
Satu minggu berlalu dengan cepat,hubungan Serena dan Kenan menjadi semakin dekat sejak terahir kali,perbedaan dalam hubungan di ikatan pernikahan mereka juga merasakannya,tapi kedewasaam Kenan dan pengertian Serena membuat semu perbedaan itu,dapat di lalui pasangan muda itu menjadi semakin berwarna.
Di kediaman Anderson,kini Serena sedang dengan lihai menyiapkan sarapan untuk suami dan putri tercintanya.Sejak tragedi di dapur waktu dulu,membuat Serena lebih berhati-hati lagi saat berada di dapur.Tentunya dengan pengawasan koki keluarga Anderson,Kenan tidak ingin istri cantiknya terluka saat sedang memasak.
"Sayang mau tambah lagi..?" Tanya Serena pada putrinya.
"Tidak mommy..Aku sudah kenyang." Tolak Mikha mengelengkan kepalanya,sangat mengemaskan.
"Ayolah..Kau harus banyak makan sayuran sayang,jangan hanya daging saja oke." Bujuk Serena.
Beberapa hati terahir ini,Serena harus lebih sabar membujuk putri mungilnya ini.Mikha mulai pilih-pilih dalam memakan sayur,anak nakal itu lebih banyak memakan daging dan hal ini membuat kepala mommynya pening di buatnya.
"Mommy...Kau sudah memberikan aku banyak sayur hari ini,sudah cukup..Mikha kenyang mommy." Rengek manja Mikha,menutup bibir mungilnya dengan tangannya.
"Cukup untuk sekarang,tapi saat makan siang...Apapun yang di berikan mommy kau harus memakannya,bagaimana...?" Timpal Kenan.
Pria tampan itu,memberi pengertian pada putrinya.Sejak tadi dirinya hanya diam menyimak ibu dan anak itu berselisih dengan sayuran,yang harus di habiskan.
"Oh...Daddy yang terbaik." Puji Mikha berbinar.
Mikha sangat bahagia,semenjak Kenan menjadi daddynya hidup gadis mungil itu menjadi sempurna.Bisa tinggal dengan kedua orang tua yang sangat mencintainya.Sejak dulu Mikha,mengharapkan untuk bisa tinggal bersama dengan Serena,dan sekarang bahkan gadis itu mendapatkan daddy yang sangat bisa di harapkannya.Kehidupan yang sangat lengkap untuk gadis seusiannya.
"Kau harus menepati janjimu sayang...Jangan membuat mommy bersedih,karna putrinya tidak mau makan apa yang di berikannya mengerti." Bisik Kenan.
Mendengar bisikan dari daddy nya,sontak membuat Mikha menoleh mommy nya.Dan benar saja,wajah cantik mommy nya saat ini sedang benar-benar cemberut,tidak enak di pandang.
"Kau marah padaku mommy..?" Tanya Mikha dengan polos.
"Mommy tidak marah...Mommy,hanya sedih.Putriku tidak menyanyangiku lagi." Jawab Serena,dengan nada sedih yang sengaja di buatnya.
__ADS_1
"Siapa yang mengatakan itu mommy..? Aku menyayangimu,sangat,sangat menyayangimu." Bantah Mikha lantang,dengan nada yang mengemaskan.
"Jika putriku menyayangi mommy..Lalu mengapa tidak mau makan sayur, yang mommy berikan..?" Serena bahkan hampir tertawa,melihat mimik lucu di wajah putrinya.
"Oho...Baiklah...Mulai sekarang,aku akan makan semua sayuran yang di berikan mommy padaku,apa mommy senang." Mikha sangat mencintai Serena,anak nakal itu tidak akan pernah menyakiti hati mommy nya atau membuatnya bersedih.Apalagi hanya karna sayuran saja.
"Benarkah..." Pekik girang Serena.
"Ehem aku berjanji.." Mikha mengangkat kedua jarinya,pertana berjanji pada mommy nya.
"Mommy sangat mencintaimu,ayo beri mommy ciuman." Ungkap Serena,memeluk putrinya dan meminta ciuman dari putrinya.
Kenan hanya mengelengkan pelan kepalanya,dengan tersenyum tipis.Sunguh bahagia yang di rasakannya,setiap pagi menyaksikan,drama ibu dan anak saat di meja makan seperti ini.
"Sudah...Ayo daddy akan mengantarmu ke sekolah." Ajak Kenan,mengahiri drama pagi ini.
"Tidak sayang,aku yang akan mengantar Mikha pagi ini..Apa boleh ?" Izin Serena,dengan mimik wajah sangat berharap.
"Tidak bisakah,aku membawa mobil sendiri Ken." Tawar Serena cemberut.
"Pergi dengan supir,atau tidak sama sekali sayang." Lembut Kenan,mencubit pucuk hidung mancung istrinya.
Kenan tidak akan membiarkan,istrinya pergi sendiri saat dirinya tidak bersamanya.Terlalu berbahaya menurut Kenan,ada banyak musuh di luar sana yang sekarang masih mengincar keluarganya untuk balas dendam padanya.Bahkan sekarang,Kenan harus merasa khawatir,tentang orang tua kandung Mikha yang menurut felingnya, akan menemui Serena
dalam waktu dekat ini.Entahlah,Kenan berharap tidak terjadi secepat itu.
"Baiklah..."Pasrah Serena.
***
__ADS_1
Tidak membutuhkan waktu lama,dalam satu jam saja mobil Serena berada di depan gerbang sekolah elite putrinya.Setelah Serena menikah,suaminya dengan cekatan mendaftarkan Mikha di salah satu sekolah elite yang berada di jakarta.Serena sangat bahagia untuk itu,suaminya benar-benar selalu membuat kejutan untuknya.
Serena keluar dari salah satu pintu mobil,dan membantu putrinya turun.
"Sayang masuklah...Nanti mommy,akan menjemputmu.Belajarlah dengan tenang,dan jadilah anak baik oke." Dengan sabar Serena mewanti-wanti putrinya,dengan membelai lembut wajah mungil Mikha.
"Tentu mommy..Aku akan jadi anak baik,dan jadi anak yang hebat,aku tidak akan mengecewakan mommy dan daddy." Ucap Mikha lantang.
Apapun yang di katakan mommy nya,Mikha tidak akan membantahnya.Mikha tau Serena memiliki banyak cinta untuknya,tidak peduli apakah dirinya putri kandungnya atau bukan.Mommy nya selalu akan melakukan yang terbaik untuknya,Mikha sangat beruntung memiliki ibu seperti Serena.Di saat ibunya sendiri,bahkan dengan tega membuangnya,bahkan tepat pada saat dirinya baru di lahirkan.
"Mommy percaya padamu sayang..Sini mommy akan mencium putri mommy,yang sangat baik ini....Muachh,mommy mencintaimu." Serena mencium kedua pipi gembul Mikha.
Dengan senang hati Mikha menerimanya dan membalas ciuman mommy nya,dengan bahagia.Mikha melambaikan tangan,pada mommy nya dan berjalan masuk ke dalam gerbang sekolah.
Serena,sama sekali belum beranjak dari gerbang selolah.Wanita cantik itu masih dengan setia menatap punggung mungil putrinya masuk ke dalam pintu utama sekolah.Setelah punggung putrinya,mulai menghilang dari pandangannya,barulah Serena berbalik dan berniat masuk mobil.Tapi sebelum dirinya masuk,Serena di hentikan karna suara seseorang.
"Bagaimana rasanya merawat anak orang lain,Nona Serena." Ucap seorang wanita,menghentikan langkah Serena.
Serena terkejut,mendengar suara itu.Mau tidak mau Serena berbalik ke arah suara itu berasal,setelah mengetahui siapa pemilik suara itu,Serena membulatkan kedua matanya terkejut.
"Kau....?"
"Kau masih menginggatku nona..." Tanya wanita itu,dengan senyum sinis.
Wanita itu tak lain,Sella Pratama.Dia datang menemui Serena,untuk mengacau kehidupan Serena.Putri yang selama ini di asuh Serena tak lain adalah putri kandungnya sendiri,darah dagingnya dengan hubungan terlarangnya dengan kekasihnya.
Sejak usia muda,Sella terlalu di manjakan ayahnya.Tidak peduli apakah yang di lakukan Sella,perbuatan tercela atau bukan,Surya akan tetap mendukungnya.Bahkan saat mengetahui,putri tercintanya mengandung tanpa adanya ikatan pernikahan, Surya terlihat biasa saja,saat itu Surya hanya meminta Sella untuk terbang ke Indonesia saat masa kehamilannya,dan Saira sama sekali tidak mengetahui hal ini.
Saat Sella melahirkan,Surya meminta Sella membuang bayinya.Sella tentu saja menuruti apa yang di minta ayahnya,Sella membuang bayi yang baru saja di lahirkannya,di pinggir jalan,tepat pada malam hari di tengah hujan.Tidak ada belas kasihan,di wajah Sella saat membuang darah dagingnya saat itu.
__ADS_1
Dan sang takdir,mempertemukan Serena dengan bayi merah di pinggir jalan,dengan keadaan menyedihkan.Serena membawanya,memberinya cinta dan kasih sayang yang besar.Entah rencana apa yang di pikirkan Sella,dengan tidak tau malunya,muncul di depan Serena di waktu sekarang.
TBC