
Hafis tampil duluan dalam pertadingan basket Hafis sebagai kapten,Hafis agak sedikit gerogi ketika Fatia ada di area pertandingan. Hafis melambaikan tangan ke arah Fatia,Diana gadis yang menyukai Hafis memandang ke arah Fatia dengan tatapan cemburu cemburu.
pertandingan berjalan sesuai yang diinginkan Hafis,tim Hafis lebih unggul dari tim lain,Fatia diam saja dan hanya jadi penonton Fatia bingung harus mendukung yang mana,
_____***
keluarga Dian sibuk mengatur acara preweedding Vino,Dian yang mengurus semua keperluan pernikahan Vino dari tempat,suvenir,dan lain-lain semua Dian yang atur,Syila sibuk dengan klinik nya yang baru saja dibuka.
Dian masih sering memikirkan mas Doni,kadang dibenaknya ingin kembali dengan mas Doni ditambah lagi suami Dian yang sering sakit-sakitan,yang tidak bisa diandalkan saat sedang dibutuhkan.kadang terbesit dibenaknya kenapa Nindi yang berada di posisinya sekarang bukan aku.
teringat saat berumah tangga dengan mas Doni,dialah suami yang selalu membuatku bahagia walaupun akhirnya dia selingkuh pada wanita lain karna aku sakit,tapi aku ingin kembali lagi pada mas Doni," ah sudahlah aku harus melupakan segala kenangan dengan mantan suami ku" ucap Dian dalam hati yang sedang berusaha keras untuk melupakannya.
_____****
hati Nindi sesungguhnya menolak untuk bertemu dengan Dian di Belada,
tapi aku harus mempererat hubungan keluarga dengannya,dan mencoba selalu berfikir positif ,
mas Doni pulang melihat Nindi duduk termenung di teras rumah
" Nin apa yang kamu fikirkan,sampai tidak tau akan kedatangan suami ," tanya mas Doni heran.
Nindi kaget" maaf mas,,, " Nindi mencium tangan mas Doni,
" kamu belum menjawab pertanyaan ku,apa yang kamu fikirkan" mas Doni mengulang pertanyaan sambil menuang air untuk minum.
" maaf kan aku mas,sebenarnya aku tidak ingin ke Belanda,biar kamu saja yang kesana bersama Hafis"ucap Nindi
" baiklah kalau kamu belum siap bertemu dengan Dian,aku dan Hafis saja yang ke sana,kamu jangan pernah ada prasangka tentang ku ya,cinta ku tidak ingin di bagi lagi hanya untukmu seorang."ucap manis mas Doni yang berusaha meyakinkan.
"terima kasi atas pengertiannya ya mas"
__ADS_1
______****
tim Hafis memenangkan pertandingan basket,Hafis melihat perlombaan Sains disana ada Fatia, Hafis senang lihat Fatia ikut serta dalam perlombaan Fatia salah satu siswa terbaik di sekolahnya.
Diana terus memperhatikan mata Hafis yang tertuju ke Fatia,disekolah tidak ada yang berani mengungkapkan pada pria yang di sukai Diana,karna Diana siswi perempuan yang cukup ditakutkan di sekolah,ayah Diana seorang pengedar Narkoba,tapi pihak sekolah belum tau gerak-gerik dan maksud Diana di sekolah,ia ingin menjadikan anak-anak disekolah ini pecandu narkoba, karna sekolah Hafis termasuk kalangan orang- orang berada.
Diana selalu bermain rapih hingga saat ini pihak sekolah belum mengetahui nya.
Fatia menang pada perlombaan Sains Hafis bangga pada Fatia,selesai perlombaan mereka pergi ke kantin bersama.
"aku bangga pada mu Fatia,mari kutraktir makan di kantin,"ajak Hafis
"Hafis selamat ya kamu sudah membawa nama baik sekolah, ke kantin yu bareng aku," ucap Diana sambil menggandeng tangan Hafis.
"maaf Diana aku sudah mengajak Fatia sahabatku."
" oh baiklah Hafis," syukurlah hanya sahabat saja.
______****
sampai di rumah,Hafis membawa piagam penghargaan."ibu Hafis menang," teriak Hafis
" anak ibu hebat,mau hadiah apa dari ibu" tawar Nindi
" terimakasi bu,sudah cukup banyak hadiah dari ibu,sekarang gantian Hafis yang memberi hadia untuk ibu,"ucap Hafis sambil menyodorkan Pialanya.
Nindi memberikan pelukan hangat untuk anaknya yang sudah membuatnya bangga.
" ibu bangga sekali pada mu nak,terimakasi ya kebanggaan ku"
Hafis terharu ketika di peluk ibu,ibu adalah wanita yang kuat,selalu memberikan yang terbaik meski keadaanya sedang sulit sekalipun.aku sayang ibu.
__ADS_1
mas Doni pulang dari kantor melihat Hafis jadi juara ia pun ikut senang, Doni mengajaknya makan malam,
" yah Fatia juga menang lomba Sains loh,ia lomba di sekolah ku jg"
" oh ya,,, coba kamu ajak Fatia, kita merayakan kemenangan bareng disini,jangan takut Ayah yang bayar tenang aja kan ada bos disini." ledek Doni kepada Hafis.
" ha,,, ha,, liat bu gaya nya ayah" tawa Hafis.
" Fis lusa kita berangkat ke Belanda, kita berdua aj ibu ga ikut,"
" baik yah,,, Hafis ngerti ko" jawab Hafis
tiket pesawat sudah dipesan,untuk 2 orang,Nindi mempersiapkan segala kebutuhan mereka disana,mas Doni akan menginap selama 2 hari di Belanda.
____ ***
berangkat ke Belanda,Nindi mengantar mereka sampai Bandara sebenarnya Nindi ingin menemani mereka ke sana tapi Nindi masih teringat masa lalunya.
sampai di Belanda mas Doni menginap di hottel dekat rumah Vino memudahkan akses jalan agar cepat sampai ke acara pernikahan besok.
"hari ini kita istirahat di sini dulu Fis besok kita datang ke acara setelah itu kita jalan- jalan, dan lusa kita pulang ya."ucap mas Doni
" siap ayah"
_____***
esoknya mas Doni dan Hafis berpakaian ba perdana mentri,mereka berdua ayah dan anak terlihat gagah dan tampan,memakai jas yang dipilihkan Nindi,mas Doni sengaja tidak mengabarkan Syila ketika berangkat ke Belanda.karna Nindi tidak ikut mas Doni dan Hafis pergi ke Belanda.mereka hanya ingin datang sebagai tamu tidak sebagai keluarga.
__ADS_1
lanjut lagi yu ke episode berikutnya, mohon dukungannya.