Cinta Seorang Pelakor

Cinta Seorang Pelakor
Syila terkejut


__ADS_3

"iya mah Syila tau ini takdir,"Dian berusaha meyakinkan Syila agar tidak mencurigai apa yang terjadi.


Syila masih menunggu hasil laboraterium,hari ini akan ada hasil dari lab yang membuktikan dugaan ku selama ini,


_____***


Dian takut akan kecurigaan anak nya Syila,dalam hati Dian terus merasa ketakutan kalau Syila akan menyelidiki apa yang terjadi pada papahnya.


"kalau saja Syila tau apa yang terjadi padaku pasti Syila tidak akan mempercayai ku lagi"ucap Dian yang saat ini berada di kamar mendiang suaminya.


Dian membunuh suaminya karna ingin ke Jakarta dan menemui Mas Doni,rasa rindu dan ingin memiliki yang teramat dalam membuat Dian semakin gila dan nekat,ia juga merasa terbebani keadaan mendiang suaminya yang sakit.


Hasil Leb keluar Syila segera pergi ke Leb,sahabat Syila membenarkan kecurigaan Syila selama ini,obat yang di cek di leb mengandung pelumpuh sel saraf yang dapat membunuh pelan-pelan.


Syila terkejut siapa yang melakukan semua ini,orang yang pertama ia datangi pasti mamahnya,karna mamah orang terdekat papah."apa mungkin mamah yang memberi obat ini kepada mendiang papa,


kalau memang benar mamah apa yang harus aku lakukan,mengapa mamah berbuat ini"hati Syila bicara yang belum mengerti apa misteri yang terjadi pada keluarganya.


hari menjelang malam Syila pulang kerumah,ia melihat mamah nya sudah tertidur dikamar papahnya.Syila masih bingung bagaimana cara bicara kepada mamah nya.


______***


Nindi masi mendiami mas Doni agar mas Doni mau berbicara apa yang terjadi di Belanda kemarin.


"Nindi kamu kenapa,ada apa dengan mu dari kemarin tak bicara pada ku,"


tanya Doni ketika Nindi tidur dalam posisi membelakangi suaminya.

__ADS_1


"aku mau bicara pada mu kalau kamu mau jujur pada pertanyaan ku mas,karna pertanyaan ini yang sudah mengganjal pikiran ku beberapa hari ini"ucap Nindi ketus.


"baiklah aku akan menjawab pertanyaan mu dengan jujur kalau itu yang membuatmu hilangnya prasangka pada diriku."ucap Doni yang masih penasaran apa yang akan di tanya Nindi.


"apa yang dilakukan Dian di Belanda kemarin, jawab pertanyaan ku jangan ada yang ditutup- tutupi sedikit pun mas,karna kunci rumah tangga adalah kepercayaan pada pasangan mu."


"baik lah aku akan bercerita,tapi kamu senyum dulu dong,cium dikit bibir ku biar berkata jujur dan lancar,agar kamu percaya pada ku." tawa Doni genit sambil meledek Nindi,akhirnya permintaannya pun di setujui Nindi.


Doni bercerita semuanya ketika ia di Belanda dan apa yang dilakukan Dian di Hottel waktu itu,Nindi meyakini Dian masih mencintai suami nya,saat ini aku akan menjaga suami ku seluruh jiwaku,aku akan mempertahakan rumah tangga ku, tidak ada yang boleh menyentuh keutuhan rumah tangga ku.


Nindi yakin perbuatan Dian tak cukup sampai disini,oleh karna itu ia akan menjaga keutuhan rumah tangganya mulai dari sekarang.


"hei,,, aku sudah jujur jangan melamun lagi" canda mas Doni yang membuyarkan lamunan Nindi.


"ayolah,,, pikirkan aku yang ingin kan sesuatu"paksa mas Doni agar Nindi tidak memikirkan hal itu lagi,


____****


Syila yang masih penasaran,akhirnya bertanya pada mamah nya.


"mah apa yang di minum mendiang papah sebelum meninggal,aku melihat cctv mamah memberikan papah obat ini,aku ga paham apa yang mamah lakukan pada papah,ini tindakan kriminal mah,apa harus aku melaporkan mamah ke pihak yang berwajib."tanya Syila sedih dan menangis,kenapa mamahnya bisa setega ini dan tak memiliki hati.


Dian seperti orang bingung memikirkan bagaimana cara mengelaknya,ia pura-pura stres bercerita sambil tertawa- tawa.


"mamah tertekan Syil,mamah ga tau harus bagaimana lagi,mamah lelah mengurus papah yang sakit,dan lumpuh, sementara papah mu Doni semakin hari semakin gagah dan tampan." ucap Dian yang semakin kacau.


Syila takut mamahnya kembali stres karna dulu Dian pernah gila gara-gara Nindi,Syila tak tega kalau harus menjerumuskan mamahnya ke penjara,tapi perbuatan mamah itu kriminal,"apa yang harus aku lakukan"

__ADS_1


Syila pergi meninggalkan mamah nya beberapa hari karna ia pusing, disisi lain mamah nya melakukan kejahatan, tapi ia harus diam tidak melakukan apa-apa.


"kejadian ini menguras tenaga ku,Syila beristirahat di sebuah hottel untuk menenangkan dirinya,yang tak habis pikir kelakuan mamah nya bisa sekejam itu.


semakin hari Dian semakin kesepian tidak ada Syila dirumahnya."terasa sepi sekali rumah ini tanpa mereka, Dian akhirnya pergi ke jakarta untuk sekedar menengok perusahaan nya. dan juga untuk menghilangkan rasa kesepian yang menyelimutinya ketika Syila tak memberi kabar dan tak pulang kerumah.


hari ini Syila berencana pulang kerumah setelah beberapa hari ia mangabaikan mamahnya, ia ingin menengok mamahnya sebentar kemudian kembali lagi ke hottel.tapi bi jio mengatakan mamah tak ada dirumah,sudah berangkat ke Jakarta pagi ini.


"apa yang mamah lakukan di Jakarta bi." Syila bertanya kepada bi Jio.


"ibu bilang ingin menengok keadaan den Vino dan perusahaannya mba."


_____****


di Jakarta Dian menginap di rumah Vino rencananya besok ia ingin ke kantor ijin pada Vino mau bekerja kembali disana.


"mba ga ajak Syila kesini" tanya Vino


"Syila sedang sibuk dengan klinik nya Vin,ya sudah mba berangkat sendiri kesini."


Dian mulai bekerja hari ini,ia melihat keadaan kantor yang berjalan dengan lancar.pulang bekerja Dian melewati rumah mas Doni sebentar,ia tau alamat rumah mas Doni dari Syila., ketika sampai depan rumah Dian kaget mantan suaminya memiliki rumah sebesar ini.


tak sengaja ia melihat mas Doni baru saja pulang dari kantor, ia melihat sosok perempuan yang bersama mas Doni sepertinya itu Nindi.


"itu dia perempuan si perebut suami ku" dengan tatapan sinis dia melihat Nindi yang semakin ca


__ADS_1


ikuti terus setiap episode nya Cinta seorang pelakor yang makin gereget alur ceritanya


__ADS_2