Cinta Seorang Pelakor

Cinta Seorang Pelakor
kehangatan Nindi kembali


__ADS_3

ketika Doni mendapatkan kabar ibu dari Nindi telah tiada,ia langsung memesan tiket menuju Semarang.


Nindi merasa kehilangan masih terus menangis,kedua matanya membengkak sempat tak sadarkan diri,sebelum meninggal ibu Nindi sering berkata yang membuat hati Nindi terenyuh,sering berkata mau pulang,


ternyata ini keinginannya agar aku tetap disini sampai ibu wafat. selama hidup ibu tidak pernah marah pada ku,ialah sosok terbaik selama hidupku,aku selalu berjuang untuk adik-adik karna ingin meringankan beban ibu mencari uang,ia sosok yang penyabar.


Doni datang melihat ibu mertuanya sudah di mandikan dan dibungkus kain kafan,ia tak kuat melihatnya dan tak sengaja meneteskan air mata,ia melihat Nindi yang masih lemas langsung duduk disamping Nindi dan memeluknya.


"sabar ya Nin"ucap Doni menenangkan.


"aku semalam nemenin ibu tidur mas tapi kenapa gak merasakan sama sekali ibu sakratul maut,ia seperti tidur,sampai aku bangun dari tempat tidur melihat ibu tidur pulas aku tak berani membangunkan ibu,hingga aku selesai masak baru aku membangunkan ibu,dan tersadar ibu telah tiada."cerita Nindi


"sabar Nin lihat ibu sudah iklas meninggalkan kalian,tandanya tugas ibu sudah selesai menghidupi kalian di dunia ini,masa kalian belum bisa mengiklaskan ibu pergi,kasihan ibu nanti berat jalannya."Doni menasehati Nindi dan adik-adik nya agar mengiklaskan kepergian ibu.


mereka ikut kepemakaman ibu,setelah proses pemakaman selesai Nindi kembali ke Jakarta, karna Hafis sudah mulai kuliah.


adik-adik Nindi mengantar Nindi sekluarga ke Bandara,mereka menangis biasanya ada ibu yang ikut mengantar.


_____****


sampai di Jakarta Nindi masih terlihat sedih paska kepergian ibunya, mengetahui ibunya sudah pulang Syila datang ke rumah Doni ingin mengucapkan belasungkawa nya atas kepergian nenek tercinta yang dulu sempat menemani Syila waktu di semarang.


"bu maaf kan Syila ga menengok nenek waktu nenek tiada,Syila ada oprasi mendadak yang berhubungan dengan nyawa seseorang,maaf kan Syila bu,ibu jangan sedih lagi ya." ucap Syila


"ga papa Syil tugas Dokter memang seperti itu,ibu paham dengan pekerjaan mu yang harus mengambdi"


Doni sedih melihat Nindi masih terus bersedih,Doni memikirkan bagaimana menghibur istri nya agar tidak bersedih lagi.

__ADS_1


setelah Syila,Fatia pun datang untuk berusaha menghibur Nindi yang ia anggap seperti mamah nya,Fatia pergi kedapur ingin membuatkan mamah sesuatu,.


"mamah,,,Fatia buatkan mamah sesuatu yang sangat sepesial untuk mamah,udah susah payah loh Fatia buatnya,mohon dicicip dulu" demi menyenangkan hati Fatia Nindi bergegas pergi kedapur, melihat Fatia yang sedang meletakan cemilan di atas piring cantik sengaja Fatia pilihkan agar mamah Nindi kembali tersenyum,


Nindi tersenyum milihat wajah Fatia yang masih belepotan tepung di dapur,"yaa,,,, ampun Fatia kamu apakan dapur mamah berantakan banget."


"tenang mah nanti Fatia bersihkan, sekarang mamah duduk manis disini, coba cicipin ini kalo kurang manis mamah liatin wajah Fatia aja sambil makan kue nya"canda Fatia yang berhasil membuat tawa Nindi pecah.


Nindi mencicipi kue buatan Fatia,sungguh enak sekali,Nindi tak menyangka bakalan seenak ini,


"kayanya kita berdua cocok deh buka toko kue," Nindi memberi ide pada Fatia yang tak menyangka mamah Nindi bisa senang seperti ini ketika mencicipi kue buatan Fatia.


mas Doni mendengar percakapan mereka dan mendukungnya,"iya papah setuju nanti papah carikan ruko yang bakalan ramai pengunjung nya."


mas Doni sangat bahagia melihat semangat Nindi kembali timbul ia segera meminta sekretarisnya mencarikan ruko untuk mereka membuka toko kue,Fatia mempersiapkan segala perlengkapan untuk membuat kue.


_____****


hari pertama mereka membuka toko kue yang diberi nama FATIN bakry, Fatia dan mamah Nindi begitu semangat membuka kue yang pada hari itu sudah banyak yang pesan, Fatia sangat pintar ia mempromosikannya sebelum toko buka.


"ayo Fatia kita harus semangat hari ini,hari pertama harus enak ya buat kuenya." ucap Nindi memberi semangat Fatia.


Syila datang memesan kue untuk acara selametan Rumah baru nya di Jakarta,Hafis bagian mengantar kue-kue tersebut menuju pemiliknya.


tidak ada yang kecewa dengan buatan kue mereka,kue buatan Fatia dan mama Nindi benar-benar enak, yang membuat toko semakin ramai,


Nindi semakin sibuk dengan toko kuenya,Dian datang memesan kue untuk acara di kantornya,

__ADS_1


"hallo Nindi "salam Dian


"kenapa aku sangat membenci wajah itu,sungguh aku sangat membencinya,terasa seperti neraka ketika dia datang ke toko ini,"ucap Nindi dalam hati.


"ada yang bisa saya bantu mba,"jawab Nindi proposional.


"aku ingin memesan kue yang cukup besar karna esok hari ulang tahun ku, kamu dan mas Doni boleh datang sekalian mau mengadakan selamatan Rumah baru Syila."


"baik lah mba aku akan membutkan kue paling lezat untuk acara ulang tahun mba"jawab Nindi menegaskan.


esok paginya Nindi dan Fatia sudah sibuk membuat kue untuk acara Dian dan Syila,"Fatia kita harus membuat kue terenak hari ini,jangan sampai engecewakan"


"baik mah kita harus semangat,selesai membuat kue Hafis dan anak buah yang lain mengantarkan kue tersrbut ke tempat tujuan dengan hati-hati.


Nindi segera pulang mempersiapkan diri untuk pergi ke acara Syila dan Dian,Fatia yang menjaga toko kue hari ini "sebentar lagi mas Doni pulang aku harus segera mandi mempersiapkan diri untuk datang ke ulang tahun Dian" ucap Nindi.


Nindi sedang mandi mas Doni datang menghampiri Nindi,kebetulan kamar mandi tidak terkunci,mas Doni masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


Nindi kaget mas Doni sudah ada di dalam kamar mandi hanya memakai handuk,mas Doni mencelupkan tubuhnya ke sebuah bethup kamar mandi yang ukurannya cukup besar yang didalamnya ada Nindi.


"istriku sibuk sekali sehingga lupa pada ku,aku merindukan ini setelah kamu pergi ke semarang kamu tidak pernah memanjakan ku lagi"


Doni menindih tubuh Nindi yang kecil, Nindi tak dapat menolak lagi keinginan suaminya,hingga Doni mengajaknya pindah ke ranjang.


agar lebih hangat,dan lebih mudah menyelesaikan permainan sore ini. sebelum datang ke acara selamatan rumah Syila.


"mas ayo mau datang jam berapa hari sudah mulai gelap",mencoba membangunkan Doni yang masih terlelap tidur"Nindi pun bergegas mencari pakaian yang akan dipakai hari ini, Doni kembali ke kamar mandi lagi ingin menyelesaikan mandi nya yang belum selesai tadi.

__ADS_1


__ADS_2