Cinta Seorang Serena

Cinta Seorang Serena
Aku Mencintaimu


__ADS_3

"Siapa yang melakukan ini pada Putraku ?" Tanya Nyonya Anita.


"I Itu Nyonya.." ucapan Jack terbata. Tangannya mengelap Kringat yang mengalir di pelipisnya. Kini Jack tengah berdiri di depan Nyonya-nya, sedang di introgasi habis habisan.


"I itu apa Jack ? Cepat katakan. Jack Kau Di tugaskan untuk berada di sisi putraku, yang artinya sebelum bahaya bisa menyentuh putraku kau lebih dulu yang harus menghadang bahaya itu untuknya." Cerocos Nyonya Anita. Kedua matanya menatap tajam Asisten putranya itu.


Tidak lama Setelah keributan yang terjadi di Apartemen Marvin.Salah satu orang yang di tugaskan Nyonya Anita untuk membuntuti Putranya Selama ini, melapor padanya.jika kini Marvin sedang babak belur.


Mendengar putra kesayanganya babak belur membuatnya Naik pitam.Seketika membuatnya pergi menemui putranya.dan benar saja kondisi Marvin sangat menyedihkan, Wajah tampan yang di bangga banggakan selama ini penuh dengan memar.


"Tu Tuan sedang ber berkelahi dengan Tuan Muda Anderson." Jawab Jack, nyalinya benar-benar menciut saat mendapatkan tatapan yang begitu tajam.


"Tuan Muda Anderson. Putra tunggal Clara Anderson , Anderson yang itu maksudmu Jack ?" Tanyanya lagi pada Asisten itu.


"Benar Nyonya ."


"Kurang Ajar.. beraninya putra Clara itu membuat Putraku Seperti ini.Aku akan menemuinya Sekarang." Runtuk Nyonya Anita.


Nyonya Anita sanggat mengenal Keluarga Anderson. Apalagi Clara Anderson, rupanya mereka seperti musuh bebuyutan jika bertemu tidak pernah Akur. Selain merasa Seperti Saingan Bisnis, Clara Anderson merupakan saingan Cinta Nyonya Anita di masa lalu. Ya !! di masa lalu Nyonya Anita mencintai Pitter Anderson.


"Jaga baik-baik putraku Jack .Jika terjadi sesuatu padanya Kaki dan tanganmu akan terpisah dari tempatnya ." Ancamnya beranjak dari Sofa keluar dari Apartemen Milik putranya.


Glekk


Mendengar Ancaman itu pun membuat Jack menelan Salivanya.


***


Seperti dugaan Kenan Pagi ini Reza Akan Pergi ke luar kota guna mengunjungi Proyek yang baru baru ini menjadi Salah satu prioritas Dharmawangsa Group. Reza berharap besar proyek ini bisa menutup sedikit kerugian yang di alami Dharmawangsa Group karna pembatalan kontrak yang di lakukan Ariston Group.


Pembatalan Kontrak Kerja yang di lakukan Ariston Group membuat Dharmawangsa Group mengalami kerugian yang cukup besar.Ini lah Alasan yang membuat Reza sangat murka dan membenci Serena.


"Ma..Jangan biarkan Siapa pun Mengeluarkan Serena .Jangan sampai ada yang memberi makan atau minum anak itu." Pesan Reza pada Saila.


" Ya Paa.."

__ADS_1


" Aku sudah menempatkan 20 pengawal tangguh di rumah ini Untuk berjaga-jaga.Aku baru bisa kembali Besok Pagi." Sambungnya lagi segera melangkah keluar dari rumah itu.


" Baiklah Saila. Ini saatnya Kau memanjakan Dirimu, Mari kita habiskan Uang Suamimu itu." Gumam Saila tersenyum sendiri.


"Mobil yang membawa Reza sudah keluar dari Kediaman." Ucap Gerry melapor pada Kenan. Mereka mengunakan Earpiece untuk saling berkomunikasi.


"Bagus . Ada berapa pengawal di bagian Depan ?" Tanya Kenan.Sejak misi mereka di mulai perasaan Kenan Sangat gelisah. fikirannya hanya tertuju pada Serena, Kenan hanya bisa berharap Serena bertahan sampai dia datang.


"Jumlah Pengawal Ada 20 bos. di bagian Depan Ada 10, Bagian Kanan Ada 5, dan tepat di depan gudang ada 5. Mereka sebagian besar mengunakan senjata api Bos." Gerry menjelaskan Situasi yang ada.


" Kita mulai sekarang.Gerry kau memimpin bagian depan.Mike bagian Kanan dan Aku Sendiri yang akan menuju gudang" Titah Kenan.


"Baik Bos...Baik Kak ." Jawab Mereka Berdua.


Kini Kenan Membuka pintu Mobil.melangkah menuju Gudang Tempat Penyekapan Serena.Setiap langkah yang di ambil Kenan terlihat sangat hati hati. Orang orang Kenan yang di pimpin Gerry dan Mike pun sudah berhasil menyerang.


Penyerangan yang mereka lakukan di mulai dari Bagian Depan .Dan di susul bagian Kanan ini adalah Rencana yang di berikan Gerry guna mengecoh musuh.


Gerry memang Yang paling bisa di andalkan Kenan.Rencana brilian dan otak licik Gerry selama ini adalah kelebihan Gerry. dan mampu selalu membawa misinya dalam kemenangan.


Dorr dorr doorr


Para pelayan milik kediaman Dharmawangsa pun berteriak ketakutan.Pak Firman Sopir pribadi Serena pun mau tidak mau harus ikut membantu para pengawal Dharmawangsa.tentu saja supaya tidak di curigai Reza kan.


Kini Kenan Sendiri telah sampai di depan pintu gudang, Kakinya hampir di layangkan guna Menendang Pintu gudang.Namun di Hentikan 3 pengawal reza yang datang dari arah belakang Kenan. Sedang 2 di antaranya Sudah melawan Orang orang Kenan.


Bug Bug Bug


Kenan meninju Pengawal itu membabi buta.Melampiaskan Kemarahan yang sejak kemarin dia pendam. tidak Lama ke tiga pengawal itu pun tumbang.


Brakkk


Kenan Menendang pintu gudang itu.seketika Pandanganya begitu Sendu melihat keadaan gudang yang tidak layak di tempati. Kilatan Amarah begitu jelas di kedua matanya.


Kedua Mata Kenan berhenti di Sudut Gudang, melihat Serena meringkuk dengan keadaan yang begitu menyedihkan.Kilatan Amarah di kedua mata kenan berubah menjadi Air mata yang mengalir di kedua matanya.Tanpa pikir panjang Kenan Berlari menghampiri Wanita yang tengah meringkuk itu.

__ADS_1


"Serena..." Suara Kenan bergetar memanggil wanita itu.


"Serena. Ini Aku bangun Sayang." Ucapnya lagi berusaha menyadarkan Serena. Kenan menutupi tubuh mungil Serena dengan jas miliknya.


"Aaakkhhhh.."Teriak Kenan Amarahnya kembali membuncah melihat luka luka di wajah dan kedua lutut Serena.


Mendengar Teriakan Kenan pun membuat orang-orang Kenan berlari menuju gudang.


Pandangan Mereka begitu trenyuh melihat Keadaan yang begitu menyedihkan.


"Kak..Bawa Nona Serena Pergi dari tempat busuk ini." Mike mendekati Kenan.


Saat kenan ingin membopong Serena.Kenan mendengar Suara lirih dari Serena, membuatnya berhenti sejenak.


"Ken.." Suara itu begitu lirih nyaris tidak terdengar.


"Serena. iya Serena ini Aku, Aku disini." Jawab Kenan mendengar Serena memanggil namanya membuatnya menangis bahagia.


" Ken. A Aku Tau Kau Akan Datang ." dengan susah payah serena berbicara. namun matanya masih terpejam.


"Ken ..A aku Sangat Takut. A aku Mencintaimu ." Setelah mengatakan itu pun Serena tak sadarkan diri.


"Aku juga Mencintaimu Serena. Sangat Mencintaimu. " Ucap Kenan memeluk Tubuh munggil Serena. Kemudian segera membopongnya, membawa keluar dari gudang itu.


" Panggil William Mike. dengan membawa Dokter Wanita Secepatnya ." Titah Kenan. di balas anggukan Mike.


Mereka Semua berjalan Keluar di belakang Kenan. Terlihat Jelas Pekarangan Dharmawangsa sangat memprihatinkan karna perkelahian tadi. Pengawal-Pengawal Dharmawangsa pun banyak yang mengalami luka parah.


TBC


Haii...


Selamat Membaca...


Mohon dukungan like dan komennya ya.

__ADS_1


Jangan lupa di masukan ke yang Ter Favorit


Mohon Maaf bila masih banyak salah kata dan typo. ini novel pertamaku 🙏🙏🙏


__ADS_2