
Mas Doni memanjakan Nindi dengan membelikannya perhiasan hari ini, Nindi terkejut mas Doni memperlihatkan sebuah kalung berliontin berlian,
"waw mas ini sungguh cantik sekali aku sangat menyukainya,"ucap Nindi senang.
"itu juga untuk istri ku yang cantik I LOVE YOU,"Doni memakaikan kalung di leher Nindi,dan memeluknya dari belakang.Nindi membuat Doni semakin mesra padanya,semakin manja.
"mas kapan kamu ajak aku bulan madu lagi"sambil berbisik
"sekarang aja Nin bulan madunya," ajak Doni yang langsung menidurkan nya di kasur,Doni semakin tertantang dengan ajakan Nindi,yang mencium bibirnya dengan lembut,Doni mengigit bibir Nindi dengan teriakan lembut Nindi, semakin membuat Doni ingin melayang bebas,
Nindi semakin nakal pada suaminya , tidak ada yang membuatnya canggung lagi ketika menggoda suminya agar lebih terbuka dan sayang kepadanya.
mereka melanjutkan hubungan itu dengan penuh kepuasan,Doni puas akan sikap Nindi yang lebih agresif. Nindi tak lansung beranjak dari tempat tidur,ia memeluk suaminya dengan mesra
"jangan tinggalakan aku lagi mas,aku gak mau kehilangan mu yang kedua kali,aku akan berusaha membuat hubungan kita selalu harmonis,dengan satu permintaan ku tetaplah dalam pelukan ku,dan temani ku hingga tua nanti.
Doni mencium kening Nindi sambil mengatakan," percayalah pada ku,aku akan tetap menjaga hati mu."
pertahanan dalam rumah tangga Nindi semakin kuat,
_____***
Syila pergi ke jakarta untuk mencari mamah nya,entah apa yang harus Syila lakukan pada mamahnya, sampai diJakarta Syila pergi kerumah Vino.
"om mamah dimana,aku ingin ketemu mamah,"tanya Syila yang baru sampai dari Belanda.
"asalammualaikum dulu, baru juga nyampe,cium tangan dulu sama om baru sampe kaya orang kebakaran jenggot," jawab Vino sambil meledek Syila.
"iya om maaf,he,he,he," tawa Syila.
__ADS_1
Syila menyusul mamah nya kekantor om Vino bilang mamah sudah berangkat kerja pagi-pagi,tapi Syila yak menemukan mamah nya di kantor."kemana mamah pergi," pikir Syila penasaran.Tak berselang lama mamah nya datang,
"mah,,kenapa mamah kesini,urusan mamah belum selesai di Belanda, Syila ga mau mamah berbuat nekat lagi sepreti ini,kalau sampai mamah berbuat nekat seperti ini Syila akan beberkan kelakuan mamah terhadap mendiang papah,"Syila menangis kenapa mamah yang aku percayai sebagai orang yang baik,memiliki hati yang lembut dan penyayang,bisa berbuat sekejam ini.
Syila mencoba menyembunyikan masalah mamah nya,karna Syila takut akan sakit jiwa yang diderita mamah nya dahulu,Syila kembali ke Belanda ia benci pada perbuatan mamahnya tapi bagaimana pun itu ibunya yang merawatnya dari kecil,ia mencoba melindungi mamah nya dari hukuman.
______***
Dian terus mengintai keluarga Nindi dan mantan suaminya,ia mencari titik kelemahan yang dapat melumpuh kan kehidupan rumah tangga Nindi yang harmonis,ia masih tidak terima mantan suaminya kembali kepada pelakor.
____****
Hafis kembali ke sekolah,di sekolah sudah mulai heboh tentang pengedar narkoba yang masuk ke lingkungan sekolahnya.Diana selama ini ada maksud lain masuk kesekolah Hafis. karna menurutnya sekolah Hafis banyak anak-anak Borju yang akan menjadi sasaran empuk dalam bisnis ayah nya.
sudah banyak yang menjadi korban Diana,yang kini keberadaan Diana sedang di cari-cari polisi,Hafis tak menyangka Diana menjadi pengedar narkoba.
Fatia menemui Hafis karna takut Hafis menjadi korban Diana,
"ya ampun segitu perhatiannya kamu pada ku,hingga kesekolah melihat keadaan ku."jawab Hafis menggoda Fatia.
sekolah Hafis jadi tercemar gara-gara perbuatan Diana yang sedang di buru polisi.
_____***
Dian semakin berani menggoda mas Doni ia datang ke kantor mas Doni.
"Hallo mas aku datang kesini untuk bertemu kamu,aku ingin mengajak mu makan siang,kebetulan kantor mu dan aku satu arah mangkanya aku kesini mengajak mu makan siang bersama."
"tolong lah Dian aku sudah tidak punya hubungan lagi pada mu,tolong jangan ganggu aku lagi,istri ku hanya Nindi aku tidak ingin menyakiti hati nya Nindi."
__ADS_1
"apa salahnya kamu menganggap aku seperti teman mu apabila kamu tidak mau menganggapku seperti simpanan mu" ucap Dian marah
"tidak bisa Dian,jangan samakan kehidupan kita seperti yang dulu"ucap Doni menolak kedatangan Dian kekantornya.
Dian terus berusaha mendekati Doni, tapi usahanya sia-sia,"kurasa cukup aku harus mencari cara lain agar rumah tangganya hancur.
Dian tinggal dengan Vino,Syila menginginkan mamah nya kembali ke Belanda,ketika Syila membujuk mamah nya kembali ke Belanda Dian menolak nya malah meminta Syila tinggal di Jakarta.
Syila bingung sebenarnya apa tujuan mamahnya ke Jakarta,sehingga mamah tidak mau kembali ke Belanda.dulu mamah ingin kan ketenangan disini,pikir Syila yang takut akan mamahnya.
esoknya Dian menemui Nindi di supermarket,mengajak Nindi berbicara,akan kedatangannya ke Jakarta."aku tak sanggup melihat kau bahagia dengan mantan suami ku yang kau rebut dahulu,"ucap Dian
"lantas apa yang akan mba lakukan dengan kebahagiaan rumah tangga ku,apa masih kurang cukup mba membuat ku menderita dahulu,"jawab Nindi.
"dulu kau yang mengusik kehidupan rumah tangga ku,sekarang aku yang akan mengusik kebahagiaan rumah tangga mu,biar kau tau bagai mana rasanya sakit hati yang aku rasakan dulu."
"Aku akan menjaga keharmonisan rumah tangga ku dengan mas Doni mba,agar kau tidak dapat masuk ke dalam kehidupan ku yang baru saja terjalin" ucap Nindi seakan tak gentar dengan tantangan Dian.
Dian pergi meninggalkan Nindi yang sama sekali tidak terlihat lemah dimata Dian sekarang.
Dian kesal akan ucapan Nindi yang tak mau mengalah,
Nindi segera pulang membawa barang belanjaannya,sampai dirumah Nindi menangis benar saja dugaannya mba Dian bakal datang mengusik rumah tanggaku,"aku tak boleh takut menghadapi kejahatan Dian kali ini" ucap Nindi.
mas Doni dan Hafis pulang bersama,
Nindi seperti biasa menyambut kedatangan mereka dengan hangat, cerita siang tadi berusaha Nindi sembunyikan dan bersikap tenang, padahal hati Nindi resah tapi ia berusaha menutupinya ia yakin bahwa badai dalam rumah tangganya akan segera berlalu.
___***
__ADS_1
Dian terlihat kesal sekali hari ini ia menginap di Hottel,ia tidak ingin istri Vino melihat karakternya ketiaka sedang kesal.Dian berteriak di hottel
"aku harus mencari cara lain untuk melumpuhkan Nindi,agar tidak lagi bersama mantan suaminya,kalau aku tak bahagia hidup bersama mas Doni dulu, ia pun harus sama seperti ku" ucap Dian sambil bolak-balik berjalan memikirkan bagaimana cara agar rumah tangga Nindi hancur.