, ungkin addy yang akan ante ( ngga tau, mungkin daddy yang makan tante)" jawab rena sambil tangan mungilnya menunjuk kearah daddy nya yang sejak tadi diam


"loh loh.. ko daddy sih, udah berani bohong ya sini sini" jawab adam, menarik dan mengglitik keduanya


"akk ... ampun addy aap aap, nda hahah nda agi ( ampun daddy maaf maaf, ngga haha ngga lagi)" teriak keduanya sambil tertawa karena mendapat serangan glitikan dari daddy mereka


 


" ayah gimana ini?"tanya aura pada ayah nya


" sial, ya udah mending kamu pulang dulu nanti biar ayah yang mikirin lagi" jawab farhan menyuruh anaknya pulang

__ADS_1


lalu diangguki oleh aura, ia pun langsung pergi meninggalkan ruangan sang ayah, namun ketika di lift ia mendapati sarah yang tengah berdiri didalam nya, tidak ada tegur sapa antara keduanya


" lu ngga keberatan kan?"tanya aura memecah keheningan antara keduanya


sarah yang tidak mengerti maksud dan tujuan pembicaraan itu hanya melirik wanita dengan pakaian yang ketat itu lalu kembali terdiam, tanpa mengucapkan sepatah kata pun dari mulut indahnya


" ketika gua nanti jadi istri kakak lu, lu ngga boleh kaya gini ke gue lagi tau" ucap aura


"ha.. maksud lu" tanya sarah


" ya ketika gue nikah sama kakak adam, gue ngga mau lihat muka lu" jawab aura


"wah sinting nih orang, ehh gua ingetin ya, lu mau nikah sama siapa pun itu bukan urusan gue, dan satu lagi kakak gue ga bakal mau lah menikah sama lu" ucap sarah dan melihat pintu lift terbuka lalu pergi meninggalkan aura, tapi sebelum itu ia berbalik


"bukan lu yang ngga mau lihat muka gue, tapi sebaliknya gue mual lihat muka lu tau"lanjut sarah ketika sudah keluar dari lift


aura hanya menghentakan kakinya karena kseal pada sarah, dan ditambah lagi pintu lift nya sudah tertutup sebelum ia membalas ucapan sarah padanya


ya sejak dulu hubungan keduanya sangat tidak akur, apa lagi ditambah dengan hubungan keluarga mereka yang selalu cekcok ketika bertemu, apa lagi dari keluarga farhan yang selalu memulai pertikaian dengan wijaya, dan hal itu ikut mempengaruhi semua anggota keluarga masing-masing


sarah yang kesal terus melangkah menuju ruangan kakaknya, karena ia tadi dapat telfon dari mamanya, untuk makan siang barsama


sesampainya sarah diruangan adam, ia langsung masuk keruangan, semua orang didalam melihat sarah yang baru datang dengan muka yang bingung, ketika mendapati sarah yang sedang marah


" sebel aku bell ... ihhhh" geram sarah


"anty sala selemm ihh" ucap rena menunjuk sarah


" serem dimananya cantik?" tanya sarah mencubit pipi tembem rena


" ihhh atit anty" teriak rena dan reno hanya tertawa memperlihatkan gigi susunya


"itu bell tadi ada cewe gila tau"saut sarah


" hah siapa mba" tanya bella lagi


"gila mana mba sama orang itu?" tanya bella sambil tertawa dan diikuti wulan dan si kembar


"ihhh .. kamu mah, jadi sebel deh" keluh sarah

__ADS_1


" jangan bilang kamu habis ketemu anak om farhan"tanya adam yang sejak tadi memperhatikan sarah dan bella


"oh orang yang tadi ya om" tanya bella, dan adam mengangguk


" cantik ah, sexy lagi .. kalau aku pakai baju kaya gitu gimana ya?" ucap bella


" ngapain kamu mau pakai baju kaya gitu?" kini adam yang bertanya sambil melihat bella


" iya om.. bagus ngga ya dibadan aku, terus sexy ngga gitu kalau baju itu di pakai aku?" ucap bella yang mendapat kan pelototan dari adam


" kamu baju kaya gitu, ngga .. ngga boleh, dan jangan berpikiran mau pakai baju kaya gitu" tegas adam pada bella, sedangkan sarah dan wulan hanya tersenyum


" ihh kan bagus om" protes bella


"pokok nya ngga boleh titik, nanti itu ..." ucap adam terhenti ketika iya melihat dua gundukan besar di depan mata nya yang begitu menggoda itu


adam langsung memalingkan muka nya, ketika iya melihat itu, telinga nya langsung memerah dan ia merasa panas dan langsung membuka jas nya, lalu kembali menatap bella


" jangan pernah berfikiran buat pakai baju kaya orang tadi oke" ucap adam dengan nada yang bergetar


"iya" jawab bella


" lah kakak kan bukan siap-siap nya bella, ko ngatur sih, udah bell kalau kamu mau pakai baju sexy nanti biar mba pilih kan oke" ucap sarah pada bella, dan bella tersenyum bahagia menatap sarah


"kamu udah tau jawaban nya kaka tadi pagi kan, jadi jangan ajarin bella macam-macam sarah" saut adam menatap tajam kedua wanita itu, dan kedua nya hanya diam


'jawaban apa .. emang tadi pagi om duda sama mba sarah bicara apa, loh loh ko aku yang ngga tau .. ini kenapa?' gumah bella dalam hati ketika melihat adam yang begitu marah pada sarah


'apa kaka beneran ya' dalam hati sarah sambil melirik wanita dan pria didepannya itu


' jangan sar .. kalau kamu suruh bella pakai baju kaya gitu, mungkin kakak mu ini .... akk sial' dalam hati adam yang tidak rela ketika membayangkan bella memakai baju sexy seperti aura tadi, ia tidak terima ketika badan atau bagian tubuh sang pujaan nya itu terlihat oleh orang lain


wulan yang sejak tadi mendengarkan kedua anak dan calon mantunnya berbicara itu hanya diam


" sudah .. sudah ini jadi ngga makan siangnya, bentar lagi jam istirahat kantor selesai kan?" sela wulan memecahkan konsentrasi mereka


" iya tante aduh bella lupa" saut bella lalu berdiri dari duduk nya menuju pintu


"nda oyeh itut .. itut ante" teriak rena dan reno ketika melihat bella akan keluar dari ruangan daddy mereka

__ADS_1


" sebentar lagi makanan datang, kamu tunggu disini, dan makan bersama kami"adam berdiri dan menahan tangan bella agar tidak keluar, lalu bella pun kembali duduk


tidak lama setelah itu makanan datang di antar oleh arya, mereka pun langsung makan , setelah selesai makan bella kembali bekerja begitu pun sarah dan adam, sedang kan wulan dan si kembar kembali pulang, karena sejak makan tadi rena dan reno tertidur karena kelelahan bermain


__ADS_2