Cinta Seorang Serena

Cinta Seorang Serena
Kecemasan Serena


__ADS_3

Senyum Kebahagiaan terpancar di setiap Wajah penghuni meja makan. Suasana Ceria yang tergambar saat ini, Suka cita cerita indah masa lalu melengkapinya.


"Ken Malam ini Mama dan Papa Akan terbang ke London." Nyonya Clara membicarakan Rencana kepergiannya bersama Suaminya malam ini.


" Oma rewel lagi Ma .? Tanya Kenan mulai menebak alasan di balik kepergian orang tuanya itu.


" Ken. Oma Sudah semakin Tua tentu saja akan merasa kesepiankan.Lagi pun Mama Rasa mulai sekarang Kami akan menetap lama di sana menemani Oma." Ucap Nyonya Clara tangannya dengan luwes mengupas buah jeruk.


" Mengapa tidak membawa Oma kemari Ma..?


Serena yakin Oma akan menyukai suasana disini." Tanya Serena ikut menimpali pembicaraan Ibu dan Anak itu.


" Mama Sudah sering membujuknya Sayang. tapi Oma selalu menolak. Pikir Oma beliau tidak akan bisa mengunjunggi Makam Opa jika Oma Menetap disini." Nyonya Clara menjawab.


" Serena lain kali kau harus meminta Kenan untuk membawamu Menemui Oma Pasti Beliau akan sangat bahagia jika bisa bertemu Cucu mantunya ." Sambungnya lagi. senyum merekah di Wajah Nyonya Clara, memberikan kupasan Buah Jeruk itu pada Serena.


Mendengar kata Cucu mantu membuat Serena tersenyum malu malu menyembunyikan pipinya yang sudah merona. Serena menerima buah Jeruk itu lalu menunduk.


" Maa jangan membuatnya malu, Lihatlah Wajahnya terlihat sangat mengemaskan." ucap Kenan dengan sengaja ikut mengoda Wanita yang di cintainya itu. yang langsung mendapat tatapan tajam dari Serena


"Haha Sayang . Kau memang sangat mengemaskan ." tawa Nyonya Clara pecah, dengan tidak tahan mencubit pipi merona Calon mantunya itu.


"Maa.."


"Haha baiklah Mama sudah selesai. Ken..Serena. Mama harus kembali Ke Masion atau Papa akan meningalkan Mama Nantinya." Pamit Nyonya Clara, Hari ini dia merasa cukup puas bisa bicara dan mengoda anak anaknya itu.


" Ma..aku akan mengantarmu ." Ucap Mike menawarkan diri. Mike beranjak dari Kursi dan membantu Mamanya itu berdiri.


" Oh Sayang kau manis sekali ." Puji Nyonya Clara tersenyum penuh arti menatap Mike.


Walawpun Mike bukan Anak kandungnya.Namun Nyonya Clara sangat menyayangi Mike. dan Sikap Mike memang selalu seperti ini. membuatnya selalu bersyukur selama ini Mike menjadi pelengkap kebahagiaan keluarga Anderson.


Serena pun memeluk Nyonya Clara.di hatinya terbesit sedikit kesedihan, pasalnya baru saja dia merasakan kasih sayang yang sekian lama telah hilang darinya dan kini harus kembali di tinggalnya.


Namun saat ini Oma lah yang lebih membutuhkannya. dan Serena sebaik mungkin menyembuhkan kesedihan itu.tidak ingin membuat Meraka khawatir.

__ADS_1


" Ken Jaga Calon Mantu Mama baik-baik. Kau harus berjanji padaku jika Serena tidak akan terluka sedikit pun ." Pinta Nyonya Clara pada putranya itu.


"Aku berjanji Maa ." Ken berjanji dan memeluk sang mama.


"Hati-Hati Mike ." Ucap Kenan menepuk pundak sang adik dan di balas anggukan olehnya.


Setelah Nyonya Clara dan Mike meninggalkan meja Makan. Ken kembali ke kursinya namun pandanganya Menatap Serena yang tenggah melamun, Kenan Mengerutkan Dahinya.


"Sayang ." Panggil Kenan, tapi tidak ada jawaban dari Serena.


"Sayang ." Panggilnya lagi. dan masih tetap sama Serena masih terlalu asyik dalam lamunannya.


Kenan pun menjadi semakin gemas bercampur penasaran. sebenarnya apa yang di lamunkan Serena , sehingga tidak menyadari apapun di sekelilingnya. Ahirnya Kenan beranjak dari kursinya dan melangkah mendekati Wanita yang masih melamun itu.


"Sayang ." bisik Kenan di telingga Serena. memegang kedua pundak Serena.


" Ahh..." Pekik Serena . dia benar-benar terkejut tiba-tiba Ken berada di belakangnya.


"Ken kau mengejutkanku .Mengapa kau bisa ada di belakangku ? Kau tau kau membuat jantungku melompat ." Omel Serena kedua tangannya mengelus dadanya. kedua matanya menatap tajam pria tampan di belakangnya.


" Hah Mengapa kau jadi marah Sayang. Aku sudah memanggilmu berkali kali dan kau melamun tidak menjawabku. sekarang katakan padaku apa yang membuatmu melamun dan mengabaikanku .? Tanya Kenan mencari tau


"Aku Apa ? Ayo cepat beri tau aku. Aku tau kau sedang memikirkan Sesuatu ada yang membuatmu gelisah. " Desak Kenan. tangannya mengeser kursi dan duduk tepat di depan Serena. dia tau ada yang membuat Wanita di depannya ini sangat cemas.


" Aku merindukan Mikha . Entah kenapa Aku merasa terjadi sesuatu padanya. Kemarin Aku berjanji menemuinya, tapi karna banyak hal yang terjadi aku belum menemuinya sampai saat ini. Ken Aku sanggat menghawatirkan Anak Nakal itu." Jawab Serena menatap Kenan. tangan Serena memegang lengan kekar di depannya itu.


Jujur hatinya gelisah memikirkan Anak itu.


Dan perasaan gelisah yang Serena rasakan bukan hanya sekedar rasa rindu. melainkan kecemasan yang mendalam.


Mereka memang tidak mempunyai hubungan darah. tapi tidak bisa di pungkiri jika ikatan di antara mereka begitu dalam. Dan kecemasan Serena itu seperti membawa petunjuk untuknya.


" Baiklah. Segera bersiaplah Aku Akan membawamu menemuinya. tapi sebelum itu kau harus ikut denganku ke kantor, Aku ada sedikit pekerjaan dan Aku janji ini tidak akan lama."


" Benarkah ." Mata Serena berbinar.

__ADS_1


" Trimakasih Ken . kau yang terbaik ." Girang Serena. seketika dia berdiri dari kursinya, membungkuk di depan pria itu dan mencium pipinya.


" Aku akan segera bersiap ." Setelah mencium kedua Pipi Kenan pun. Serena berlari menuju kamar, mungkin saat ini kebahagiaan Serena membuatnya melupakan rasa sakit di kakinya.


"Jangan Berlari Sayang." Teriak Kenan mengelengkan pelan kepalanya.


Kenan tidak mengira jika hal-hal kecil seperti ini akan membuat Serena begitu bahagia.


dia berjanji di dalam hatinya bahwa mulai Sekarang hanya kebahagian yang akan di berikannya pada Serena. dan Kenan akan berjuang untuk memenuhi tujuananya itu tidak peduli apa yang akan di laluinya nanti.


****


"Kau sudah melakukan apa yang ku perintahkan .?" Tanya seseorang yang sedang bicara di ponsel dengan anak buahnya.


" Sudah Bos. Aku sudah membawa Anak itu. Aku sudah membawanya ke tempat sesuai dengan perintahmu ." Jawab Anak buah itu.


"Bagus . Pastikan Anak itu aman. Apa ada yang melihatnya ketika kau menculiknya .? Tanya Seseorang itu lagi.


" Awalnya kami merasa kesulitan Bos. tapi kami berhasil mengatasinya dengan mengelabui mereka ." Jawabnya


" Baiklah. karna aku puas dengan kerja keras kalian . maka aku akan segera mentransfer bonusnya ." Ucap Seseorang itu dengan senyuman licik.


"Trimakasih Bos. "


Setelah mengatakan itu seseorang itu menutup panggilanya. Senyum licik di wajahnya segera di gantikan dengan tawa jahatnya.


" Hahaha...Kau ingin lepas dariku Serena. Maka itu hanya mimpimu saja. Mari Serena nikmati hadiah dariku. aku yakin kau akan sangat menyukainya bahkan begitu menyukainya hingga kau akan menangis Hahaha..." Tawa jahat seseorang itu memenuhi ruangan miliknya.


TBC


Haii...


Selamat membaca...


Mohon dukungan like dan komennya ya.

__ADS_1


Jangan lupa dimasukan ke yang Ter Favorit


Mohon Maaf bila masih banyak salah kata dan typo ini novel pertamaku 🙏🙏🙏


__ADS_2