Cinta Seorang Pelakor

Cinta Seorang Pelakor
wajah baru Niken


__ADS_3

"sugar pie ku ayo bangun panggilan sayang Pras untuk Fatia,,mentari pagi sudah menyambut mu,ayo kita keliling pulau Bali hari ini"ucap Pras sambil menarik selimut putih yang menutupi tubuh mungil Fatia.


Pras mencium pipi Fatia dan akhirnya Fatia terbangun dari tidurnya,"Sugar pie ku ayo kita menikmati bulan madu kita sebelum kembali dengan kesibukan kita di Jakarta"


Fatia langsung bergegas mendengar ajakan Pras,Fatia memang ingin sekali pergi ke Bali,mereka menghabiskan waktu di pantai berjalan berdua menikmati bulan madu yang hampir selesai,Fatia sudah melepas Hafis dan berusaha menghilang dari kenangannya bersama Hafis.


____***


"Hafis,,, sudahlah Fatia sudah menikah dia sudah bahagia dengan kehidupan barunya,apa kamu ingin mengusik kehidupan Fatia yang sudah bahagia dengan pasangannya, kalau kau memang sayang dengan Fatia biarkan dia bahagia,jangan sampai ada yang tersakiti akan keinginanmu mengembalikan mimpi di masa lalu."Niken marah dan menegur Hafis yang masih menginginkan Fatia ada di sampingnya.


Hafis meninggalkan Niken sendiri, Hafis pergi menyendiri di atap gedung yang sangat tinggi.


akhirnya Hafis tersadar akan kata-kata yang diucapkan Niken,ia pun merasa bersalah masih mencintai Fatia hingga saat ini,ia harus melupkan Fatia dan tetap Fokus dengan studynya.


Hafis kembali ke rumah untuk beristirahat,melihat Niken duduk tertidur menunggu Hafis di depan kost sannya,akhirnya Hafis merasa kasihan kepada Niken dan membangunkannya,


"Niken bangun pindah ke kamar mu disini dingin"ucap Hafis yang kasian melihat Niken menunggu di depan kontrakannya,Nindi sengaja meminta Niken untuk tinggal bersebelahan dengan Hafis di Singapura.


"kamu pergi kemana Fis,ini sudah larut malam aku khawatir dengan mu,"


"sudahlah jangan khawatir dengan ku, kamu kembali ke kamar mu sana,"


wajah Hafis tiba-tiba mendekati wajah Niken


"apa kamu mau tidur bersama ku"


Niken menggelengkan kepala dan segera berlari kekamarnya,ketika sampai dikamar jantung Niken berdegub kencang,memikirkan apa yang diucapkan Hafis tadi.

__ADS_1


____***


Fatia menghabiskan waktu di Bali dengan bahagia,"sungguh indah pemandangan di Bali,pasti aku akan rindu untuk kembali lagi kesini,"ucap Fatia kepada Pras.


akhirnya bulan madu mereka pun selesai dan kembali ke Jakarta,


Fatia teringat pesan ibu,ia memiliki kewajiban membiayai adik-adik Pras dari ibu tirinya,"bagaimana cara memberi tau Pras agar ia tidak marah kepada ku,"


"Pras ibu bilang kamu memiliki 3 adik dari istri ayah mu yang kedua,apa itu benar Pras"tanya Fatia mencari tau apakah Pras marah apabila aku sudah mengetahuinya.


"ibu pasti yang cerita kepada mu, karna kamu sudah menjadi bagian dari keluargaku,kamu wajib tau inilah kebenaran dari keluarga ku Fatia,aku tak pernah memberi tau mu karna aku malu akan kelakuan ayah ku sebelum meninggal,kejadian itu sangat membuatku kecewa Fatia sampai saat ini,"ucap Pras


"sudah lah Pras itu sudah menjadi masa lalu tapi yang jelas mereka adik-adikmu sekarang,yang butuh kasih sayang seorang kakak karna mereka sudah tidak lagi mendapat kasih sayang dan nafkah dari orang tuanya, kamu masih beruntung masih punya ibu dan harta kekayaan yang kau punya,sedangkan mereka untuk makan sehari-hari saja sulit."ucap Fatia menasehati Pras.


"sudah lah Fatia jangan di bahas lagi aku belum bisa melupakan masa lalu ku untuk saat ini"


syukurlah Pras tidak marah pada ku, awalnya aku takut untuk menyapaikan hal ini kepada Pras.


sampai di Jakarta Fatia dan Pras di sambut ayah dan ibu,rindu sekali rasanya pada mereka,nanti kalau liburan ke Bali lagi aku ingin ajak ayah dan ibu ke sana biar tambah asik liburannya.


"kalau ga ngajak ayah dan ibu rasanya ada yang hilang pada kebahagiaan ku di sana, nanti kalau liburan lagi kita ajak ayah dan ibu ya Pras ke Bali,kamu atur jadwalnya lagi ya Pras agar kita bisa pergi bersama ke Bali"


"oke siap sugar pie ku,keliling dunia pun akan ku antar untuk istri ku"ucap Pras dengan senyuman.


____***


Hafis semakin hari semakin banyak mendekati wanita-wanita cantik di singapura,Niken mengikuti kemanapun Hafis pergi,sebenarnya Niken merasa cemburu melihat Hafis dengan beberapa wanitanya,tapi tante Nindi yang memintanya untuk menemani Hafis di singapura.

__ADS_1


"aku ingin pulang,aku ingin melanjutkan kuliahku yang terhenti sementara karna Hafis,aku ingin pulang ke semarang,,"Niken menangis sambil menunggu Hafis di luar kafe.


melihat Hafis sedang asik bersama teman wanitanya, Nindi mengirim pesan menanyakan kabar Hafis, Niken mengirim gambar tentang Hafis kepada tante Nindi,


"tante aku ingin pulang,aku ingin melanjutkan kuliah ku yang terhenti,"Niken mengirim pesan kepada Nindi


"Niken bagaimana kalau kamu kuliah bareng Hafis disana,tante mohon Niken,kalau bukan kamu yang mengawasi Hafis siapa lagi,tante bingung" pesan tante Nindi yang membuat Nindi berfikir.


"disini kampus terbaik di singapura,ini adalah salah satu sebagian dari mimpi ku mewujudkan cita-cita,kalau aku lulus dari universitas ini aku akan mendapatkan karir cemerlang untuk masa depan ku."pikir Niken dalam hati


"buang jauh-jauh rasa suka mu pada Hafis,kejar impianmu ayo semangat Niken"ucap Niken yang menyemangati dirinya sendiri,Nindi mengirim pesan kepada Niken


"bagaimana Niken kalau kamu mau tante akan mengurus semua kepentinganmu untuk pindah ke kampus yang sama dengan Hafis,


"baiklah tante aku akan menuruti apa kata tante"


Niken pun pindah belajar di kampus yang sama dengan Hafis,


"kemana Niken sudah beberapa hari ini ia tidak mengikuti ku"ucap Hafis sambil melongok kontrakan Niken tampak sepi,


"mungkin ia lelah mengikuti ku dan kembali ke Jakarta,"ucap Hafis lalu pergi ke kampus.


___***


di kampus seperti biasa Hafis duduk sambil ditemani wanita-wanita cantik, Hafis menjadi Flayboy paska ditinggal Fatia menikah,mata Hafis memandang kearah gerbang kampus,


ada seorang wanita cantik yang berpenampilan **** berjalan ke arah kampus,mata Hafis terus memandang

__ADS_1


ternyata itu Niken,"tak di sangka boneka kecil ibu bisa berdandan secantik itu"ucap Hafis sambil terbengong,


Niken melewati Hafis tidak melirik ke arah Hafis sama sekali,tugas Niken kali ini untuk belajar bukan mengikuti Hafis,Niken fokus masuk ke kelas karna hari pertama Niken masuk ke kampus yang baru,ia ingin belajar dengan sungguh-sungguh tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini.


__ADS_2