
Fatia tertidur dalam lelah malam ini, ayah terlihat memperhatikan Fatia dan menutup pintu kamar Fatia," sedih rasanya sebentar lagi Fatia akan meninggalkan ku,tidak lagi tinggal bersama ku anak satu-satunya akan pergi meninggalkan ku,Fatia kecil ayah kini sudah beranjak dewasa dan akan melepas masa lajangnya,ayah yakin kamu bisa menjaga nama baik suami mu nanti"ucap ayah dalam hati
_____****
"tinggal 20% lagi semua persiapan pesta pernikahan ku dengan Fatia selesa bu, besok mencetak undangan akan selesai,dan akan segera di bagikan."
"syukurlah nak ibu berpesan kepadamu jangan sakiti hati Fatia setelah ia menjadi istrimu, Fatia wanita yang baik,semoga ia seorang istri yang mampu menjaga nama baik suaminya nanti."
"baik bu,aku akan menempatkan ia di hati ku yang paling dalam,sehingga tidak ada lagi yang mampu masuk ke hati ku lagi"sambil tersenyum bercanda kepada ibunya.
"tidur lah nak malam semakin larut, aktifitas mu padat brsok."
"iya bu,aku juga sudah ngantuk."
_____***
Niken memikirkan Hafis " tak kuat rasanya kalau aku terus memendam perasaanku kepada Hafis,aku ingin kembali ke Semarang,tapi bagaimana dengan kuliah ku disini,
"Niken,,,Niken,,,."Nindi memanggil
"iya tante,,,"Niken turun dari lantai 2 dan segera menghampiri tantenya.
"Niken kamu mau menemani Hafis di Singapure,,sampai pernikahan Fatia selesai,tapi disana kamu harus membuat Hafis melupakan Fatia,dan menghibur Hafis agar tidak bersedih"
Niken pun menyetujuinya kebetulan Niken rindu dengan Hafis,masa bodo masalah cinta ku bertepuk sebelah tangan,misi ku nanti membuat Hafis bahagia bersama ku"pikir Niken dalam hati
_____****
Pesta pernikahan Fatia dan Pras hari akan di gelar,gedung sudah didekorasi sesuai keinginan mempelai semua sudah di persiapkan dengan matang,
Pras sudah siap membaca ijab kobul pagi ini,Pras hadir lebih dulu sambil menunggu Fatia sang mempelai wanita turun,Pras berusaha menghilangkan rasa geroginya pagi ini.
Fatia pun turun dengan kebaya putih Fatia terlihat cantik pagi ini,Pras takjub dengan kecantikan calon istrinya pagi ini,Fatia memang jarang sekali tampil dengan make up tebal pagi ini ia tampil sangat cantik.
"jantungku berdegub kencang melihat calon istriku cantik sekali"Fatia hanya tersenyum mendengar bisikan Pras
pagi itu suasana sangat hening para tamu undangan sedang mendengar pak penghulu berbicara,Pras dan Fatia tampak serius mendengarkan.
__ADS_1
tiba saatnya Pras membacakan ijab kobul,Pras terlihat gerogi tapi akhirnya lancar membacakan ijab kobul dengan lancar,dan mereka pun sah sebagai suami istri.
Pras mencium kening Fatia dengan penuh kasih dan sayang,dihadiri teman-teman SMA Pras,pegawai kantor,pegawai toko kue Fatia,sanak saudara dan tetangga kedua mempelai.
kedua mempelai terlihat sangat bahagia hari ini,Pras menuliskan sebuah puisi untuk Fatia,yang membuat Fatia terkesan dan merasa menjadi wanita paling bahagia bak putri raja,
Yhuri memperhatikan acara ini dari kejauhan ia merasa kecewa karna tidak diundang dengan Pras.
mereka melanjutkan bulan madu ke Bali.
____***
Niken datang ke Singapure, "segalanya sudah di persiapkan tante Nindi, ya hitung-hitung liburan disini,aku sengaja tidak memberi tahu Hafis rencananya ingin memberi kejutan untuk Hafis.
Sampai di tempat tinggal Hafis selama di Singapure,
"mungkin Hafis baru saja pulang dari kampusnya,Niken menutup mata Hafis dari belakang"
"Fatia,,,"Hafis salah menyebutkan nama yang membuat Niken cemburu.
"kamu salah menyebutkan nama Hafis aku Niken bukan Fatia"
"aku baru aja sampai Fis gimana kabar mu,tante Nindi kangen kamu, gimana tante ga kangen kamu si ga pernah angkat telpon dari tante Nindi,
jadi ia agak sedikit khawatir kepada mu"
"bagaimana kabar Fatia"
"aku menanyakan kabar kamu Fis ko kamu jadi menanyakan kabar Fatia,"
"maaf kan aku Niken,kamu mau kemana hari ini,"
"yeee,,,kamu mau antar aku berkeliling Singapure Hafis"
"enggalah jalan sendiri sana"
"Hafis jahat,ok kita vidio call tante Nindi aja dulu,tante sangat rindu kepada mu,kamu ga mau kan kalau sampe tante sakit karna rindu."
__ADS_1
Niken berusaha melunakkan hatinya agar Hafis mau telpon ibu nya di Jakarta.entah mengapa Hafis menjadi seperti ini,hanya ada Fatia di hatinya.
____***
Fatia segera berangkat ke Bali untuk bulan madu bersama Pras.
Fatia berpamitan kepada Ayah dan ibu mertuanya,dan segera berangkat.
_____***
sampai di Bali Pras memberi kejutan kepada Fatia memesan Hottel yang sangat bagus tepat di sebelah pantai.
ketika Pras membuka jendela hottel Fatia sangat takjub melihat pemandangan di depan jedela hottel yang Fatia kira itu lukisan,Pras memeluk Fatia dari belakang yang belum pernah Pras lakukan selama berpacaran dengan Fatia, Fatia terkejut akan tetapi Fatia membiarkan pelukan itu semakin dekat dengan tubuhnya semakin erat,
hingga sampai bibir Pras ke telinga Fatia.
"kamu sangat menyukainya Fatia,"
"iya Pras ini sangat indah sekali aku sangat menyukainya"
tak terasa Pras mencium leher Fatia yang harum membawa suasana sore ini menjadi lebih indah,"Fatia aku sangat mencintai mu,"Fatia hanya terdiam mematung melihat wajah Pras.
"kenapa kamu melihat wajah ku seperti itu" Pras mencium bibir Fatia.
fikir Fatia,bagaimana pun ia sudah menjadi suamiku orang yang berhak atas tubuhku,sesungguhnya aku belum siap,"tapi Pras aku ingin menikmati pemandangan hari ini dulu"Fatia menolak Pras dengan lembut,,,
Pras pun mengajak Fatia ke pantai biar dia senang dulu,dan menikmati pemandangan pantai sore ini,aku pun menyiapkan makan malam yang romantis untuk Fatia,aku melihat Fatia sangat bahagia di lengkapi sebuah lagu yang membuat suasana menjadi indah pada malam itu.
sampai akhirnya kami kembali ke kamar,Fatia pergi mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sedikit bau asap,Pras baru saja masuk ke kamar melihat Fatia selesai mandi dan hanya memakai sehelai handuk.
Fatia terkejut Pras menghampirinya,
Pras memakaikan handuk Fatia yang meluncur bebas dari tubuhnya.
"apa kau sudah siap Fatia,"
"sekarang kamu sudah menjadi suami ku jadi kamu berhak atas tubuh ku Pras."
__ADS_1
Pras tersenyum gembira mendengar ucapan dari Fatia Pras menggotong Fatia ke atas ranjang,pertama Pras mengecup kening Fatia.