Cinta Seorang Pelakor

Cinta Seorang Pelakor
Fatia gelisa


__ADS_3

hati Fatia berbunga-bunga hari ini,ia baru saja resmi berpacaran dengan Hafis,indah rasanya hari ini pergi berkencan dengan Hafis,sesuatu yang kutunggu-tunggu sejak lama,


Fatia terlena dalam lamunan panjangnya sehingga iya tak sadar malam semakin larut dan ia harus kembali bekerja lagi besok.Fatia bergegas tidur malam ini sambil berharap ada mimpi indah yang menghampirinya.


____****


keesokan harinya Nindi mengantar keluarganya ke bandara,Hafis yang mengendarai mobil,Niken kamu duduk di depan dengan Hafis ya,Nindi sepertinya senang sekali menjodohkan Hafis dengan Niken, sampai di bandara Niken sedih mereka kembali seakan ingin ikut mereka pulang.


setelah mengantar adik-adik Nindi pulang mereka bergegas kembali bekerja di toko,karna mungkin Fatia sudah datang,


sampai di toko,benar saja Fatia sedang mengaduk kue untuk ditaru di etalase,karna setiap hari Fatia keteteran membuat kue,untuk pesanan dan yang datang,


"Fatia maaf kan mamah,sudah 2 hari ga ketoko,kasian kamu ga ada yang bantuin ya,"ucap Nindi dibalas senyuman Fatia,


Hafis melirik ke arah Fatia,tatapannya membuat Fatia tersenyum malu,


"iya mamah kasian Fatia mah, tulangnya rentek semua kerja sendirian 2 hari kemarin"ucap Hafis bercanda.


Niken membantu menaru kue yang sudah jadi di etalasa karena waktu sudah pukul 9,sebentar lagi toko buka.


setelah toko di buka datanglah seorang pelanggan pertama yang membeli kue untuk sarapan dikantornya,"pelanggan pertama silankan masuk"ucap Niken


"loh ko beda mba yang nunggu kasirnya,"ucap Pras bos yang kantornya berada di depan toko,


"oh iya pak,saya pegawai baru disini, " ucap Niken


"Fatia nya ada,"tanya Pras


"Fatia sedang sibuk buat kue pak,"ucap Hafis sedikit cemburu


"ok baiklah" mendengar suara Pras bos besar menanyakan Fatia,Nindi bergegas menyuruh Fatia kedepan.


"iya pak Pras ada yang bisa saya bantu,"


"Fatia besok akan ada acara di kantor ku,aku bisa minta tolong buatkan aku beberapa macam kue untuk acara kantor,karna kamu yang paling mengerti apa mau ku"ucap Pras sambil menunjukan jenis kue yang akan dibuat.

__ADS_1


"baik pak besok pagi saya usahakan kue-kue yang bapak pesan sudah siap."ucap Fatia


"ok trimakasi Fatia"ucap Pras yang terus melirik Fatia,Hafis menatapnya dengan sinis,Hafis berbisik kepada Fatia.


"Fatia kamu ga suka kan pada Pras" tanya Hafis yang membuat Fatia tertawa lebar,


"ha,,ha,,kamu cemburu ya"ucap Fatia yang membuat Hafis makin marah, Hafis mencubit pipi Fatia


"aaww,, sakit Hafis" teriak Fatia Nindi tak sengaja melihat keakrabab Fatia dan Hafis tidak biasa menurut Nindi, "kenapa mereka jadi seakrab itu"pikir Nindi heran.


"selesai juga hari,lelah rasanya Fatia Pras pesan berapa banyak kue"tanya Nindi


"banyak mah mungkin kita harus bangun jam 2 agar selesai karna pagi sekitar pukul 9 kue harus sudah siap"


Fatia dan Niken menginap di toko malam ini,Nindi dan Hafis pulang kerumah,


malam yang sunyi Fatia sudah rebahan di kasur karna lelah,ia segera berbaring karna besok pagi-pagi buta harus membuat kue,


"Niken mari kita tidur besok kita harus bangun lebih awal menyiapkan kue pesanan"


_____***


"Hafis sebentar nak,ibu mau bicara kepada mu,ada apa antara kamu dan Fatia"tanya Nindi


"ada apa bu,aku dan Fatia baik-baik saja ko,"


"maksud ibu kamu punya hubungan apa sama Fatia,"


"aku dan Fatia berpacaran bu,"Nindi menunjukan wajah kurang senang kepada Hafis


"Hafis kamu tau asal Fatia,keluarga Fatia itu bukan seperti kita keluarga terpandang,ibu ga setuju kamu berpacaran dengan Fatia,"Nindi meninggalkan Hafis yang terlihat sedikit kecewa pada Hafis.


"ada apa dengan ibunya mengapa jadi seperti ini tidak sama pada ibu yang dulu yang tidak pernah melirik orang dari setatus sosialnya."


Nindi sekarang lebih sering berkumpul dengan ibu-ibu bos yang membuka arisan di komplek dekat rumahnya,

__ADS_1


_____***


pagi hampir menjelang Fatia sudah bangun membuat adonan kue untuk pesanan pa Pras besok,mendengar suara gaduh didapur kue Niken pun terbangun segera mencuci muka dan membantu Fatia di dapur kue, Fatia meminta Niken belajar membuat kue, berharap ketika dirinya berhalangan maka ada Niken yang bisa menggantikan Fatia membuat kue.


"Fatia kamu punya hubungan spesial dengan Hafis ya,,,"tanya Niken sedikit memberanikan diri yang penasaran akan kedekatannya dengan Hafis.


"waduh gimana ya aku ga bisa menjawabnya coba nanti kamu tanyakan sendiri pada Hafis,sudahlah kita fokus saja pada kue nya agar hasilnya enak."Fatia tidak berani menjawab pertanyaan Niken hari ini toh suatu saat ia juga pasti akan mengetahuinya.


akhirnya selesai membuat kue pesanan hari ini tinggal membuat kue untuk diisi di etalase,alhamdulilah kue-kue yang dipajang di etalase selalu kue baru,agar cita rasa toko kue Fatia selalu terjaga,


Nindi sengaja datang pagi-pagi untuk membantu Fatia menyiapkan kue-kue pesanan,tapi kedatangannya terlambat kue sudah siap akhirnya Nindi menyuruh Niken dan Fatia beristirahat Nindi yang melanjutkan membuat kue untuk dipajang di etalase.


hari hampir siang pa Pras meminta kue pesanannnya di antar ke kantornya,Nindi menyuruh Fatia yang mengantar kue tersebut ke kantor Pras.


____****


Fatia dipersilakan masuk untuk menerima bayaran kue tersebut,


"waw kantor Pak Pras sangat besar sekali,"ucap Fatia yang tiba di salah satu ruangan bos besar,


"silakan masuk Fatia,"ucap Pras


"baik pak"ucap Fatia yang masih terlihat gugup masuk ke kantor Pras


"berapa kekurangan yang harus aku bayar," ucap Pras dan Fatia menyodorkan secarik bon untuk dibayar.


"Fatia maaf kan aku berkata sedikit tak mengenakan hati mu,sejak aku bertemu dengan mu ada sedikit kekaguman kepada mu,entah mengapa aku pun tak mengerti yang aku tau aku ingin lebih mengenal dekat dengan mu,belum pernah aku meminta kepada seorang wanita untuk mengenal lebih dekat,hanya dengan mu tingkat penasaran ku sangat jauh,hanya kepadamu,mau kah kamu makan malam dengan ku"


"Fatia kaget mendengarnya," Pak Pras meminta no ponsel Fatia untuk mengbarinya lagi"


Fatia kembali ke toko dengan penuh kebingungan,"harus jawab apa aku ketika pa Pras menghubungi ku nanti."


Hafis datang Nindi segera menyuruh Hafis mengantar kue bersama Niken, Nindi takut hubungan mereka semakin lengket,seakan tak memberi peluang Hafis untuk bersama Fatia,


"ibu aku baru juga sampai toko" keluh Hafis

__ADS_1


"udah sana orangnya sedang menunggu pesanannya sekarang,kasian Fatia baru aja mengantar pesanan pa Pras" ucap Nindi.


__ADS_2