Cinta Seorang Serena

Cinta Seorang Serena
Kebenaran 2


__ADS_3

Malam yang sunyi,Angin berhembus begitu kencang.Seperti memahami suasana hati Wanita yang sedang hancur saat ini.Di Mulai Saat Kenan Memulai berbicara hingga Sekarang. Air Mata Wanita itu seakan tidak ada habisnya.Semakin deras . rasa sakit yang di rasakan hatinya saat ini tidak bisa di sembunyikan.


"Apa kau baik baik saja Serena ?" Tanya Ken .Seakan tidak sangup meneruskannya.Melihat Wanita yang di cintainya menanggis begitu lama.


" Lanjutkan Ken. Aku baik baik Saja." Jawab Serena.Baginya penderitaan yang di Alaminya tidak dapat di bandingkan dengan penderitan yang di alami orang tuanya.


Ken menghela nafas panjang.Merengkuh tubuh mungil yang saat ini tengah bergetar hebat.menyandarkannya di dada bidang miliknya.


"Hari terasa begitu cepat. dirimu menginjak usia 7 Tahun . Dan aku berusia 13 Tahun.Pertama kali kita bertemu Saat kau berusia 6 Tahun.Gadis Kecil yang Ceria, Imut Dan Sanggat Kuat Saat itu.Mama dan Papa Adalah Sahabat masa kecil Paman Angga Saat berada di London."


"Tepat Saat aku berusia 12 Tahun. Kedua orang tuaku Memutuskan kembali ke tanah Air.Sejak hari itulah hubungan kita semakin dekat. saat ahir pekan tiba .Paman Angga Selalu membawamu Ke kediaman Anderson, menginap menghabiskan Waktu bersama . Tante Saila Selalu mempunyai alasan untuk tidak ikut Serta.Tentu saja mempunyai Alasan tertentu."


" Waktu itu Helena berusia 2 Tahun . tidak lama Kemudian Paman Reza memutuskan untuk tinggal bersama dengan putri kecilnya itu .Paman Angga Melarang Keras.tidak mengizinkan Adiknya itu keluar dari Kediaman Dharmawangsa.menginggat hanya Paman Reza Saja keluarga satu satunya yang tersisa.Namun Dengan berbagai alasan ahirnya Paman Reza dapat membujuk sang kakak."


" Di hari lahirmu yang ke 7 Tahun kita merayakannya dengan sangat meriah.di saat itu juga Paman Angga memberikanmu kotak hadiah isinya Adalah 2 pasang liontin.yang di dalamnya ada Foto kita berdua.Paman Angga memintamu untuk memberikan 1 liontin itu padaku dan pansanganya untukmu.menginggat aku adalah satu satunya teman yang kau punya.dan kau pun sangat bahagia mendengar itu.Kau pun memintaku memberikan liontin itu saat kita kembali bertemu ."


" Namun janggalnya Tante Saila tidak bisa datang saat pesta ulang tahunmu.Alasan yang di berikan tidak terlalu jelas saat itu.Paman Angga mulai curiga jika ada yang tidak beres dengan istrinya itu beberapa Tahun terahir ini."


" Dengan tidak senjaga Papa , Mama ,Dan aku melihat Tante Saila dan Paman Reza di Salah satu Restaurant Terkenal di Jakarta mereka Sedang menikmati hidangan itu dengan bahagia bersama Seorang gadis kecil berusia 5 Tahun .Awalnya Papa tidak begitu yakin.Tapi Saat di lihat dari dekat memang Dia adalah Tante Saila.Demi menguatkan Dugaan nya Papa menghubunggi Paman Angga guna menanyakan Keberadaan Tante Saila.Dan benar saat itu Paman Angga mengatakan jika Tante Saila sedang bersama teman teman nya di Sebuah Restaurant.Tapi Kenyataan nya sedang dengan Paman Reza dan gadis kecil itu."


" Beberapa hari kemudian Papa memberitau Paman Angga tentang apa yang terjadi.Tentu Saja Paman Angga percaya. dan Mulailah Paman Angga mencaritau kebenarannya dengan meminta bantuan Papa.Beberapa bulan Kemudian Ahirnya Paman Angga dan Papa berhasil mengetahinya.Bukti bukti yang di tunjukan Papa Saat itu membuat Paman Angga begitu Marah, Terluka , merasa di hianati ingin rasanya membunuh penipu penipu yang kejam seperti mereka."


"Namun Papa mencegahnya. Saat itu yang terpenting bukan menghukum penipu penipu itu, tapi mereka harus mencari tau keberadaan dimana Penipu itu menyembunyikan Tante Saira.begitu mendengar nama Tante Saira Paman Angga merasa Tidak berguna, Bodoh. bagaimana bisa dia tidak bisa mengenali istri yang di cintainya sendiri.Penyesalan hanya tersisa sebuah penyesalan yang di rasa Paman Angga.Selama beberapa Tahun dia memperlakukan wanita lain sebagai istri. yang bahkan keberadaan istrinya sendiri pun dia tidak tau."


"Beberapa bulan berlalu penyelidikan mereka tidak membuahkan hasil. putus asa Paman Angga saat itu.Ke gagalan dalam mencari tau keberadaan Tante Saira. ke putus asaan Paman Angga membuat sikapnya pada Tante Saila berubah menjadi dingin, membentak memarahi tidak jarang Paman Angga melakukan itu."


"Melihat apa yang di alami Tante Saila membuat Paman Reza mencurigai Kakaknya telah mengetahui sesuatu.pasalnya Berbuat kasar dan membentak bukan Sifat Paman Angga. terlebih lagi melakukan itu pada istri yang selama ini di cintainya."


"Dan kecurigaannya terbukti. Tidak menghabiskan Waktu lama Orang Paman Reza berhasil membawa bukti . Bahwa beberapa bulan terahir Kakaknya itu diam diam menyelidiki kasus penculikan terhadap Tante Saira.Paman Reza sangat panik saat itu tapi tidak lama kepanikannya membawanya kepada rencana yang begitu keji.Yah !! Paman Reza Merencanakan untuk melenyapkan Kakaknya bersama dengan keponakan kecilnya."


" Dan Benar rencana Paman Reza berjalan dengan mulus.Mobil yang di tumpangi Kakaknya itu berhasil Mengalami kecelakaan tunggal dan Mobil yang di tumpangi Paman Angga pun hancur. Saat ..."


"Cukup...cukup..." Teriak Serena.menutup kedua telinganya dengan tanggan mengelengkan kepalanya. Air matanya mengalir deras.


"Hikss...hikss Aku tidak mau mendengarnya lagi Ken.Cukup." Teriak Serena.


Kedua Mata Ken basah, tidak mampu melihat Serena yang rapuh seperti ini.semakin mengeratkan pelukanya.

__ADS_1


"Ya..Aku tidak Akan melanjutkannya lagi Serena..tidak akan ." lirih Ken.


"Ken kembalilah...tinggalkan Aku sendiri ." pinta Serena.Mendongakan kepala , menghapus kasar Air matanya.


"Kau Yakin ?.." Tanya Ken memastikan.Di balas anggukan Serena.


"Huh.. Baiklah.Dengar ini Serena ,Kau punya diriku, Papa dan Mama. Kau tidak sendiri Serena. Jika kau sudah tidak ingin tinggal disini...maka katakan padaku. dengan segera aku akan membawamu pergi dari Neraka ini. Aku bisa memberikan segalanya untukmu, Aku bisa membawa Dunia padamu. Kau hanya tinggal mengatakannya dan aku akan melakukannya untukmu. " Jelas Kenan. tanggan kekarnya membingkai Wajah sembab Serena.


"Trimakasih...Trimakasih Sudah hadir untukku. Maaf Aku..."


"Suusstt...Jangan katakan apa pun Serena.kau hanya perlu menginggat Ada Aku dan Aku sangat Mencintaimu." Ucap Kenan.memejamkan mata mencium lama pucuk kepala Serena.


"Istirahatlah...Jangan banyak menangis. Aku Akan Kembali ." Sambungnya lagi.


Air mata Serena Kembali mengalir deras, Menatap punggung Kenan perlahan menghilang keluar dari jendela balkon kamar.


"Papa...Mama..Hikss.. hikss. Aku Hikss...hikss."Isak Serena. tubuh mungilnya meringkuk di ranjang.kedua tanggannya memeluk tubuhnya Sendiri.


Terlalu lama menanggis membuat Wanita malang itu perlahan kelelahan. hingga tertidur dengan sendirinya.


***


"Sudah Cukup...Sudah cukup semuanya.Aku putri dari Angga Dharmawangsa .tidak kubiarkan Mereka terlalu lama Melakukan Ketidakadilan padaku. Serena Mari kita turun, melihat Drama baru Keluarga ini." Ucap Serena di depan cermin.mencoba menyemanggati dirinya sendiri.


"Pagi Semua... " Sapa Serena. berjalan Anggun menuju meja makan.Menyapa Keluarga bahagia yang sudah memulai sarapan tanpa menunggu dirinya.


" Siapa yang menyuruhmu keluar dari kamarmu Serena ?" Tanya Reza tegas.jelas tidak suka melihat Serena.


Reza mengira setelah kejadian kemarin. Serena akan menangis berdiam diri di kamar sampai Reza sendiri yang mengizinkan keluar.


"Apa Maksudmu Pa..? ini Juga rumahku tentu saja tidak membutuhkan izin siapapun untuk Keluar dari kamarku ." Jawab Serena tenang. menjatuhkan bokong di kursi meja makan.


" Serena...tidak Seharusnya kau menjawab Papa Seperti itu." timpal Saila. Sedikit terkejut melihat tingkah Serena pagi ini.


Penghuni meja makan pun terkejut dengan jawaban yang di berikan Serena.tidak terkecuali Reza sendiri.Pasalnya raut wajah Serena mengambarkan seperti tidak terjadi apapun.


"Benar kak .mengapa Kakak menjadi tidak sopan seperti ini." Sambung Helena.mencoba memperkeruh Suasana.

__ADS_1


"Maksudmu Aku harus bagaimana Helen .?" Tanya Serena.pura pura tidak menginggat apapun.


" Serena Karna dirimu Keluarga Ariston Memutuskan kontrak kerja sama dengan Dharmawangsa Group. dan setelah apa yang terjadi kau masih bertingkah bodoh seolah tidak terjadi apapun . Kau Mulai menjadi Pembangkang Serena ?" Marah Reza kini kesabarannya sudah habis.


"Paa..Dari awal Aku sudah menolaknya . tapi Papa tetap memaksa dan yang memutuskan Perjodohan itu pun bukan aku , melainkan Keluarga Ariston sendiri. jadi menurut Papa ini semua kesalahanku ?" Tanya Serena dengan Santai. tidak ada ketakutan di Kedua mata Serena.


Sejak mengetahui kebenaran nya semalam, Serena memutuskan untuk melawan secara terang terangan.tidak ada gunanya lagi berpura pura di depan orang orang jahat yang berkedok keluarganya itu.


Brakkk


Klontanggg


Reza semakin hilang kesabaran saat mendengar ucapan Serena.kedua tangan nya mengebrak meja makan. dan melemparkan garpu yang di piringnya ke sumber suara itu.


"Kau mulai membantahku Serena.."Teriak Reza dengan tangan menunjuk Serena.


Suasana ruang makan itu pun terlihat mencekam.tidak ada yang bersuara.Di dalam hati Helena dan Saila pun sedikit ketakutan.hanya Serena saja yang masih menunjukan ketenangan di Wajahnya.


"Tidak Ada yang membantahmu Paa . Aku hanya mengatakan yang sebenarnya...Jika Papa masih menginginkan perjodohan itu mengapa tidak merekomendasikan Helena saja Paa. Putri yang paling Papa Cintai." Ucap Serena . sengaja menekankan Kata Cintai.


"Serena...." Teriak Reza mengertakan giginya.emosinya kini semakin membuncah.


" Ada Apa ini ...?" terdengar suara dari belakang.berhasil memecah suasana tegang itu.


"Paman..." Teriak Helena . berlari memeluk Faisal.tentu saja dengan wajah ketakutan yang di buat buat komplit dengan air matanya.


Ya !! pagi ini Faisal memetuskan untuk mengunjunggi sahabatnya itu.dia tau jika dalam keadaan seperti ini Reza sedang tidak baik baik saja.Dan benar saja begitu Faisal masuk Kedalam Kediaman Dharmawangsa.dia mendenggar teriakan berasal dari Ruang Makan.


"Kakak. Membuat Papa marah ,Paman Aku takut sekali." Helena mengadu. Air mata buayanya keluar dengan lancar.


"Si Wanita manja itu. memang pandai sekali memanfaatkan keadaan ." Batin Serena. menatap sinis Helena.


TBC


Haiii...


Selamat Membaca...

__ADS_1


Mohon dukungan Like dan komennya ya.


Jangan lupa di masukan ke yang Ter Favorit.Mohon Maaf bila masih banyak Salah Kata. ini novel pertamaku 🙏🙏🙏


__ADS_2