
Prranggg
Mendengar apa yang di ucapkan Serena pun membuat Saila terkejut. Hingga cangkir teh yang di pegangnya pun lepas dari genggamannya.
"Omong kosong apa yang kau bicarakan Serena ." Bantah Reza , ke gelisahan dan sedikit rasa takut yang di rasakan Reza saat ini.
"Mengapa Pa.. bukankan Papa yang paling tau semua ini.Bahkan kau Sendiri yang dengan Sengaja merencanakan itu, Melenyapkan Saudaramu sendiri. Kau dengan Sengaja memisahkan kami Kau dengan Sengaja menghancurkan kami Paa .."Teriak Serena. Cairan bening di matanya tidak berhenti mengalir.
Kini Pertahanan diri seorang Serena Hancur sudah.Serena saat ini tidak mampu mengendalikan dirinya.Siapa pun yang berada di posisinya akan merasakan hal yang sama.hancur sangat hancur.
Reza dan Saila saat ini masih sangat Terkejut.Bagaimana bisa mereka kecolongan Sampai Serena bisa mengetahui Semuanya.
"Serena dengarkan Mama.." Ucapan Saila terpotong.
"Mama...Hemph Mama yang mana maksudmu ? Mama Saila Atau Mama Saira ?"
Tanya Serena sengaja menekankan kedua nama itu.
Dan perkataan Serena berhasil membuat mereka semua terdiam.
"Mengapa kalian begitu tega melakukan ini..Apa Harta , Tahta sebagai Alasannya." Teriaknya Lagi.
Plakkk
Tangan Reza pun melayang kembali.Membuat Serena terhuyung meringis menahan sakit.
"Cukup Serena..Kau sudah mengetahuinya maka itu bagus.Ya Kau benar akulah yang melenyapkan Kedua orang tuamu. Haha... Serena kau benar Kau bukan Putriku.Kau Putri Angga Dharmawangsa.Aku membenci Kalian Semua, Karna Dirinya aku kehilangan Ibuku. karna itulah Aku bersumpah akan membuat kalian menderita." Teriak Reza Saat ini dia sudah Seperti orang gila.
"Kau sanggat Kejam." Sinis Serena ini pertama kalinya dia melihat orang yang selama ini di sayanginya.menjadi begitu mengerikan.
"Kau tidak berhak menilai diriku Serena. karna kau sudah mengetahuinya..maka aku juga Akan menyingkirkanmu." Ucap Reza menghampiri Serena, menjembak rambut panjangnya dan menyeretnya.
"Akkhhh Lepaskan..." Serena berteriak menahan sakit di kepalanya.
"Lepaskan.." Serena mencoba berontak , namun jambakan di rambutnya begitu keras.
Reza tidak menghiraukan sedikitpun teriakan itu, di telapak tangan Reza banyak helaian rambut rontok milik Serena.Langkah lebarnya melangkah menuju gudang pengap dan gelap.
__ADS_1
Brakkk
Setelah menendang pintu gudang pun Reza Mendorong Serena Masuk ke gudang Itu.
"Akhhh..." Teriakan Serena memenuhi gudang kecil itu. dorongan yang begitu kuat membuatnya terjatuh, kedua lututnya terluka.
" Kau Akan menjadi penghuni Gudang ini mulai Sekarang Serena. Ini adalah hasil dari ulahmu yang terlalu menjadi pembangkang." Setelah mengatakan itu Reza keluar dari gudang.dan mengunci pintunya.
"Hiksss.. hiksss. hiksss " Tangisan itu terdengar begitu pilu.
Tubuh Serena meringkuk di lantai yang sangat kotor dan gelap.Air mata bercampur darah di sudut bibirnya menjadi pelengkap Penderitaannya Hari ini.
Tubuh itu bergetar karna tangisanya.
"Paa Ma..Bawa aku bersamamu." lirihnya.
***
"Paa tidakkah melakukan itu sangat keterlaluan. Bagaimana pun Serena.."
"Cukup Ma.. Faisal benar anak itu sudah mengetahui segalanya.jalan satu-satunya hanya menyingkirkannya jika tidak maka dia yang Akan Menyingkirkanku di masa Depan."Tegas Reza dia tidak ingin di bantah siapapun.
"Saira Maafkan aku. aku tidak bisa menjaga putrimu."Batin Saila.
Setelah mengantikan Saira dan menjadi ibu untuk Serena.tidak bisa di pungkiri jika Saila sangat menyayangi Serena.Tapi Cintanya pada Reza membutakan semua itu. pada awalnya memang ada ke irian di hati Saila mengapa Saira yang harus menjadi menantu Dharmawangsa bukan dirinya pikirnya Saat itu.
"Dan itu salahmu Saira. Kau Selalu lebih baik dariku, pada ahirnya aku yang mendapatkan segalanya bukan dirimu." Batinnya lagi
***
"Bos sepertinya terjadi sesuatu pada Nona Serena ." Ucap Gerry tengah bicara dengan Kenan.
Beberapa Saat lalu Gerry mulai curiga dengan apa yang terjadi di dalam.Tidak memungkinkan Gerry masuk untuk menyelidikinya.pasalnya di sekitar pekarangan Dharmawangsa terdapat puluhan Pengawal yang tangguh.
Sekuat dan sehebat apapun Gerry tidak akan mampu melawan mereka bersamaan.karna itulah Gerry memutuskan untuk menghubunggi Bosny guna membicarakan yang terjadi.
" Sial...Apa Reza sudah tau jika Serena mengetahui masalah itu ." Kenan menduga itulah yang terjadi.
__ADS_1
" Baiklah Gerr.. Kembalilah Ke markas.aku akan Segera kesana."Perintah Kenan.memutuskan Pangilan itu.
"Baik Bos ."
"Mike ikut Aku Ke markas ," titah Kenan yang baru saja melihat Mike masuk Ke ruangan Presdir miliknya.
***
Orang orang Setia milik Kenan pun semua berkumpul di markas khusus Milik Putra tunggal Pasangan Anderson itu.
Biasanya mereka berkumpul di sana karna keadaan darurat atau hendak melakukan misi.
Tak lama kemudian Pimpinan mereka pun Memasuki ruangan itu. yang di Susul Asisten di belakangnya.Mereka menunduk memberi Hormat Dan di balas Anggukan Saja oleh pimpinan mereka.
" Langsung Saja. Misi kita kali ini Adalah untuk menyelamatkan Nona Muda Kalian Semua." Ken Mulai bicara tanpa basa basi. Ucapan kenan membuat Semua anak buahnya menatapnya. mendengarkan baik baik apa yang di ucapkan Bos Besarnya itu
"Baru Saja aku mendapat informasi jika Saat ini Nona Muda Kalian Di Sekap Di dalam Gudang ." terdengar dari Suaranya sudah sanggat jelas Jika Kenan tengah berusaha setengah Mati menahan Amarahnya, Kenan mengepalkan kedua tangannya.
Ya !! Saat perjalanan menuju Markas Ken menghubungi Pak Firman dan Salah Satu pelayan yang sengaja di tempatkan di kediaman Dharmawangsa.Guna mencari tau apa yang terjadi.
Dan informasi yang di dapatnya membuat Kenan hampir gila,ingin rasanya Kenan menuju Kediaman itu untuk Membunuh Mereka semua.
Namun Mike berhasil meredakan Sedikit amarahnya.tentu saja karna membawa nama Serena.dan benar saja saat Mike menyebut nama Serena membuatnya sedikit mendengarkannya. Mike mengatakan jika Kenan bertindak Gegabah maka Serena bisa dalam bahaya.
Karna itulah Mike Meminta Kenan untuk memikirkan rencana yang matang.Menghadapi orang licik seperti Reza di perlukan sebuah rencana.
Selama ini Pak Firman dan Salah Satu Pelayan itu menjadi orang yang membantu Kenan.Sehingga memudahkan Kenan mendapatkan informasi.Selicik liciknya Seorang Reza Dharmawangsa rupanya masih terlihat Bodoh.
Bertahun tahun Pitter Anderson dan Kenan Anderson menempatkan Mata-Mata di kediamannya sama sekali tidak di sadari Reza.tentu saja karna pelayan itu sudah di latih sendiri oleh Kenan.sehingga pengerakannya tidak di ketahui musuhnya.
"Menurut informasi yang ku dapatkan Besok Pagi Reza Akan Keluar Kota. Dan ini kesempatan kita untuk masuk Ke Kediaman nya." Sambung Mike
TBC
Haiii...
Selamat Membaca...
__ADS_1
Mohon dukungan like dan komennya ya.Jangan lupa di masukan ke yang Ter Favorit
Mohon Maaf bila masih banyak salah kata dan typo ini novel pertamaku 🙏🙏🙏