Cinta Seorang Pelakor

Cinta Seorang Pelakor
perubahan Pras


__ADS_3

malam ini Niken termenung seorang diri, sepi rasanya malam ini," aku rindu pada mereka yang ada di semarang,terasa sesak dada ku apabila mengingat mereka,semoga perjuanganku disini akan membawa ku kebahagiaan kelak"


Hafis baru saja pulang dari pesta temannya, melihat Niken termenung seorang diri Hafis merasa iba,Hafis menghampiri Niken yang terlihat menitiskan air mata.


"kenapa kamu belum tidur,Niken kamu menangis,,,heeiii ada apa dengan mu"


"Hafis kedatangan mu mengagetkan ku,aku kira kamu hantu"


dahi Hafis mengerenyit "bisa-bisa nya wanita ini,mengira ku hantu"pikir Hafis kesal.


"aku bertanya pada mu kenapa kamu menangis"


"kenapa kamu tiba-tiba peduli padaku,aku rindu dengan keluarga ku di kampung hu,,hu,,hu,," Niken menangis tiba-tiba menyandarkan kepalanya ke bahu Hafis,


Hafis terkejut ternyata wanita ini bisa bersedih dan merindukan seseorang,


"ku kira seorang Niken tidak pernah kesepian dalam hidupnya,tapi sekarang yang aku lihat seorang Niken yang tidak ada lagi semangat hidup,"Niken segera mengusap air matanya teringat akan tujuannya datang kesini.


"aku harus semangat tidak boleh menyerah,hanya kerinduan yang menyerang lamunanku,aku bisa vidio call dengan mereka" Niken meminjam ponsel Hafis yang bisa menjangkau panggilan ke Semarang.


mereka temu kangen dalam sebuah komunikasi lewat vidio,Hafis pun ikut menyapa keluarganya di Semarang.tak lama malam pun semakin larut Niken mengucapkan trimakasi kepada Hafis.


"Hafis terimakasi kamu sudah membantuku untuk melepas rindu kepada mereka," Niken pun masuk kedalam kamarnya untuk beristirahat.


_____****

__ADS_1


Malam ini Pras masih sibuk dengan laptop nya,Fatia mencoba menghampiri Pras dengan membawakan teh kesukaan Pras,


"mas kamu belum istirahat,malam semakin larut,"


"maaf Fatia malam ini sepertinya tidur agak larut malam karna masih ada pekerjaan yang masih harus aku selesaikan malam ini,kamu tidurlah dahulu jangan menunggu ku, nanti kamu sakit sugar pie ku,hari minggu nanti kita liburan mengajak ayah dan ibu"


"kemana mas,"tanya Fatia penasaran


"aku sudah memesan vila teman ku di Bandung,udaranya sangat sejuk disana,kamu setuju sayang" tanya Pras


"setuju mas tapi jangan hanya menginap semalam saja,aku takut hanya lelah yang dibawa pulang"ajak Fatia.


"baik lah sayang aku akan turutkan segala keinginanmu,aku lembur untuk mempersiapkan semua agar kita bisa liburan nanti,"Fatia mencium Pras dengan mesra.


"maaf kan aku sayang"senyum Fatia sambil meninggalkan Pras ke kamar.tak lama Pras menyusul Fatia ke kamar.


"sekarang aku mengikuti mu karna terbayang sentuhan bibir mu di pipi ku tadi,yang membuat pikiran ku buyar untuk menyelesaikan pekerjaan,dan pada akhirnya kamu harus bertanggung jawab sugar pie ku"


ucap Pras sambil memeluk Fatia dari belakang.


"ha,,ha,,ha,aku harus bertanggung jawab apa mas,"ledek Fatia.


"gara-gara ciuman bibir mu membuatku melayang jauh sugar pie ku"Pras mengangkat tubuh Fatia ke atas ranjang,semakin terbawa suasana malam yang dingin.


Fatia berbaring lemas,Pras pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.Fatia menyusul.

__ADS_1


"nanti kamu bangunkan aku pukul 4 pagi ya sayang malam ini aku ingin istirahat saja tidak jadi lembur,gara-gara kamu"Pras mencubit hidung Fatia.


Pras segera beristirahat.


_____***


Niken terus belajar untuk menggapai cita-cita nya,Hafis mulai memperhatikan Niken siang ini setelah pulang kuliah rencana nya Hafis akan mengikuti Niken,karna penasaran apa yang dilakukan Niken hingga setiap hari ia pulang larut malam.


Hafis mengikuti Niket dengan mobil sewaan tak lama Hafis melihat Niken berhenti di sebuah restoran cepat saji.


Hafis baru sadar selama ini Niken bekerja paruh waktu,"tapi untuk apa??? bukannya selama ini ibu ku yang menanggung seluruh kebutuhannya selama di Shigapure"pikir Hafis dalam hati.


Niken pulang larut malam di depan kostan sudah ada Hafis yang menunggu,Niken kaget "apa yang akan dilakukan dengan manusia satu ini kepada ku"curiga Niken


"Hafis sedang apa kamu disini kamu belum tidur,hari sudah malam"


"Niken ada yang ingin aku tanyakan kepada mu"ucap Hafis,jantung Niken berdegub kencang "ada apa ini tidak biasanya Hafis seperti ini.


"kenapa kamu bekerja paruh waktu,bukannya ibu ku membayarmu untuk menjaga ku di sini, tapi kenapa kamu sibuk dengan urusanmu,"tanya Hafis


"Hafis maafkan aku kan kamu sendiri yang tidak menginginkan aku mengikutimu"


"tapi bukan berarti kamu pergi bekerja,enak sekali kamu Niken dapat uang banyak disini, pendidikan geratis,dapat uang juga disini" apa yang Hafis katakan membuat Niken marah.


.

__ADS_1


__ADS_2