Cinta Seorang Serena

Cinta Seorang Serena
Kemarahan Reza


__ADS_3

Di sebuah ruangan luas terdapat seorang pria muda , tampan yang tengah menahan emosi yang sudah bergejolak di hatinya.sejak mengikuti rapat penting di kantor pagi hari.pria tampan itu mencoba melakukan yang terbaik sehingga berharap rapat itu segera selesai.tentu saja dengan tujuan ingin segera pulang menemui Wanita yang beberapa hari ini berhasil menempati hatinya.


Entah mengapa sejak mengenal Serena pria itu tidak lagi berkencan dengan wanita-wanita cantik yang selama ini mengelilingginya.itu membuat Jack Asisten pribadinya mengerang tidak percaya.atas apa yang terjadi pada majikanya.


Biasanya setiap hari Jack harus di repotkan dengan mengatur banyak jadwal siapa Saja wanita wanita yang akan menghibur Tuannya itu.


"Jack Mama sudah mengacaukan segalanya .bagaimana bisa Mama memutuskan hubungan itu tanpa membicarakanya denganku." raung Marvin meremas kasar rambutnya.


" Aku sudah bersusah payah menahan diri untuk menemuinya lagi , menanti hari ini tiba.tapi lihatlah Mama dengan entengnya mengacaukan segalanya.akan semakin sulit untukku mendekatinya " Marah Marvin kedua tanganya mengepal siap melampiaskanya pada siapa saja.


"Jack.. perintahkan beberapa orangmu untuk mengawasi Serena.jangan sampai ketahuan dan jangan sampai kecolongan.Serena harus menjadi milikku bagaimana pun caranya " Titah Marvin.


"Lalu bagaimana dengan Nyonya ? seperti yang sudah sudah Nyonya..."


"Biarkan Saja Jack...biarkan mama melakukan apa yang mama inginkan.aku tidak peduli "Potong Marvin . seakan tau apa yang akan di bicarakan Jack.


"Baik Tuan ." Jawab Jack patuh.dia tau suasana hati Tuannya sedang buruk saat ini.Setelah mengatakan itu Jack pun undur diri.


"Serena kau tidak akan bisa lepas dariku.Aku akan mendapatkanmu dengan caraku ." ucap Marvin dengan senyum liciknya.


***


Kini Serena dan Kenan telah terlihat keluar dari ruangan praktik Dokter Sena.Menandakan pertemuan mereka telah selesai.raut kekhawatiran Mereka berdua telah berganti dengan senyum manis di wajah keduanya.


"Bagaimana perasannu Serena ?." Tanya ken


"Jauh merasa lebih baik Ken . aku pikir ini akan terlihat menyakitkan ternyata tidak." jawab Serena kini mereka tengah bersama sama melangkah arena parkir.


"Aku...Aakkhhh " Pekik Serena . terkejut kakinya tidak sengaja tergelincir hampir saja terjatuh.


Grepp


Dengan sigap lengan kekar Kenan menahan tubuh munggil Serena yang hampir saja menyentuh lantai.Kini wajah mereka saling berhadapan.sangat dekat dan dekat hingga...


Deg Deg Deg


dentungan jantung mereka pun terdengar begitu nyata.Mereka terlihat sangat menikmatinya.melupakan orang orang yang berlalu lalang di sekitarnya.tangan Kenan bergerak menyingkirkan lelaian rambut Serena yang menutupi sebagian wajahnya.kini dengan jelas Kenan dapat melihat wajah cantik Serena yang sudah bersemu Merah.


"Ken . lepaskan.." Serena berusaha melepaskan diri.tersadar kini Banyak orang yang melihatnya.


"Biarkan saja mereka melihat. biarkan lebih lama sebentar. Aku ingin mendengar lebih lama suara detak jantungmu itu." bisik Ken semakin mengeratkan pelukan itu.


"Ken.." Pinta Serena tatapan nya Sendu.Malu yang di rasakannya saat ini malu saat dentungan jantungnya terdengar sangat jelas.


Ken pun Segera melepaskanya tidak tega melihat tatapan memelas wanita di depanya ini.


"Baiklah aku lepaskan kali ini . Serena ingin sekali aku menikahimu segera. Mama ingin aku segera membawamu menemuinya , Mama sangat merindukanmu "Ken terkekeh pelan menginggat Setiap kembali Ke Masion utama, yang di bahas Mamanya hanya Serena.sering kali mendesak Ken untuk segera menikahinya.


"Merindukanku ?" Tanya Serena mengerutkan dahinya


"Ya !! Merindukanmu.lupakan.. jangan terlalu di pikirkan Serena. perlahan kau akan menginggat semuanya. Dan sesuai janjiku nona besok aku akan menceritakan segalanya padamu , sekarang kembalikah aku tau kau sanggat lelah hari ini ." Pinta Ken. mengelus pucuk kepala Serena. Mencium keningnya dan membukakan pintu mobil untuknya.


"Hati hati pak Firman, segera hubunggi aku jika terjadi sesuatu "Bisik Ken pada pak Firman. entah mengapa perasaan Ken sangat gelisah. takut terjadi sesuatu pada Serena.


" Baik Tuan ." ucap Pak Firman.


***


45 Menit berlalu , Serena tidak mengira jika kejadian siang tadi akan membuatnya mengalami sesuatu yang tidak pernah dia alami sebelumnya.masih dengan langkah santainya Serena memasuki ruang utama .

__ADS_1


Deg


Serena bisa melihat jelas Wajah seluruh penghuni istana sedang tidak baik baik saja.seketika pikiran Serena melayang Menerka apa yang terjadi.namun Serena masih berusaha tenang.


"Malam Pa.."ucapannya terpotong


Plakkkk


Serena terkejut. memegangi pipi yang terasa panas,nyeri Serena dapat merasakan darah segar di sudut bibirnya .tamparan itu begitu keras hingga sudut bibirnya sedikit sobek.


"Paa..."


Plakkk


Tamparan kedua pun melayang.tidak siapnya Serena membuat tubuhnya terhuyung.kedua matanya berkaca kaca.ini pertama kali Reza mengangkat tanggan padanya .darah segar pun juga mengalir di sudut bibir sebelahnya.


"Permainan Apa yang kau mainkan Serena..Hingga dengan berani mengacaukan perjodohan itu. Apa selama ini Aku terlalu memanjakanmu Serena...haha Aku membesarkanmu bukan untuk menjadi pembangkang . Kau membuat pertunjukan Di depan Nyonya Ariston Agar mereka sendiri yang memutuskan hubungan itu.Apa kau pikir aku tidak tau Serena..Kau mempermalukan Keluarga Dharmawangsa. HAHA SELAMAT SERENA DHARMAWANGSA. KAU BERHASIL MEMPERMALUKANKU." Teriak Reza.Siang tadi nyonya Anita menghubunggi Faisal. mengeluhkan perbuatan Serena di Kediaman Ariston.Nyonya Anita juga mengatakan bahwa perjodohan itu resmi di batalkan.Nyonya Anita tidak ingin mempunyai menantu yang Kasar seperti Serena.


Setelah mendapat kabar dari Faisal , tentu saja membuat Reza naik pitam. membuat Reza memutuskan untuk Segera Kembali. meninggalkan acara penting yang akan di hadirinya.ingin segera memberi pelajaran pada anak itu.


"Paa Aku..."


Plakkk


tamparan itu kembali melayang. membuat Serena memejamkan mata.2 bulir air bening menetes di pipinya. Serena merasakan sakit di kepalanya , perih teramat perih di pipi dan sudut bibirny.


"Di sini kau tidak di izinkan bicara Serena.Kesalahanmu begitu besar kali ini dan Papa ingin kau merenungkanya." ucap Reza. Setelah menyalurkan amarahnya lewat tamparan-tamparan yang mendarat ke pipi mulus Serena.Emosinya mulai reda.


"Pergi masuk ke kamarmu "Titah Mutlak Reza


Serena pun menurutinya, berjalan terseok seok berpegangan apa saja yang ada di dekatnya.Sakit di kepalanya terasa semakin sakit.


"Serena sudah melakukan apa yang dia inginkan maka...kita akan menurutinya.Jangan salahkan Aku Serena jika Aku akan membuat hidupmu seperti di neraka." Jawab Reza dengan tatapan yang licik.


"Maksud papa ?" Tanya mama Saila lagi seakan mengerti apa yang di katakan Suaminya itu.


"Yaa.. Akan papa tunjukan Siapa dia sebenarnya, Akan ku buat dia menderita Seperti orang tuanya dulu " jawabnya dengan tenang.Ada kilatan kebencian di kedua mata Reza


"kakak Ini lah yang selama ini aku tunggu.melihatmu menderita adalah kebahagiaanku.Trimakasih kakak. secara tidak langsung kau telah membantu rencanaku "Helena membatin.setelah sejak tadi hanya diam menyimak saja.


pikiranya melayang ingin segera memberikan kabar bahagia ini pada sekutunya.


***


Brakkk


" Brengsek..Tua bangka sialan itu beraninya dia mengangkat tangan pada Wanitaku." Marah Kenan.mengebrak meja kerjanya.


Pak Firman baru saja mengirim video semua yang terjadi pada kediaman Dharmawangsa pada Kenan.


"Mike Dapatkan Saham Dharmawangsa Group bagaimana pun caranya.. " Titah Ken Tegas pada Adik angkatnya itu.


"Baik kak.." Jawab Mike patuh


"Bersabarlah sebentar Serena...aku mohon."


Lirih Ken Mengusap kasar wajahnya.kini dia benar benar merasa tidak berdaya.


"Ada Apa Ken..?" Tanya Nyonya Clara.

__ADS_1


Nyonya Clara bermaksud memanggil 2 putranya itu namun tidak sengaja mendengar sedikit percakapan mereka.melihat gelagat kedua putranya Nyonya Clara merasa ada yang tidak beres.membuatnya langsung bertanya.


"Maa.." Mereka berdua terkejut melihat kedatangan Mamanya.


Tanpa menunggu lama tangan Nyonya Clara menyambar Ponsel dan Memutar Video itu.


"Ya Tuhan . Apa ini Ken ?"Pekik Nyonya Clara Menutup mulutnya dengan tangan. begitu melihat isi video itu.


"Kurang Ajar. beraninya penipu itu menyakiti Menantuku, oh Ya Tuhan Serena Sayang malang sekali nasibmu Sayang. aku tidak tega melihatnya lagi." geram Nyonya Clara.Melempar ponsel mahal Mike ke lantai.


"Ponselku..bahkan aku baru saja mengantinya. beberapa hari lalu Macan tutul itu yang menghancurkannya dan sekarang Mama pun juga melakukanya..Ya Tuhan ibu dan anak ini suka sekali menghancurkan ponselku." Batin Mike meratapi nasib ponsel barunya itu.


"Ken Melihat semua ini apakah kau masih akan diam saja ? Seorang Kenan tidak Bisa mengalahkan Penipu itu.Apa kemampuanmu sudah hilang sekarang Ken..Kalau begitu pergilah ke London Menyusul Oma mu.Mama akan meminta Oma memberimu pelajaran.Kau selalu mengatakan Serena Gadis Kecilmu,Wanita yang kau Cintai.Bahkan melindunginya saja tidak bisa." Cerocos Nyonya Clara mengebu ngebu.


"Maa aku belum bisa bertindak sekarang Aku...Aku tidak mengira reaksi Tua bangka itu akan seperti itu setelah mengetahui gagalnya perjodohan itu gagal Aku.." Ucapan Ken terpotong


"Sampai kapan Ken ? Sampai kita semua melihat serena terluka lebih parah lagi ? baru kau akan bertindak.Ken Mama tidak mau tau Segera bawa menantu mama itu . jika kau tidak bisa membawanya...maka Mama sendiri yang akan turun tangan." Ancam Nyonya Clara. berlalu dari ruangan itu .membanting pintu.


Brakkk


***


"Apa yang aku lihat ini tidak salah Jack ?" Tanya Marvin melihat laporan yang di berikan bawahannya itu.


" Tidak Tuan. menurut dari mata mata kita Tuan Reza memang memukul nona Serena." jawab sang asisten.


"Kurang Ajar .berani sekali dia menyentuh Wanitaku.Jack kita pergi Kesana sekarang " Geram Marvin berjalan dengan cepat.


"Mau kemana Marvin ?" Tanya Nyona Anita kepada putranya itu.


"Ada pekerjaan yang harus aku kerjakan Maa ." Jawabnya Acuh.


"Benarkah Apakah sepenting itu ?" Sinis Nyonya Anita.


"Jangan kira Mama tidak tau Marvin..Kau akan pergi menemui Wanita Kasar itu kan ?" Tanya Nyonya Anita.menyilangkan tanggan di dadanya.


"Serena Ma. Namanya Serena." ucap Marvin menekankan nama Serena.


"Mama tidak peduli itu Marvin..mulai sekarang mama minta jangan berhubungan dengan wanita itu lagi. atau mama tidak akan bicara denganmu lagi ." Ancam Nyonya Anita Tegas.Nyonya Anita Selalu mengunakan Ancaman itu untuk menekan putranya itu.


"Antar Monica pulang sekarang Marvin. Kau ini keterlaluan sekali , seharian gadis manis itu disini dan kau tidak menemuinya sama sekali malah sibuk dengan wanita kasar itu."perintah Nyonya Anita


"Jack antar dia..." pinta Marvin pada Asistenya.


"Marvin...Mama memintamu bukan Jack " Tegas Nyonya Anita


"Tapi Maa.."


"Marvin..."Tegasnya lagi.


"Huh..Baiklah." Jawab Marvin Menghela nafas panjang.dia tidak bisa membantahnya lagi.


TBC


Haiii....


Selamat Membaca...


Mohon dukungan like dan komennya ya. jangan lupa di masukan ke yang Ter Favorite.

__ADS_1


Mohon Maaf bila masih banyak salah kata typo ini novel pertamaku 🙏🙏🙏


__ADS_2