Cinta Seorang Serena

Cinta Seorang Serena
Pemaksaan


__ADS_3

Melihat suasana menegang Faisal mulai mengambil langah menenangkan Reza.dengan sekali melihat Serena. membuat Faisal yakin bahwa ada sesuatu yang berbeda dari anak itu.


"Serena pergilah . biar Paman yang bicara pada Papamu, tidak seharusnya kalian bertengkar seperti ini." Bujuk Faisal Melirik Serena.


Tanpa sepatah kata pun Serena mengambil Tasnya dan melangkah keluar meningalkan Meja makan.Tidak memperdulikan Tatapan Reza yang melotot padanya.


Brakk


"Beraninya Anak itu..."


"Saila bawa Helen Masuk." Titah Faisal bicara pada Saila. Faisal tidak akan membiarkan Helena melihat Semua ini.


"Tapi Paman..." Rengek Helena.


"Sayang. ikuti Mamamu." Ucap Faisal lembut.mengelus pucuk Kepala Helena.


Helena mengerucutkan bibirnya , tapi tidak membantah.Berjalan mengikuti Saila.


Kini Reza dan Faisal berada di ruang kerja Reza.tidak ingin Apa yang mereka bicarakan di dengarkan orang lain.Kalau mereka sudah bersama.akan ada rencana licik yang akan mereka jalankan.


" Reza . Berhentilah bersikap seperti ini , redakan Amarahmu." Ucap Faisal tenang . wajahnya terlihat Serius.


" Kau lihat Faisal . Anak itu Sudah mulai membangkangku, Pertama membuat ulah membuatku Rugi Besar.Dan Sekarang..."


" karna itulah Kau harus Tenang, Anak itu Sudah bukan Anak yang kau besarkan Selama ini Reza ." Jelas Faisal. memotong ucapan Reza. dan selama ini tidak ada yang berani melakukannya kecuali Faisal.


Dalam hal ini Faisal memang Ahlinya.di masa lalu semua kejahatan yang Reza lakukan juga ada campur tangan Faisal di dalamnya.


"Apa maksudmu Faisal..?" Tanya Reza.namun di dalam otak liciknya menerawang jauh, mulai mengerti ucapan Faisal.


"Ya..Benar apa yang kau pikirkan Reza .Anak itu Sudah mengetahui sesuatu." Jawab Faisal mengangguk.menatap mimik wajah Sahabatnya itu.


Prangg


"Sialan..Bagaimana Anak itu Tau Faisal .? kita sudah menghilangkan Semua bukti itu.Saat Kakak menyelidiki penculikan Saira pun , Kakak gagal melakukannya." Sulut Reza. Melempar Vas bunga yang ada di meja kerjanya.

__ADS_1


"Kau harus berhati hati mulai sekarang Reza . gunakan Otakmu bukan ototmu , Terlepas dari mana Anak itu tau. yang jelas ada seseorang di belakang Anak itu. dan seseorang itu tau semua kejahatanmu ." Ucap Faisal dengan nada tenang.


"Apa rencanamu Faisal ?" Tanya Reza.memiringkan kepalanya.


"Mudah saja Reza . Kau hanya perlu menyingkirkan setiap rintangan dari jalanmu.Sudah Waktunya kau Menyingkirkan Anak itu.


Kau membesarkanya Dulu untuk kau jadikan Alat, namun sekarang Alat itu sudah mulai melukaimu. Maka Singkirkan.." jawab Faisal.


"Tapi sampai Sekarang kita belum menemukan Saira..sejak hari kita kehilanganya.Wanita itu belum berhasil kita temukan." Ucap Reza. fikirannya mengenang kejadian beberapa Tahun silam.


Ya !! Reza hanya bisa menyekap Saira 5 Tahun Lamanya. Setelah itu gudang kumuh yang Reza gunakan untuk menyekap Saira pun hangus terbakar.Namun Setelah di Selidiki tidak ada tanda tanda tubuh seseorang hangus terbakar. penyelidikan itu menguatkan dugaan mereka jika peristiwa kebakaran itu terjadi karna di sengaja, untuk mengecoh orang orang Reza.Yang bertujuan mengeluarkan Saira.


Sampai sekarang pun Reza dan orang orangnya belum menemukan pelaku yang sebenarnya. bahkan Saira pun gagal mereka temukan.Mereka sempat menduga jika Angga pelaku kebakaran itu.


Namun dugaan mereka salah, karna tidak lama kemudian Orang orang Reza juga menginformasikan bahwa diam diam Angga mencari keberadaan Saira juga. yang artinya Angga bukan pelaku peristiwa kebakaran itu.


"Tidak perlu memikirkan itu Reza . jika Saat itu Saira bisa di selamatkan atau bisa melarikan diri. bukankah sudah Seharusnya dia muncul mencari Suami dan putrinya. bahkan sampai sekarang pun tidak terlihat. yang artinya Saira bukan lagi ancaman bagimu." Tegas Faisal.


"Secepatnya Singkirkan Anak itu . semakin cepat kau melakukannya , semakin baik untukmu." Sambungnya lagi. kemudian Faisal beranjak , menepuk bahu Reza sebelum berlalu dari ruangan itu.


Setelah melangkahkan Kaki keluar dari Kediaman Dharmawangsa Serena memutuskan untuk Menemui putri Angkat nya.Banyak kejadian yang di Alaminya hingga belum sempat menginjakan kaki ke Panti lagi.


berharap dapat sedikit menghibur diri saat menemui putri angkatnya.


Di dalam mobil Serena memejamkan mata, menyenderkan tubuhnya. fikiranya melayang menginggat kejadian di meja makan pagi tadi.


"Ya tuhan . hatiku sakit harus melakukan ini , tapi apa yang bisa aku lalukan..? Mereka membunuh orang tuaku. aku membencimu .. sangat membencimu Pa . Tapi aku juga mencintaimu." Lirih Serena Tanpa permisi Air matanya kini sudah mengalir deras.kedua tangannya saling mengepal.


Bukan hal yang mudah bagi Serena untuk melawan Reza seperti yang di lakukannya pagi ini. bahkan pada Saat Serena mendengar bahwa dia di jadikan alat untuk tujuannya pun.Serena masih sanggat mencintai kedua orang tuanya. tidak di pungkiri jika hati serena hancur , merasa bahwa keluarga yang selama ini memberinya kasih sayang, cinta itu hanyalah kepalsuan Saja.


Namun Hatinya masih menolak percaya , bahkan Cinta untuk Reza dan Saila masih sangat besar. perbandingan kasih sayang yang mereka berikan terhadap dirinya dan Helena pun sama sekali tidak di pedulikan Serena. dia hanya berfikir bahwa Helena Adalah Anak bungsu dan wajar jika mendapatkan lebih besar kasih sayang darinya.


Namun Setelah mendengarkan Kebenaran dari Kenan semalam.membuat matanya terbuka jika mau tidak mau Serena harus melawan orang yang selama ini membesarkannya. yang selama ini memberinya Cinta , meski sekarang dia tau bahwa Cinta untuknya hayalah kepalsuan saja.


Kini Serena perlahan harus mengabaikan hatinya, rasa cinta yang masih ada untuk Reza dan Saila pun harus Serena kubur dalam dalam.Sungguh perjuangan yang tidak mudah.

__ADS_1


Ssiiittttttt


Mobil yang di tumpanggi Serena pun berhenti mendadak Saat ada mobil mewah tiba tiba menghadang di depan mobilnya.


Seketika Serena terhuyung kedepan, terkejut.


"Ada apa Pak .? Tanya Serena pada Pak Firman.


"Maaf nona . tiba tiba ada mobil menghadang mobil kita ." Jawab Pak Firman


Tok..Tok ..


Penghuni mobil yang menghadangnya pun keluar dan mengetuk kaca jendela mobil Serena.Dengan Ragu Serena membuka sedikit Kaca mobilnya.


"Marvin...."Serena melotot tidak percaya. ingin rasanya memukul pria di depannya ini.


"Serena . turunlah sebentar Please.." Bujuk Marvin. mau tidak mau pun Serena ahirnya turun.


"Ada Apa..? Apa kau tau tindakanmu ini sangat berbahaya . Menghadang mobil seenaknya. bagaimana jika Pak Firman tidak dengan segera mengerem mobilnya .?" Cerocos Serena. benar benar di buat kesal pada pria yang ada di depannya ini.


"Ikut Aku Serena.." Tanpa menghiraukan omelan Wanita di depannya itu. dengan Segera Marvin menarik paksa tangan Serena.


" Heii..Apa yang kau lakukan...lepaskan aku .Marvin Kau gila. Marvin..." Teriak Serena.berontak memukul mukul tangan kekar yang menariknya secara paksa.


"Diam..." Tegas Marvin.tanpa menghiraukan teriakan Serena. Marvin memasukan Serena secara paksa ke dalam mobilnya. segera mobil yang di kemudikan Asistennya itu pun melaju cepat.


TBC


Haiii....


Selamat Membaca...


Mohon dukungan like dan komennya ya.Jangan lupa di masukan Ke Yang Ter Faforit.


Mohon Maaf bila masih banyak salah kata dan typo. ini novel pertamaku 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2