Cinta Seorang Pelakor

Cinta Seorang Pelakor
Hafis jatuh cinta


__ADS_3

Niken menangis meneteskan air mata,"aku bukan seorang anak yang terlahir dari orang tua yang kaya,yang mampu membiayai anaknya berpendidikan tinggi dan belajar kemana pun yang anaknya mau,aku bekerja karna ingin melanjutkan kuliah berfikir kalau nanti tante Nindi berhenti membiayaiku,aku sudah memeiliki tabungan untuk melanjutkan kuliah disini agar pendidikan ku tidak putus ditengah jalan Hafis,jadi semua tidak seperti yang kau fikirkan."


Niken pergi meninggalkan Hafis dan pergi beristirahat dikamarnya.Niken menangis "aku harus tegar apapun cobaan yang datang aku harus lalui agar aku lulus dengan predikat terbaik di kampus ini".


Hafis sadar kata-kata nya terlalu kasar dan menyakiti hati Niken,perjuangan Niken membuatku iri padanya,sedalam itu ia memikirkan masa depannya,seakan tidak mengenal rasa lelah dalam tubuhnya.


____***


pagi ini Hafis dan Niken libur kuliah,rencana nya Hafis ingin mengajak Niken jalan-jalan


"ku rasa mengajak Niken jalan-jalan lebih berkesan dan berarti bagi Niken,agar ia menikmati hidupnya sejenak,di waktunya yang sibuk,"


Hafis mengetuk pintu kamar Niken,ketika Niken masih tertidur lelap dalam lelah yang sangat panjang,dan tak lama Niken membukakan pintu.


"Hai gadis malas,,temani aku keliling Singapura hari ini,mukin kamu juga butuh liburan kan."


bibir Niken mengerenyit keatas mendengar kata malas dariùt mulut Hafis.


"aku lelah sekali Hafis yang aku inginkan hanya beristirahat hari ini,"


"ok aku akan menelpon ibu ku agar menghentikan suntikan dana untukmu," Niken berfikir tabungannya masih sedikit untuk melanjutkan kuliah,dasar telur rebus pintar sekali membuatku tersiksa.

__ADS_1


"baik lah aku pergi mandi dulu,"Hafis tertawa melihat Niken cemberut tapi tetap menuruti maunya.


mereka menghabiskan waktu di sebuah taman Singapore River Hafis mengerti tubuh Niken saat ini sedang lelah ia hanya mengajak Niken menikmati liburan dengan menaiki perahu listrik yang membuat ia nyaman duduk di satu tempat dan melihat pemandangan yang indah disekelilingnya.


"Hafis ketika kamu lulus kuliah nanti ,apakah kau akan menetap dan menghabiskan waktu untuk bekerja disni."tanya Niken


"entahlah mungkin aku akan tinggal disini mencari pekerjaan di singapura tapi ayah meminta ku meneruskan bisnis yang ia pegang saat ini."jawab Hafis


Niken menikmati suasana hari ini membuat ia bahagia selama di Singapura ia belum pernah pergi ke Singapore River.


"Hafis hari ini aku bahagia sungguh lelah ku hilang seketika saat ini,terimakasih kamu sudah mau mengajakku kesini."ucap Niken


sebelum pulang Hafis mengajak nya makan malam di sebuah restauran.


"kecupan bibir Niken sama seperti Fatia terasa dingin apakah kehadiran Niken sebagai pengganti Fatia agar aku lupa pada Fatia


Niken tak sadar apa yang ia lakukan kepada Hafis mungkin terlalu bahagia untuknya.


Hafis semakin memikirkan Niken,jarang sekali Hafis berpapasan dengan Niken padahal Hafis satu kampus dengan Niken,"oh Niken kenapa kamu sulit sekali ditemui,kenapa aku terus memikirkan kamu,apakah aku menyukai Niken "Hafis mengusap kepalanya pusing dengan apa yang terjadi pada dirinya saat ini,


Hafis tidak lagi mengencani banyak wanita salah satu teman wanita Hafis yang ia pacari selama ini terus mencari Hafis.

__ADS_1


"Hafis bagaimana kabarmu mengapa selama ini aku sulit sekali mencari mu,apa kamu mencoba menghindar dari ku Hafis"


"maaf Amel aku sedang sibuk saat ini,"Hafis mencoba mengejar Niken


"Niken,,,Niken kenapa kamu sulit sekali ditemui,,sudah beberapa hari ini aku mencarimu." Niken menatap ke arah Hafis


"Hafis ada apa kamu mencari ku,kamu kan tau hari-hari ku selalu sibuk Hafis"


Amel mengejar Hafis,"oh jadi ini wanita yang kamu kejar-kejar selama ini Hafis sungguh tidak selevel pada ku,apa yang kamu cari dari wanita ini Hafis, sangat tidak berkelas dengan kita"ucap Amel menghina Niken.


"sungguh,,, ucapan mu yang membuat kamu sangat rendah sebagai wanita,baru jadi kepompong sudah berani menghina kupu-kupu,sudah Hafis aku sangat sibuk jadi tidak sempat meladeni wanitamu"balas Niken dan meninggalkan Hafis pergi


Hafis tersenyum mendengar ucapan Niken yang sangat berani,


"Hafis kenapa kamu ga membelaku,aku ini kan pacarmu,kenapa malah tersenyum"


"Amel,,,kan kamu yang menghina Niken duluan,sejak kapan kita punya hubungan,setatus kita hanya berteman Amel,Niken itu kerabat ku,cobalah bersahabat dengannya"


Hafis meninggalkan Amel pergi mengejar Niken,sampai di restauran tempat Niken bekerja Hafis melihat ada lowongan pekerjaan untuk laki-laki disana,Hafis segera melamar pekerjaan untuk dekat dengan Niken,


"ada apa aku ini,kenapa aku ingin dekat terus dengan Niken,"lamun Hafis tak lama Hafis di panggil kekantor dan di pinta bekerja pada hari ini,

__ADS_1


Niken terkejut melihat Hafis tiba-tiba ada disampingnya.


__ADS_2