Cinta Seorang Serena

Cinta Seorang Serena
Maafkan Aku


__ADS_3

Nampan yang semula di pegang Kenan,telah di letakannya di meja sebelah ranjang.Pria tampan itu berbalik dan memeluk erat tubuh istrinya,walaupun langsung mendapatkan penolakan dari istri cantiknya Kenan tidak menyerah untuk terus berusaha mempertahankan pelukan hangatnya.Tenaganya yang kuat membuat istrinya tidak berdaya dan mulai berhenti memberontak.


"Lepaskan aku." Ketus Serena,saat ini dia sedang marah.


"Maafkan aku sayang," Bisik Kenan,karna tubuhnya yang tinggi pria itu menunduk untuk mencium pucuk kepala istrinya yang masih sangat marah padanya.


"Kau tau...Aku sangat mempercayaimu,sejak kau hadir di dalam hidupku kau memberiku banyak cinta.Kau membuatku menjadi wanita yang paling bahagia saat kehidupanku sendiri sudah hancur karna semua kepalsuan yang aku dapatkan..." Serena berhenti sejenak," Tapi dengan sekejap kau sendiri yang menghancurkan kepercayaanku." Ucap Serena,wanita itu mengigit bibir bawahnya mencoba menahan air bening agar tidak mengalir.


"Sayang..." Hati kenan seperti di hujani ribuan belati mendengar pernyataan pahit dari istrinya.


"Aku tidak tau apa yang membuatmu melakukannya ? Mungkin semua ini kau lakukan juga untuk kebaikan diriku...Tapi bukan kebohongan yang aku inginkan,apapun alasanmu.Aku sangat kecewa padamu." Lanjut Serena,wanita itu tidak menghiraukan panggilan suaminya.


"Maafkan aku sayang." Lembut Kenan,dia tidak tau jika apa yang di lakukannya justru akan membuat istrinya terluka.


"Saat itu aku tidak bisa memberitahumu,karna keadaanmu sedang tidak baik..Tidak ingin semua hal ini menganggu kesehatanmu,itu sebabnya aku memilih menyembunyikannya darimu..Sayang percayalah padaku,aku tidak melakukan ini karna keinginanku.." Kenan memohon,melepaskan pelukan eratnya dan memutar tubuh mungil istrinya.


Di sana terlihat jelas wajah kecewa Serena yang di tunjukan padanya,Kenan tidak berharap jika pada kenyataanya dirinya sendiri lah yang menyakiti hati istrinya.Apapun alasanya dirinya tetap berbohong pada istrinya,dan ini memang kesalahan yang di buatnya.


"Tidak perlu membahasnya,lepaskan aku...Aku ingin mandi." Serena menghindar secara halus,wanita itu sebenarnya sudah tidak marah.Hanya saja hatinya masih kecewa karnanya.


"Tidak kau harus makan terlebih dulu,sejak siang kau belum memakan apapun sayang." Bujuk Kenan,dia tau istrinya sedang menghindarinya dan Kenan tidak ingin memaksa istrinya untuk memaafkannya,Kenan akan menunggu beberapa saat lagi,dirinya juga akan mengambil kepercayaan istrinya yang saat ini sedang ternoda karna ulahnya sendiri.

__ADS_1


Kenan mendudukan istri cantiknya di ranjang.Melihat tidak ada penolakan dari istrinya,Kenan mengambil nampan yang berisi makanan lezat yang di bawakannya untuk istri tercintanya.Dengan lihai tangan kekarnya,mulai menyuapkan Steak lada hitam favorit istrinya.


Serena menerima suapan itu.Dia memang masih kecewa dengan kebohongan yang di lakukan suaminya,tapi Serena bukan lagi remaja labil yang tidak bisa mengendalikan emosinya.Serena tau apa yang harus di lakukannya,dan yang tidak di lakukannya.


"Bagaimana surat adopsi Mikha,,? Apa sudah selesai." Tanya Serena iseng,setelah di pikir-pikirnya suaminya tidak membahas apapun tentang proses adopsi itu padanya.


Deg---


Jantung Kenan berdetak cepat saat mendengar pertanyaan yang keluar dari bibir istrinya.Sejak lama Kenan berusaha menghindar pertanyaan ini dari istrinya,dan dengan segaja pria itu tidak memberitau istrinya tentang proses adopsi ini.Jujur saja,sebenarnya masalah ini masih belum bisa dia selesaikan.Tim pengacaranya,masih berusaha menyelidiki lebih lanjut tentang berbagai penghalang yang membuat proses adopsinya terhambat.


Serena mengerutkan dahinya,menatap suaminya yang masih bungkam.Kini wanita itu sangat yakin jika ada sesuatu lagi yang tidak di ketahuinya sampai sekarang,tanpa menunggu lama,Serena meluncurkan pertanyaan pada suaminya.


"Apa ada masalah..?" Serena berusaha mencsri tau,tidak ingin berfikiran buruk dulu untuk saat ini.Dia bahkan baru saja menerima dengan legowo tentang kebohongan suaminya,apa saat ini ada masalah baru lagi yang tidak di ketahuinya pikirnya.


"Kau yakin...?" Serena curiga masalah yang di hadapi suaminya, adalah masalah yang berat.


"Percayalah padaku sayang..Ayo habiskan makananmu." Kenan berharap semua yang di katakan pada istrinya ini,akan segera terjadi.


"Aku tidak ingin meminum pil kb itu lagi,aku ingin bisa menjadi ibu dari anakmu." Tegas Serena,wanita itu sudah tidak memperpanjang pembicaraan tentang proses adopsi putrinya.


Sebagai gantinya wanita cantik itu dengan kekeh,menolak meminum pil itu lagi.Apa yang perlu di cemaskan ? Bukankah saat ini dirinya sudah merasa sangat sehat.

__ADS_1


"Baiklah...Aku akan bicara dengan William tentang ini,jika tidak masalah maka apa yang kau inginkan akan terwujud..Sayang percayalah padaku,aku melakukanya karna tidak ingin membuatmu kesakitan."Kenan menjelaskan.


Serena menunduk,tidak menanggapi penjelasan suaminya.Sebagai seorang wanita tentu saja dia ingin melahirkan keturunan untuk suami yang di cintainya.


"Maafkan aku." Cicit Serena,sejauh ini dirinya merasa bersalah pada suaminya.


"Maafkan aku karna tidak bisa menjaga diriku sendiri,maafkan aku karna menyusahkan dirimu."Sesal Serena,dia merasa buruk menjadi istri bagi Kenan.


Jangankan dapat membahagiakan suaminya,bahkan memberikan keturunan untuk suaminya saja keadaan tubuhnya masih belum mampu.Apapun yang di lakukan suaminya,memang membuatnya kecewa.Tapi Serena yakin suaminya melakukannya karna tidak ingin menyakiti dan terlalu mencintai dirinya.


Pleetakkk


"Dasar anak nakal,apa yang kau bicarakan hem..?" Kenan menyentil kening istrinya.


Bisa-bisanya istrinya mengucapkan hal seperti itu,baginya Serena adalah permata baginya.Memilikinya membuatnya sangat beruntung,Kenan telah menunggu sangat lama untuk memiliki gadis kecilnya ini.Lalu saat sudah bisa memilikinya,Kenan tidak akan membiarkan istrinya terluka,tidak akan membiarkan istrinya merasa bersalah.Kenan hanya akan memberikan kebahagiaan saja untuk istri tercintanya,Kenan akan memberikan seluruh dunia ini jika istrinya memintanya.


Serena mengusap keningnya yang memerah karna sentilan dari tangan kekar suaminya,wajah cantiknya cemberut.


"Haha..." Melihat mimik wajah istrinya seperti ini,membuat Kenan tergelak," Aku mencintaimu Serena,sangat mencintaimu." Ungkap Kenan memeluk erat tubuh mungil istrinya.


TBC

__ADS_1


Hai jangan lupa tingalkan jejak ya , baca juga novelku yang lainnya 😊🙏


__ADS_2