Cinta Seorang Serena

Cinta Seorang Serena
Amarah Kenan


__ADS_3

Di sebuah ruangan Kaca Terdapat Seorang pria tampan. dia tengah serius mendengarkan ide para Staf Olivier Group. beberapa Tahun yang lalu Kenan di berikan jabatan Presdir oleh sang Papa. Pitter Olivier Anderson.


Dalam pimpinan Kenan Olivier Group jauh menjadi lebih bersinar, Kenan Mampu Membuat Olivier Group mengepakkan sayap lebarnya. Bahkan Ariston Group dan Dharmawangsa Group Masih berada sedikit jauh di bawahnya.


Dreeettt Dreeettt


Perhatian Presdir muda dan tampan itu pun terpecah saat benda pipih yang berada di atas meja luas miliknya itu bergetar.Kenan menyeritkan dahinya menatap layar ponsel yang menunjukan Sebuah nama yang sedang menghubunginya itu.Tanpa pikir panjang tangan kekar Kenan mengeser layar hijau ponselnya.


"Tuan . Nona Serena..Nona di bawa paksa Tuan Marvin. Mereka..."


Brakkk


"Apa..!! Brengsek. Bagaimana Bisa Pria Sialan itu membawa Wanitaku." Pekik Ken.tanpa memberikan kesempatan Pak Firman melanjutkan ucapanya.


Pria Tampan itu pun tidak memperdulikan Para bawahannya, yang sedang memegang dadanya masing masing karna terkejut. mendengar junjungan mereka mengebrak meja dengan Kerasnya.


"Kalian Keluarlah ." Titah Mike . menatap para penghuni ruang rapat yang tengah mengelus dada.bahkan Mike pun juga sama terkejutnya.


Mereka pun dengan langkah terburu buru meninggalkan ruangan itu.


"Ka Kami sedang berada di jalan . me menuju Panti. tiba tiba mobil tuan Marvin Menghadang dan membawa paksa Nona Serena." Pak Firman terbata. Dengan Susah payah Pak Firman menyampaikan Kronologi kejadiannya.


" Sialan Beraninya dia. Aku akan membunuhnya." Geram Kenan.Tangannya meremas ponsel yang di gengamnya. memutuskan pangilan itu. Suaranya benar benar sudah memenuhi ruangan itu.


"Mike Kerahkan Gerry dan anak buahnya untuk mencari keberadaan Serena. Aku ingin kalian segera menemukannya ." Titah mutlak Ken.Melangkahkan Kaki lebarnya keluar.


"Baik Kak ."Jawab Mike. dengan Segera menekan nekan ponselnya, seperti sedang ingin menghubunggi seseorang.


***


"Marvin . Apa yang kau lakukan ? kau ingin membawaku kemana ? Turunkan Aku Sekarang juga. "Pinta Serena ,Sejak tadi dia tidak berhenti bertanya pada pria yang membawanya secara paksa itu.namun sama sekali tidak ada jawaban.


"Marvin...Apa kau mendengarku ?" Teriak Serena . kedua matanya melotot menatap Marvin.


"Diam..Diam Serena ," Teriak Ken tidak Kalah kerasnya.


Sejak tadi Marvin diam, supaya tidak lepas kendali.Tapi Wanita di sampingnya ini tidak berhenti bicara, dengan sengaja memancing emosinya .di saat Marvin tidak bisa menahan emosinya.Marvin akan lepas kendali dan dia takut benar benar akan menyakiti Serena.


"Diam Kau Bilang . Bagaimana Aku bisa diam saat kau dengan paksa membawaku seperti ini Marvin ?" Ucap Serena bergetar.mendengar teriakan Marvin membuat nyali Serena sedikit menciut.


"Kau harus ikut denganku Serena ." Tegas Marvin Sedikit menurunkan Suaranya.


"Mengapa Aku harus ikut denganmu ?" Tanya Serena.mencari tau apa tujuan Pria Ini membawanya.lebih tepatnya menyeretnya secara paksa.


"Karna Aku ingin Serena ." Jawab Acuh Marvin.

__ADS_1


"Tapi Aku tidak mau ikut denganmu Marvin.Turunkan Aku Sekarang." Ucap Serena,Bagaimana pun juga dia tidak mau ikut.entah ini hanya perasaannya saja atau apa.Melihat Marvin hari ini sepertinya ada yang salah dengan pria ini, itu sebabnya membuat Serena tidak ingin berada di dekatnya lebih lama.


"Aku tidak Akan melepaskanmu Serena . Kau Hanya Miliku ." Ucap Marvin dengan sengaja menekankan kata Miliku. tangannya mencengkeram Kedua lengan putih Serena.


"Ahh Sakit Marvin . Lepaskan kau menyakitiku " Serena Meringis, kesakitan kedua lengannya memerah karna cengkraman kuat Marvin.


Melihat Serena Kesakitan pun, membuat Marvin melepaskan cengkramannya.bergeser menjauh sedikit dari tempat Serena Duduk.


"Maka Diam duduklah. jangan banyak bicara Serena, jangan membuatku lepas kendali ." Ucap Marvin Tegas, pandangannya melihat ke sisi lain.


Mendengar Marvin mengatakan itu membuat Serena diam.Di dalam hatinya kini benar benar merasa takut,Seketika di otaknya melihat bayangan Kenan.Namun sialnya kini Serena tidak membawa ponselnya.Tas beserta ponselnya bahkan tertinggal di mobilnya.Serena hanya bisa berharap agar segera lepas dari pria mengerikan di sebelahnya ini.


"Ken . Aku Merindukanmu Akankah kau mencariku saat ini ." Batin Serena


Ya !! Saat Setelah Marvin Meminta Jack untuk mengawasi Serena. Tidak membutuhkan Waktu lama Anak buah Jack mendapatkan informasi yang di butuhkan.


Segera Jack Menyerahkan Informasi itu pada Tuannnya.Dengan Segera Marvin Melihat laporan yang di berikan Jack.Namun Laporan itu membuat Marvin Naik pitam.pasalnya informasi itu berisi Hubungan Serena dan Kenan beserta Foto mesra mereka Saat di Rumah Sakit dan Foto mesra lainnya.


Semua informasi itu membuat Marvin cemburu dan lepas kendali.Sehingga memutuskan untuk membawa Serena secara paksa dan berencana menidurinya .dengan begitu Serena akan menjadi miliknya begitu Pikir Marvin.


Seorang Casanova seperti Marvin yang ada di pikirannya hanya itu.menurutnya setelah berhasil menidurinya akan membuat Serena luluh dan mau untuk dinikahinya.dengan alasan tangung jawab. Namun Marvin tidak tau jika perbuatanya ini akan membuat Serena sangat membencinya di masa depan.


***


"Tuan ini.." Ucapan Jack terpotong.


"Kembalilah Jack. Jangan mengangguku." Titah Tegas Marvin.


Dengan Segera Tangan Marvin Kembali Menyeret Wanita yang tengah kebingungan ini.Serena tidak mengerti mengapa Marvin membawanya kemari.


"Marvin . lepas jangan menyeretku seperti ini Aku bisa jalan sendiri." Ucap Serena.tangan kirinya berusaha melepaskan gengaman tangan kuat Marvin.


"Diam Serena jangan membantah."Tegas Marvin.


Tidak peduli dengan ucapan Serena.Marvin menyeret Serena, menekan tombol lift Menuju lantai 7. Apartemen milik Marvin berada di lantai 7.


Tiinggg


Begitu sampai di depan pintu Apartemen miliknya satu tangan Marvin merogoh Saku celananya, Mengesek Kartu guna membuka pinta Besar itu.Tidak membutuhkan Waktu Lama pintu pun terbuka.Mereka pun Masuk dan Marvin mengunci pintu itu kembali.


"Me mengapa Kau membawaku kemari Marvin ?" Tanya Serena terbata.saat ini hatinya benar benar sangat gelisah.


"Apa lagi Serena. tentu saja untuk menghabiskan Waktu dengan mu disini ." Ucap Marvin dengan suara Serak.Tangannya membingkai Wajah Cantik Serena, Segera di tepis Serena.


"Marvin. Ap Apa yang Kau lakukan.? Jangan Macam Macam Marvin ." pinta Serena melangkah mundur.Keringat membasahi pelipis Serena.

__ADS_1


"Serena .Aku mencintaimu dan Kau hanya miliku, mulai Sekarang kau adalah miliku ." Senyum Marvin melangkah Maju.


"Marvin dengar.Aku sudah mengatakan Padamu. Aku Sudah mencintai Seseorang Aku.."


"Kenan Olivier Anderson . bukankah Pria itu yang Kau cintai Serena." Kini Marvin Sudah tepat di depan Serena.


"Ba bagaimana Kau tau ?" Tanya Serena terbata.kini dia tidak bisa mundur lagi pasalnya punggung serena sudah mentok berada di tembok.


"Haha tidak Sulit untukku mencari tau Serena.Jadilah miliku Serena, Aku akan membuatmu menjadi Wanita paling Bahagia. Serena Aku mencintaimu .Kau adalah Miliku." ucap Marvin mengunci tubuh milik Serena. tangannya mengambil helaian Rambut Serena dan menciumnya.


"Jangan gila Marvin Lepaskan ."Teriak Serena kedua matanya memandang jijik Marvin.


"Tidak Akan Serena . Aku Akan Memuaskanmu, Aku Akan Memberikan Kepuasan yang tidak Pernah Kau dapatkan Dari Pria Itu." Ucap Marvin melantur.


Plakkkk


"Kau ketelaluan Marvin. Aku membencimu.." Air Mata Serena mengalir deras.


Kegilaan Marvin membuatnya kehilangan akal hingga tamparan Serena tidak mampu menyadarkan Kegilaannya.Tangan Marvin mengcengkeram dagu Serena.berniat menciumnya dengan paksa.


"Jangan Marvin..Apa yan Kau lakukan ? Marvin ku mohon lepaskan Aku ." Serena memohon. suaranya tidak terlalu jelas.


Marvin pun tidak menghiraukannya.bibir merah Serena terlihat semakin mengoda.jenjang leher putih Serena membuatnya semakin mengila.Dengan Kasar Marvin menciumnya, menggigitnya.Membuat Serena semakin berontak Memukul mukul punggung Marvin.Kini Marvin Beralih menciummi leher Serena.


Brrakkkk


Pintu terbuka karna tendangan Kasar Kenan.Emosi Kenan Mengila begitu Melihat Wanitanya sedang di lecehkan.


"Brengsek . Beraninya Kau..."Teriak Kenan


Bug bug bug


Tangan Kenan mencekal Jas belakang milik Marvin.Tanpa menunggu lama memukuli Wajah Warvin Dengan membabi buta.


TBC


Hai...


Selamat Membaca...


Mohon Dukungan like dan komennya ya.


Jangan lupa di masukan Ke Yang Ter Favorit


Mohon Maaf bila masih banyak salah kata dan banyak Typo ini novel pertamaku🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2