
Udara Sejuk di pagi hari ,Burung burung saling bersautan berkicau riang.
Saat ini Waktu Menunjukan Pukul 06.00 . Sebagian orang masih berada di mimpi Indahnya .namun itu tidak berlaku bagi Wanita Cantik dengan stelan baju Khusus Olah Raga dan Rambut yang dikuncir kuda.
Sudah Menjadi rutinitas Serena , berolah raga ringan Di pagi hari.sejak pagi senyum manis terpampang nyata di wajah cantiknya.Pertemuanya dengan Marvin Ariston Semalam, membawa kepuasan tersendiri untuknya.
*Flashback On
"Aku ingin meluruskan Sesuatu padamu Tuan Marvin Ariston " Tegas Serena dengan mimik Wajah Serius.
"Tidak Perlu Terlalu Formal. cukup Panggil Namaku saja tidak perlu embel embel Tuan " Marvin tergelak. ini pertama kali dirinya menghadapi wanita sedingin Serena.biasanya Wanita wanita di luar sana akan menempel , menjilat seperti lintah.melihat Serena membuat Marvin tertantang menggenal serena lebih dekat.
" Maaf kita tidak Sedekat itu " Serena benar benar tidak berniat menjalin perjodohan itu.karna itulah dia meminta di depan keluarganya untuk Bicara 4 mata pada pria Tampan di depannya.
Di ruang Keluarga ,setelah mengenalkan diri masing masing.Reza dengan terburu buru meminta kelanjutan perjodohan itu.Tentu saja Tuan dan Nyonya Ariston Sanggat Setuju, melihat Calon menantu seperti Serena. bukan hanya terhipnotis atas kecantikan dan keanggunannya saja. Mereka sanggat yakin wanita cantik yang di jodohkan dengan putra tersayangnya itu Adalah Wanita yang mendekati sempurna.
Tidak Seperti wanita wanita yang Selama ini mereka temui.Melihat itu Serena tidak Akan tinggal Diam, Dengan Sopan Serena meminta untuk bicara Berdua Dengan Marvin.Alasan yang di berikan untuk bisa menggenal lebih jauh sebelum hubungan itu terlalu dalam.
"Bukan kah Kita disini untuk menggenal lebih dekat " Marvin Sedikit kesal merasa di permainkan wanita di depannya ini.
"Aku tidak menyukaimu ,Dan aku tidak bisa menikah dengan pria yang tidak Aku sukai " jawab serena terus terang , serena memang tidak suka bertele tele.
" Mengapa kau tidak menyukaiku ..? Apa Aku tidak cukup tampan untukmu ..? ribuan wanita di luar sana, mengunakan banyak cara untuk menjadi istriku..Dan Kau Dengan Terus Terang Menolak ku Nona " Seringai Marvin . berjalan maju mendekati Serena.
Langkah Serena mulai mundur, nyalinya sedikit menciut.
"A Apa yang kau lakukan ?" Serena mulai terpojok hingga tubuhnya menatap tembok.
Tubuh Mereka Begitu dekat, sanggat dekat.
kedua tanggan Kekar Marvin Menggunci tubuh munggil Serena. Mata elangnya menatap 2 bola mata lentik di depanya.sungguh pemandanggan indah bagi Marvin
" Matanya Indah Sekali ,Hidung mancungnya , Bibir munggilnya...Akkhhh . Aku bisa gila .Sanggat indah. Kau milikku ,Serena mulai Hari ini kau adalah miliku. Milik Marvin Ariston.
" Batin Marvin.Melihat Serena dari dekat benar benar membuat pertahanan dirinya mulai runtuh.
"Menyingkir...Apa yang Kau lakukan " Serena berontak , mendonggak melotot memandang Marvin
"Tidak akan . aku tidak akan menyingkir sebelum kau menjawabnya. Mengapa kau tidak Menyukaiku ? " Tanya Marvin, Menunduk wajah Serena yang begitu kesal membuatnya terlihat menggemaskan.
"Karna Aku Sudah Memiliki Kekasih ,Aku sudah Mencintai seseorang dan aku hanya akan menikah dengannya " Tegas Seren,dia mengunakan alasan ini untuk lepas dari perjodohan yang tidak di inginkanya.
Deg
"Siapa . Siapa Pria itu " Ada kekecewaan di hati Marvin
"Kau Tidak Perlu tau , Aku Sanggat Mencintainya dan aku tidak bisa menghianatinnya.Aku menolak Perjodohan ini." Serena menunduk berharap bisa mengelabui pria di depannya ini.
" Lalu mengapa kau tidak menolaknya ?.. bukankah dengan pertemuan ini Artinya kau sudah menyetujuinya ?" ucap Marvin tak terima. di dalam hidup Marvin membenci yang namanya penolakan.
" Papa mengancamku... jika Aku menolak bertemu denganmu..Maka Papa akan menyuruhku meninggalkan kamarku selama sebulan, bagaimana bisa Aku Tidur Di luar kamar Selama itu .Hikss hikss ... " akting Serena berusaha mengeluarkan air mata buayanya.entah keberanian apa yang dimiliki serena untuk melakukanya.
" Cupp cupp jangan menanggis.. jika mereka mendengarnya .mereka akan memarahiku karna membuat putrinya menanggis. Kemari duduklah " Melihat serena terisak membuat Marvin luluh. emosi yang tadi membuncah hilang entah kemana.
" Aku akan berhenti menanggis jika Kau berjanji untuk membantuku " Serena semakin terisak ,Air mata nya mengalir deras.
"Ehh.. mengapa Air mataku mengalir deras malam ini ? bukankah ini hanya pura pura ? " Sambung serena dalam hati
"Baiklah Aku akan membantumu , sudah berhentilah menanggis. Apakah Menjadi putri pertama Dharmawangsa membuatmu sanggat tertekan .Sehingga dengan mudahnya kau Mengeluarkan Air matamu ini.." Ucap Marvin menenangkan Wanita yang masih menanggis itu.
" Berhasil " Sorak serena dalam hati
__ADS_1
"Benarkah " Mata serena berbinar mengusap kasar air matanya.
" Marvin..Maafkan aku . tapi aku benar benar tidak bisa menikahimu. jujur saja saat ini aku belum bisa memberitau mereka. Bisakah kau menyembunyikan ini dari mereka ? " serena yakin Pria ini akan bersedia membantunya
"Huhh... Baiklah aku akan membantumu " Marvin berjanji
Dalam hati menolak keras, namun dia tidak ingin kehilangan kesempatan emas untuk menggenal Serena lebih dekat.Marvin yakin dengan membantu Serena akan lebih mudah untuknya mendekati Serena.
Entahlah . Apakah sang Casanova kini sudah jatuh cinta Pada Wanita itu. Sehingga Rela melakukan Hal yang tidak pernah Marvin lakukan Sebelumnya.
*Flashback Off
" Papa.. kau ingin bermain bukan , Maka mari kita Bermain " Seringai Serena
****
Tak terasa waktu sudah menjunjukan pukul 14.00 Wanita Cantik itu baru saja menghabiskan Makan siangnya dengan sang Sahabat yang tak lain adalah Manajer Caffe Serena Sendiri dan kembali ke ruangan Pribadi miliknya.
Serena kini tenggah menunggu seseorang di dengan perasaan yang tak menentu, sejak tadi jantungnya berdetak sangat cepat serasa ingin melompat keluar . beberapa jam yang lalu pria yang berhasil mencuri hatinya itu, menghubungginya dan meminta bertemu Di Caffe miliknya.
Tok...tok
" Masuk " Teriaknya
ceklek
" Nona Ada Tuan Kenan Di luar , ingin bertemu denganmu" Ucap vina Memberi Tau Majikanya.
"Biarkan Dia Masuk Vina . Dan Setelah ini jangan biarkan siapapun Masuk Ke ruanganku.Ada hal penting yang ingin aku bicarakan dengan Tuan Kenan. " Perintah Serena.entah mengapa jantung Serena berpacu begitu mendengar Ken datang.
" Baik Nona " Jawab Vina undur diri
Ceklek
"Selamat Siang Calon istriku " Sapa pria Tampan dengan Setelan jas motif garis garis itu, dengan Senyum manisnya.Berjalan mendekati Serena.
Senyum Serena pudar setelah mendengar pria itu menyebutnya Calon istri.
" Hentikan Omong kosongmu Ken .Aku sedang tidak ingin berbasa basi " mata elang serena menatap tajam pria yang tenggah tersenyum manis kearahnya.
"Hahaa " Tawa Ken pecah.langkahnya berhenti , berjongkok tepat di depan Wanita cantik yang tenggah menatapnya tajam.
"Aku ingin lihat . Apakah Semalam Calon istriku ini bersenang senang bertemu dengan Calon mertuanya dan Calon Suaminya ?" Bisik Ken.
"Kau...Bagaimana kau tau ? Kau memata mataiku ? Katakan padaku di Kediaman Dharmawangsa. Siapa yang bekerja denganmu ?." Todong Serena, belakang telingganya Panas merasakan deru nafas pria tampan itu.
"Haha Tentu saja Aku tau. bahkan Sekecil apapun yang Kau lakukan Aku selalu tau Serena " Jawab ken. Tanggan kekarnya memegang rambut Serena menghirup helaian rambut panjang Serena.
Aroma shampo buah d rambut serena menyeruak masuk di hidung mancungnya.
Aroma itu kini tengah Menjadi candu baginya.
Menempatkan mata mata di Kediaman Dharmawangsa. membuat Kenan Dengan Mudah Mengetahui Apa Saja yang terjadi.Bahkan Pertemuan Perjodohan itu pun dengan cepat di ketahuinya.
Pagi pagi sekali Kenan Menghubunggi Wanitanya, meminta Bertemu. Cemburu sanggat Cemburu Kenan Saat ini.
Beraninya Mereka mengatur Perjodohan untuk Wanitanya.Kini Kenan Harus Berhati hati.tidak ingin Sampai Hal ini Terjadi lgi.
__ADS_1
" Serena Apa yang Kau pikirkan ..? Dengan berani Meminta pria sialan itu membantumu bersandiwara " Tanya Ken menatap lekat wajah serena.Wajahnya berubah serius.
Ke cemburuan itu tidak bisa d sembunyikan lagi.
"A aku.." Serena merasa bersalah melakukan itu namun ia tidak punya pilihan lainkan.
"Jawab Serena ?..Aku ingin mendengar jawabanmu. Serena Aku sanggat mencintaimu. Bagaimana aku bisa melihat Wanita yang aku cintai Bersama Pria sialan itu. Sekalipun hanya untuk berpura pura aku tidak akan bisa." Mata Kenan berusaha mengendalikan emosinya. tidak ingin lepas kendali , takut akan menyakiti serena.
"Lalu aku harus apa Kenan ?.. Menolak pun tidak bisa , Ken kau tau ini bukan Keinginanku. Di hianati Keluargaku , di gunakan sebagai alat.Berjuang sendiri di dalam rumah itu tidak mudah untukku , apalagi yang bisa aku lakukan Ken ?" Tangis Serena pecah ,air matanya mengalir deras .hidup di dalam kepalsuan itu membuatnya tersiksa.
Deg
Rasa cemburu di hati Ken membuatnya lupa tentang kepahitan hidup Wanita di depannya ini.
Grepp
"Maafkan Aku Serena Maafkan aku" Sesal Ken . Lengan kekarnya menarik tubuh mungil di depan nya ke dalam pelukanya.
Aroma Maskulin di tubuh kekar Ken, Membawa ketenangan tersendiri untuk Serena. Nyaman , Aman itulah yang di rasanya saat berada di dekat pria tampan itu.
" Aku Lelah Ken..." Ucap Serena di sela sela isakannya
" tenanglah Serena. ada aku disini " Ucap ken menenangkan Serena ken berharap isakan itu segera berhenti.Bagai belati tajam menusuknya saat melihat air mata serena.
"Aku Berjanji Setelah ini Aku akan memberitaumu siapa dirimu sebenarnya " Ken Berjanji , harapan ken keputusan ini benar
"Benarkah " Serena mendongakan kepalanya , Menatap wajah ken. mencari tau kebenaran ucapanya
" Hemm maka berhentilah menangis , hatiku sakit melihatnya . Serena di masa depan jadilah lebih kuat , tangguh seperti yang kau ucapkan saat masih bocah dulu. jangan mudah mengeluarkan air mata ini " Ken mengusap lembut Air mata di pipi mulus Serena.Segera tangan nya mengunci pinggang ramping Serena.
Cup
Mata serena melotot, tiba tiba merasakan benda kenyal menempel di bibirnya.Seketika tersadar berusaha berontak memukul dada bidang Ken.Barusaja ingin Protes
Hemmmpp
Ken tidak membiarkan Serena bicara,meraih tengkuk Serena memperdalam ciumanya.Ken melum*at , menjelajahi setiap rongga mulut Serena.tidak memperdulikan sepasang pukulan pukulan tangan mungil di dada bidangnya.
Setelah Beberapa menit,Ken merasakan pukulan tangan itu melemas.Wanita di depanya telah kesulitan bernapas.Ken menyudahi ******* itu.
"Hah...Hah...Hahh "
ciuman itu berhenti Serena terenggah enggah berusaha menghirup udara dengan rakus.
"Kau gila Ken. Kau gila, Tidak Sopan. mengambil ciuman paksa seorang Gadis.. "Maki serena , tidak terima ciuman pertamanya di ambil secara paksa
Dengan lembut Ken mengusap bibir mungil basah Serena karena ulahnya.mengabaikan makian yang keluar dari bibir mungil itu.Merengkuh tubuh mungil itu kembali.
"Biarkan seperti ini Serena. Aku sangat merindukanmu..Melihatmu bersama Pria Sialan itu membuatku kehilangan kendali Serena.membuatku takut kehilanganmu.Perpisahan Kita di masa lalu membuatku tersiksa , aku dapat melihatmu tapi tidak dapat mendekatimu ,tidak dapat memelukmu.tidak bisa bicara denganmu dengan leluasa seperti ini. Serena Kau tau pura pura tidak mengenalimu itu sangat sakit " Jelas Ken Panjang lebar , bukan hal yang mudah bagi Ken mengungkapkan semua ini.mengatakannya membuat Ken meneteskan air mata.
Merasakan Basah di pundaknya, segera Serena tersadar bahwa pria yang tengah meneluknya dengan erat ini menangis.Tangan Serena membalas pelukan itu.semakin menengelamkan Wajahnya ke dada bidang Ken.Seolah mencari kenyamanan.
Merasa Serena membalas pelukanya membuat Ken semakin mengeratkanya.
TBC
Haiii...
Selamat Membaca...
Mohon Dukungan like dan komenya ya.
__ADS_1
Mohon Maaf bila Masih Ada Salah Kata banyak typo ini Novel Pertamaku 🙏🙏