Cinta Seorang Serena

Cinta Seorang Serena
Aku Membencimu Serena


__ADS_3

" Brengsek." Pitam Marvin.


Nafasnya memburu,saat melihat wanita yang di cintainya,di gendong dengan mata terpejam.Di dekapan pria yang menjadi saingan cintanya.


Marvin berfikir jika Serena sedang terluka parah,hingga tak sadarkan diri.Dalam hati Marvin bertekat untuk membawa Serena pergi jauh dari pria brengsek seperti Kenan.


"Brengsek..Jika kau tidak mampu menjaganya,maka biarkan aku yang menjaganya ." Pekik Marvin marah,menghampiri Kenan dan berniat melayangkan pukulan kepada pria tampan itu.


Marvin diminta Ibunya menemaninya cek up ke rumah sakit,tanpa di sangka dia justru bertemu dengan mereka.Melihat Serena tak berdaya di depan matanya,kemarahan pria itu bergejolak di ubun-ubunnya.Tanpa mengetahui kebenarannya Marvin bertindak gegabah.


"Apa yang kau lakukan..? Ken terkejut,mempertahankan keseimbangan badanya.Kedua tangannya memegang erat tubuh mungil istrinya,supaya tidak terjatuh.


"Lepaskan dia brengsek." Bentak Marvin,berusaha merebut Serena dari dekapan Kenan.


Wanita cantik,yang masih asyik dengan mimpinya pun terganggu karna merasa badan nya bergoyang dan mendengar teriakan seseorang.Membuatnya membuka mata,kedua matanya membulat melihat sesosok pria yang tidak ingin dilihatnya.


Jantung Serena berdebar,rasa ketakutan entah mengapa tiba-tiba muncul saat melihat Marvin.Wajah paniknya di sembunyikan ke dada bidang suamonya,kedua tangan yang di kalungkan di leher suaminya,semakin di eratkannya.


Kenan melihat gelagat istrinya,Ken mengerti jika istrinya merasakan tidak nyaman saat melihat Marvin.Seketika fikiran pria itu melayang,menginggat kejadian,dimana istrinya pernah di lecehkan pria di depannya ini.


Rahang Kenan mengeras,kilatan amarah terlihat di wajahnya.Dengan susah payah,pria itu menggendalikan amarahnya,tidak ingin membuat istrinya semakin ketakutan.


Marvin menatap sendu Serena." Apa dia tidak ingin melihatku." Batin Marvin,rasa rindunya selama ini begitu dalam terhadap wanita ini.


"Serena ikutlah denganku," Ajak Marvin sedikit melunak.Tidak peduli seberapa tajam tatapan mata Kenan,yang di pikiran Marvin,hanya ingin membawa Serena bersamanya.


Melihat tangan Marvin mengarah pada istrinya,Kemarahan Kenan semakin memuncak." Singkirkan tanganmu dari istriku."Pekik Kenan,dengan sengaja menekankan kata istri.

__ADS_1


Deg---


"Istri...?" Guman Marvin.


Seperti ada belati yang menusuk dadanya,fikiran pria itu tidak bisa mencerna kata isri yang baru saja di dengarnya.


"Ka Kalian sudah menikah .?" Tanya Marvin terbata.Tidak bisa mempercayai ini,jika mereka sudah menikah,lalu mengapa tidak ada berita yang membicarakannya ? Bukankah pria ini Putra Tunggal Keluarga Anderson pikirnya.


"Hahaha...Lelucon macam apa ini ? Kau ingin menipuku Tuan Muda Anderson.."Marvin tertawa keras,dirinya masih menolak untuk percaya.


Kenan mengelengkan kepalanya acuh,tidak peduli apa yang di pikirkan pria itu.Kenan melengkah maju tanpa memperdulikan,sekelilingnya.Tanpa di sadarinya,seluruh penghuni rumah sakit yang berlalu lalang,menatap pertikaian mereka.Namun tidak ada yang berani maju untuk ikut campur di dalamnya.


"Hei..Mau kau bawa kemana dia ? pria brengsek,sialan." Maki Marvin,dia sangat marah saat ucapanya tidak di hiraukan sama sekali.Dan malah di tinggal pergi.


"Aku tidak ingin melihatnya Ken,aku tidak menyukainya..Ayo kita pulang saja." Bisik Serena,merasakan langkah kaki suaminya kembali bergerak.Membuat Serena berani membuka suaraanya.


"Jangan khawatir Sayang...Semuanya baik-baik saja,ada aku disini."Ucap Kenan lembut,mencium pucuk kepala istrinya.


***


"Sudah puas kau membuat malu Keluarga kita Marvin...?" Sinis Nyonya Anita,semua kejadian tadi tidak luput dari kedua matanya.


Namun dia hanya bisa dengan diam-diam menyaksikan semuanya,jika dia ikut campur.Maka akan semakin buruk reputasi Keluarga Ariston pikirnya.


Saat setelah Putra tersayangnya di pukuli,babak belur Kenan.Nyonya Anita terang-terangan mendatangi Nyonya Clara,saingan cintanya saat masih muda.


Dengan arogan dan sombongnya Nyonya Anita menantang Nyonya Clara,jika Kenan berani melakukan menyentuh Putranya lagi,maka Keluarga Ariston akan menghancurkan Keluarga Anderson.

__ADS_1


Bukannya merasa ketakukan,tapi ancaman itu justru membuat Nyonya Clara tertawa.Buka. hanya itu,Nyonya mengancam dan memprovokasi kembali wanita sombong tidak tau malu itu.Tentu saja,Nyonya Anita sedikit merasa takut.Karna pada kenyataannya Keluarganya masih berada di bawah Keluarga Anderson.


Sejak saat itulah wanita tidak tau malu itu,semakin berhati-hati dalam melakukan sesuatu.Tidak ingin Keluarga dan bisnisnya mengalami masalah karna hal ini,itu sebabnya mulai sekarang Nyonya Anita memperingatkan Putranya dengan sedikit keras,untuk menjahui mereka.


"Mama sudah selesai.?" Tanya Marvin,dia tau jika Ibunya tidak menyukai Serena.


"Menurutmu...Mama bisa berlama-lama disini,melihat kelakukan Putraku satu-satunya yang sangat memalukan ini.?" Sinis Nyonya Anita,menyeret Putranya menuju pintu luar.


"Ma...Jangan menyeretku Ma..Aku bukan anak kecil." Protes Marvin,dia sudah seperti balita yang di seret Ibunya.Karna telah melakukan kesalahan.


"Mengapa kau seberuntung itu Serena...Hingga kedua pria itu,memperebutkanmu.Apa kurangnya aku di banding dirimu ?" Ucap Helena dengan mata berkaca-kaca,mengepalkan kedua tangannya hingga memutih.


Dari awal gadis manja itu melihat Kakaknya di dalam dekapan pria yang di inginkan Helena untuk menjadi suaminya.Namun semua itu,hanya tinggal keinginan belaka.Karna Serena telah merebutnya darinya.


Kemarahan Helena semakin meningkat,saat mengetahui Tuan Muda Ariston muncul.Pertikaian mereka terekam dalam kedua mata Helena,membuat Helena semakin membenci Kakaknya.


"Tunggu saja,aku akan membuatmu hancur Serena..Aku membencimu."


TBC


Haii readers...


Maaf ya kemarin tidak up,karna Author sedang sibuk jualan di dunia nyata,begitu ada waktu luang sebisa mungkin saya sempatkan nulis.


Mohon dukungannya ya 😊


Jangan lupa tinggalkan jejak 🙏

__ADS_1


__ADS_2