
aku akan mencoba berdiri sendiri sekuat tenaga,aku akan membangun toko kue ini menjadi lebih sukses lagi,
Pras datang menghampiri ku yang masih terduduk di depan toko,
"Fatia bagaimana kabarmu,"
"oh,, Pras aku baik saja maaf waktu itu aku tidak datang,ada urusan mendadak yang harus aku selesaikan hari itu juga"ucap Fatia sambil melihat Pras yang terduduk disampingnya,
"ga papa Fatia,kamu kenapa belum pulang,masih duduk melamun disini malam semakin larut Fatia,kalau ada masalah ceritakan pada ku Fatia,mungkin aku bisa bantu."ucap Pras
"aku bingung mamah Hafis memutuskan kerja samanya pada ku, keuangan sementara ini di pegang mama Hafis,aku bingung Pras besok aku harus jualan lagi agar toko ini tidak gulung tikar,stok bahan-bahan kue habis"ucap Fatia cemas ia tidak memiliki modal lagi karna baru saja membayar skripsi dan ruko sewaannya
Pras menanamkan modal untuk Fatia karna Pras yakin Fatia gadis yang pekerja keras,
"ya ampun trimakasi Pras,,uang ini pasti segera ku ganti, syukurlah aku bisa berjualan lagi besok."
"baik lah tak usah kamu pikirkan,sekarang mari ku antar kamu pulang.malam semakin larut,ga baik seorang perempuan berjalan sendirian"
Pras mengantar Fatia pulang, terimakasi sekali lagi pak Pras, dibalas senyuman Pras yang lembut
"ayah belum tidur,,"
"belum nak ayah menunggu mu dari tadi,kenapa kamu baru pulang"
"tadi banyak pesanan kue yah"Fatia mencoba berbohong pada ayah nya agar ayah tak tau masalah yang sempat singgah di pikiranku, syukurlah Pras mau menolongku,
_____***
pagi ini Nindi mencoba buka di toko yang baru bersama Niken,hari pertama ia memberi berbagai macam promosi pemesan pertama Niken begitu bersemangat membantu Nindi
Fatia pun bertekat memiliki toko yang lebih besar dari sekarang,dengan modal yang dipinjamkan Pras ia memulai usaha kuenya yang sudah berjalan dan memiliki beberapa pelanggan, Hafis datang menengok Fatia,
"apa kabar Fatia,"
"kabar ku baik Fis,"
"maafkan aku Fatia gara-gara aku ibu jadi membuka cabang baru,dan meninggalka kamu sendiri disini,"
__ADS_1
"sudahlah Fis lebih baik kita sudahi hubungan kita,aku ga ingin mamah Nindi lebih marah lagi pada ku,kalau kita berjodoh nanti pasti kita akan bersama lagi Fis percaya lah itu,aku mencintai mu tapi kalau keadaan ini belum menginginkan kita bersama,mungkin lebih baik berpisah untuk sementara waktu."ucap Fatia sambil menangis
Hafis memeluk ,mencium kening Fatia dan meninggalkan Fatia sendiri Pras tak sengaja mendengar percakapan mereka.
____***
semakin hari semakin banyak pelanggan Fatia dan selalu kebanjiran order sekarang Fatia memiliki dua kariawan yang membantunya,uang yang dipinjamkan Pras waktu itu pun sudah di kembalikan,Pras terus memantau usaha kue Fatia.
Pras senang melihat Fatia begitu bersemangat mengelolah toko kue nya
"hallo Fatia"teriak Pras yang mengagetkan,
"Pras kamu mengaget kan ku, yaaa ampun wajahku dipenuhi tepung,"Fatia membalas Pras dengan menempelkan tepung pada wajah Pras jadilah perang tepung pada siang itu,"
"hemm Pras harusnya kamu bantuin aku,bukan malah bikin kacau,"ucap Fatia sambil mencuci wajahnya.
"heiii ini udah jam istirahat aku ingin mengajakmu makan siang bareng,"ucap Pras sambil menarikku pergi"
kami pun pergi makan siang bersama, di kafe dekat kantor Pras,sambil menunggu pesanan datang aku memikirkan Hafis,"gimana kabar Hafis aku rindu kamu Fis kenapa kamu menghilang begitu saja"pikir Fatia dalam hati,
Pras memperhatikan Fatia yang sedang melamun dari tadi
"oh iya,,,maaf Pras"
_____****
sudah 1tahun Hafis kuliah di universitas luar negri, karna permintaannya sendiri,sebenarnya Nindi dan Doni tidak tega membiarkan Hafis di sana seorang diri, tekat Hafis kuat ia ingin menjadi orang yang sukses,Nindi dan Niken masih sibuk dengan toko kue nya,
hari ini Nindi dan Niken libur ia akan menengok Fatia,ingin melihat keadaan Fatia dan toko kue nya,
sampai di depan toko Nindi sudah melihat banyak perubahan pada toko kue Fatia,toko kebih tertata rapih dan memiliki beberapa kariawan,
"Fatia kamu hebat dengan waktu sesingkat ini sudah bisa membuat toko menjadi lebih maju,"
"mamah,,," Fatia memeluk Nindi,,
"ko ga bilang-bilang mau kesini,Fatia rindu mamah"ucap Fatia
__ADS_1
"kalo rindu kenapa ga kerumah mamah,"
"waktu itu mamah bilang,aku harus menjauhi Hafis"
"mamah bilang begitu agar kalian memiliki impian dan berfikir dewasa, tapi bukan berarti menjauhi mamah, maaf kan mamah ya,"ucap Nindi
"Fatia yang harus minta maaf pada mamah"
mereka menghabiskan waktu bersama sambil menikmati kue buatan Fatia yang memiliki cita rasa khas buatan Fatia,keadaan hati Fatia menjadi lebih baik tidak perlu lagi menjadi ganjalan dalam hati yang selalu membuatnya termenung selama ini.
____****
Hafis belajar dengan sungguh-sungguh ia berfikir ketika pulang nanti menjadi orang sukses,dan segera melamar Fatia.
kini Hafis sedang asik menikmati studynya di singapura,Hafis tak mau ambil pusing dengan keinginan ibunya agar aku berpisah dengan Fatia,ia hanya memikirkan bagaimana ia bisa lulus dari sini dan mendapatkan gelar di kampus ini.
____***
Fatia semakin sukses dengan usaha kuenya,impian ia saat ini bagaimana agar usaha ini terua berkembang, sambil menjalani kuliahnya,
Pras kini tidak menanyakan lagi tentang rasa sukanya kepada Fatia, biarkan semua berawal dari pertemanan saja,tapi hingga saat ini Pras masi menunggu Fatia,
"Fatia mengapa aku sangat sulit mendekati hati mu,hingga saat ini kamu masih menganggapku hanya sebagai seorang sahabat,apa aku kurang pendekatannya,,,pikir Pras masih dalam tanya,"
malam ini aku ingin mengajak Fatia dan ayah nya makan malam di rumah ku.aku menemui Fatia pulang dari kantor
"Fatia aku ingin mengajakmu makan malam dirumah,ibu ku yang meminta mu main kerumah,ajak ayah juga,nanti malam aku akan menjemput mu ya,dandan yang cantik ya"ucap Pras
"ada acara apa Pras,ibumu mengundang ku makan malam,"
"ibu ingin mengenal kamu dan keluarga mu lebih dekat Fatia,itu saja."
"baiklah Pa Bos,jemput aku malam ini"
Fatia berdandan feminim malam ini tidak biasa nya tubuh Fatia hanya berbalut celana jeans dan baju kaus lengan panjang dengan rambut di kuncir satu,
tapi kali ini ia brpakaian sedikit feminim berpenamipilan sedikit modis ayah Fatia pun bersiap-siap merapihkan penampilannya,
__ADS_1
tak berselang lama Pras menjemput Fatia,Pras kaget melihat penampilan Fatia yang sangat cantik malam ini, padahal aku terima Fatia apa adanya tapi ia bisa menyesuaikan penampilannya malam ini.