Cinta Seorang Pelakor

Cinta Seorang Pelakor
remuk jantungku


__ADS_3

Niken menggerenyitkan dahi tiba-tiba mata Niken melotot terkejut "Hafis kenapa kamu sembarangan masuk ke dapur,ini tempatnya kariawan resto pengunjung dilarang masuk kesini, Hafis aku mohon kamu keluar dari dapur,aku takut di pecat dari sini,"


"Niken tolong bantu anak baru itu,ajari dia bagaimana cara kerjanya"ucap supervisor restauran


"baik pak,"Niken terkejut mendengar,Hafis adalah kariawan baru di resto,


Hafis tersenyum melihat Niken yang terkejut melihatnya bekerja bersama.


"Hafis kalau saja ibu mu tau kamu bekerja disini mungkin ia akan memarahi ku,ha,,,, apa yang kau lakukan sangat-sangat tidak berpikiran panjang," Niken marah dengan Hafis,kemarahan Niken mengundang pemimpin resto menegur Niken,


"Niken tolong perlakukan anak baru dengan baik dan tuntun dia mejadi kariawan yang berkualitas dalam bekerja"Hafis mendengar kata-kata pimpinanya membuat ia tertawa dan meledek Niken sambil menjulurkan lidahnya.Niken hanya melotot tak berani mengomentari Hafis.


_____***


Siang hari ini Fatia mengirimkan makan siang untuk suaminya Pras,


"mas aku membawakan makanan kesukaanmu,ayo kita makan bersama jangan makan siang di restauran terus,selain boros belum tentu sehat untuk mu"


"terimakasih sayang,aku akan pergi keluar kota sore ini karna besok akan ada kontrak disana."


"baiklah aku akan usahakan pulang cepat untuk mempersiapkan semua keperluan"


Pras berangkat malam ini,ibu datang untuk menengok anak dan menantunya,bu Pras akan berangkat ke lombok malam ini ada sebuah kontrak pada pekerjaannya.


Pras pulang dari kantor,mencium tangan ibu dan kening Fatia Pras segera mandi dan bersiap-siap untuk berangkat selesai mandi, Pras memeluk ibu dan istrinya begitu erat, "apa tidak bisa besok kamu pergi ke lomboknya,"ibu Pras meminta agar Pras berangkat esok hari.


"aku sudah memesan tiket ke surga untuk hari ini bu,maksud aku ke lombok bu" tawa Pras yang meledek ibunya yang semakin menua,

__ADS_1


"setelah ini aku akan libur panjang untuk istirahat,Pras memberikan sebuah rekening untuk Fatia.


"sugar pie ku sekarang kamu tidak usah memberikan sebagian keuntungan toko mu untuk adik2 tiri ku,aku tidak ingin membebani mu,isi saldo dalam rekening ini cukup untuk menghidupi mereka sampai lulus hingga perguruan tinggi,kamu hanya cukup mengatur pengeluaran per bulannya untuk mereka" Fatia terkejut dengan apa yang di katakan Pras sunggu ia sudah benar-benar berubah.


"baik mas aku akan mengatur uang ini dengan baik,agar cukup untuk semuanya".


"aku berangkat ya sugar pie ku,"Pras bepamitan dengan ibu nya dan mencium kening ibunya.


"hati-hati ya nak"


Pras berangkat dengan supirnya,ayah Fatia memberikan jaket untuk Pras,


"Nak pakai jaket ini malam ini terasa dingin sekali,semoga ini bisa menghangatkan tubuhmu,"


"terima kasih pak,,"Pras mencium tangan ayah Fatia.


"baik nak masalah ibu dan Fatia jangan kamu khawatirkan ada ayah disini"


Pras melambaikan tangan dan menutup jendela mobil sambil memandang ibu dan istrinya dari mobil.


Pras pergi terasa sepi,"bu malam ini menginap di sini ya bu,temani aku tidur"


Fatia meminta kedua orang tuanya menginap di rumahnya malam ini.


Fatia tidur bersama ibu mertuanya malam ini, mereka tidur hingga larut malam ibu bercerita tentang masa kecil mas Pras sepanjang malam,hingga aku pun terlelap.


ibu menelpon mas Pras dan tak lama ibu menutup telponnya karna Pras akan menaiki pesawat yang akan membawanya ke lombok. malam ini ibu gelisa tidak bisa tidur dan akhirnya Fatia memeluk ibu.

__ADS_1


____***


pagi ini Fatia bangun lebih awal memasak untuk ayah dan ibu mertuanya.


sambil ditemani sebuah televisi kecil yang menemaninya memasak,televisi ini menyala ketika mas Pras ada pekerjaan di luar kota, hanya untuk menghilangkan sepi,


hari ini Fatia memasak makanan yang cukup lezat hasil nyontek di google.


selesai memasak Fatia memutar cenel tv melihat berita pagi ini,Fatia melihat berita kecelakaan pesawat dengan tujuan ke lombok dengan keberangkatan yang sama dengan mas Pras,yang dikabarkan semua penumpang tewas,Fatia menjatuh kan piring yang ia bawanya dan berteriak,


"mas Pras,,,"tubuh Fatia lemas tak berdaya


"ini semua ga mungkin,,,, ibu,,,


ayah dan ibu Fatia terbangun dari tidurnya.


"ada apa nak,,ibu Fatia melihat siaran di televisi yang membuat jatungnya berdegub kencang dan terasa lemas,


"dua wanita itu menangis penuh kesedihan,, "


Fatia berusaha berdiri dan mengambil sebuah ponselnya memaksa menelpon ponsel Pras yang ingin memastikan suaminya masih hidup.


tapi apalah daya ponsel Pras hilang kontek dan tidak dapat di hubungi,jantung Fatia seperti berhenti berdetak ketika berusaha menghubungi suaminya.


Fatia menangis sejadi-jadinya dan tak kuat berdiri untuk menghampiri ibu mertuanya, ibu fatia memeluk Fatia dengan penuh kesedihan. ayah Fatia hanya terduduk melamun seakan tak percaya akan kejadian ini.


apa yang mas Pras bicarakan semalam tidak seperti biasa nya,terasa patah semua tulang ku,mas terasa tak sanggup untuk membayangkan semua yang terjadi pada ku.

__ADS_1


"bu hari ini aku ingin ke lombok,,ayah tolong bantu aku berdiri,,"


__ADS_2