Cinta Seorang Serena

Cinta Seorang Serena
Sayang Bangun


__ADS_3

Dengan berat hati Kenan harus membawa Serena ikut Serta. ingin Sekali Ken menolaknya namun takut Kecemasan Serena Akan membawa Serena melakukan hal yang ceroboh dan bisa membahayakan Diri Serena Sendiri.


Sangat jelas jika Wanita di sebelahnya ini tidak dalam keadaan baik-baik saja. terbukti sepanjang jalan menuju Markas raut wajah Serena menunjukan kepanikan. tidak mengucapkan apapun selama di dalam Mobil.


" Kita masuk dulu Serena ." Ken mengajak Serena masuk ke dalam markas miliknya.


Bangunan itu terlihat biasa seperti bangunan lainnya.Namun begitu melihat dalamnya terlihat bersih dan nyaman. di dalam terdapat semacam ruangan Luas berisikan meja kursi kayu dan banyak pintu tapi pintu itu Semuanya tertutup.


Begitu sampai di ruangan luas itu Kenan berjalan lebih dulu dan di ikuti Serena di belakangnya. seperti biasa Kedatangan Kenan si sambut oleh Penghuni ruangan itu yang kira-kira berisikan 30 orang. Mereka orang orang tangguh kepercayaan Kenan yang berada di bawah pimpinan Gerry.


Namun Pandangan mereka Sedikit terkejut melihat seorang Wanita cantik yang berjalan di belakang Bos Besarnya itu. Mereka semua memandang Serena yang langsung mendapar pelototan Tajam dari Kenan.


Gerry yang melihatnya pun tidak tinggal diam.


" Jaga Pandangan Kalian." Sentak Gerry Tegas. Seketika mereka semua tersentak dan menundukan pandangannya.


" Maaf bos. Nona Selamat datang. " Gerry meminta Maaf dan menyapa Serena. hanya di balas tatapan datar oleh mereka berdua.


" Mereka Sama Saja ." Batin Gerry menunduk.


" Kak..Nona Serena ." Sapa Mike tapi terlihat bingung melihat Kenan yang membawa Serena Kemari.


Mike masih ingat betul jika selama ini belum ada satu wanita pun yang di bawa Kakaknya ke Markas.namun seketika Mike tersadar jika kakaknya tidak pernah dekat dengan Wanita manapun Selain Serena kan.


"Gerry sudah berhasil menemukan lokasinya kak." ucap Mike menatap kakaknya.


"Benarkah ." Girang Serena saking girangnya sampai memegang lengan kekar milik Mike.


Kenan yang melihat itu pun Melotot Tajam ke arah Mike.dalam hati Kenan mengumpat


" Cari mati kau Mike." Geram kenan dalam hati


mengepalkan kedua tanggannya. Seketika menarik pinggang ramping Serena posesif.


Merasa tiba-tiba pinggang nya di tarik pun membuat Serena terkejut


Mike yang melihat tatapan elang kakaknya pun menelan Salivannya.


" Ya Tuhan Habislah Aku. Aku melakukan kesalahan besar." Batin Mike berharap tidak akan ada hukuman yang di terimanya nanti.


"Baiklah kita kesana sekarang. Gerry bawa 20 orangmu suruh meraka mengikuti mobil ku." perintah Kenan Tegas.


" Dan Kau.." Telunjuk Kenan menunjuk Mike matanya masih memancarkan ketajaman.


" Bawa mobilku." Titah Kenan Kembali.

__ADS_1


" Baik Bos..Kak." mereka serempak.


Kenan menatap lembut Serena tanpa aba-aba Ken mengendong Serena Ala Bridal Style.


Tiba-Tiba tubuhnya melayang Serena memekik.


"Ahhh..Ken Turunkan Aku kau mengagetkanku." pekik Serena berontak di dalam gendongan Pria yang tengah cemburu itu.


"Ini hukuman untukmu Nona. dengan beraninya meyentuh pria lain di depanku." Bisik Kenan.membuat telinga Serena bergidik dan memerah.


"Tapi dia Adikmu Ken cepat turunkan aku. Aku Sangat malu." Ucap Serena masih berusaha berontak pipinya merona.


"Mike Memang Adikku tapi dia juga seorang pria Nona. berhenti melawan Nona atau aku akan menciummu di sini di depan mereka semua." Ancam Ken berbisik.


Mendengar ancaman itu Serena menutupi bibirnya dengan kedua tanggan. Membuat Ken tersenyum penuh arti.


" Setidaknya ini bisa membuatmu mengurangi kecemasanmu Serena.Aku berjanji akan membawa Mikha kembali dengan selamat." Batin Kenan. Sejujurnya di dalam hati Ken sangat khawatir namun Ken bisa menyembunyikannya dengan rapi.


***


Tidak membutuhkan Waktu lama Mobil yang di kendarai Mike pun sampai di tempat penyekapan Mikha.Mereka berhenti dengan jarak 50 meter dari bangunan tua itu. di belakang mobil Mike di susul 4 mobil yang berisikan Anak buah Kenan. mereka membawa persiapan matang sebelum datang dan Gerry sendiri yang mempersiapkan semuanya.


Gerry berharap bisa berhasil melakukan misi ini. entah mengapa dari misi-misi sebelumnya ini yang membuatnya sedikit tertekan.pasalnya meyangkut orang-orang tercinta Bosnya jika melakukan Sedikit kecerobohan saja dan membahayakan Nona muda atau Nona kecil maka sudah bisa di pastikan jika Bos Besarnya bisa melenyapkan mereka Semua termasuk dirinya.


" Baik Bos." jawab mereka tegas.


"Bos Kami Siap menunggu perintah." Ucap Gerry.


"Lakukan." Titah Kenan tegas. telapak tangan kenan sejak tadi mengenggam tangan lembut Serena.


"Kita masuk " Mike berjalan masuk di depan Kenan dengan tatapan siaga. Kenan berjalan di tengah dan Serena berada di belakang Kenan.


Mereka perlahan masuk.ketika sampai di bangunan tua itu sudah terjadi keributan disana.orang-orang yang di pimpin Gerry sudah menyerang melawan penjaga-penjaga itu.


Ketiga orang itu masih berjalan dengan siaga mencari keberadaan Mikha.


" Bos Nona kecil di tempatkan di lantai 2." Ucap Gerry. setelah melihat Kenan dia berlari dan memberitau Kenan. Gerry pun menghajar pengawal yang hendak mencegah mereka menuju lantai 2.


Mike pun tidak tinggal diam. Mike tidak akan membiarkan Pengawal itu menyentuh kakaknya dan Serena.


"Pergilah kak." Teriak Mike. Kenan pun mengerti dan langsung berlari mengenggam Tangan Serena menuju lantai 2.


"Halangi mereka." Teriak pengawal itu pada salah satu temannya.


" Cih jangan mimpi." Mike yang melihatnya pun tidak membiarkan pengawal itu mengejar Kenan.

__ADS_1


Kenan dan Serena pun terus berlari. sampai di lantai 2 mereka menuju ruangan yang mereka yakini tempat Mikha berada.


"Disana." Tunjuk Kenan pada pintu tertutup itu.


"Sial pintunya terkunci ." Umpat Ken


"Mundur Serena Aku akan mendobraknya."


Dengan segera Serena mundur.dobrakan satu belum terbuka, dobrakan dua masih belum terbuka.baru saja Ken Akan melayangkan dobrakan ke tiga terhenti begitu mendengar teriakan Serena.


" Akkhhh." Pekik Serena.Ken panik melihat salah satu pengawal itu mengunci leher Serena dan menodong leher Serena dengan pisau.


" Menyingkir Atau dia akan mati." Ancam Pengawal itu mengoreskan pisau tajam itu di leher Serena dan berhasil membuat Leher putih itu berdarah.


" Akkhhhh." Teriak Pengawal itu kesakitan saat merasa kepalanya di pukul sesuatu dari arah belakang.dan mendorong Serena ke depan.


Greppp


Dengan sigap Kenan menangkap tubuh Serena.


" Syukurlah Kau baik-baik Saja." Kenan Bersyukur mencium pucuk kepala Serena dan memeluknya erat.


Ya !! Yang memukul pengawal dari belakang tak lain dan tak bukan adalah Mike. Saat Mike berhasil melumpuhkan Pengawal itu dengan Segera Mike mendobrak pintunya.


Brakkk


Pintu berhasil di buka. Mereka bertiga pun berlari masuk.


" Sayang." Teriak Serena hatinya hancur saat melihat pemandangan memprihatinkan itu.


Tubuh kecil mungil meringkuk kedinginan dengan tangan, kaki dan mulut yang di ikat.


Penutup matanya sudah basah seperti basah karna air mata.Serena berlari dan merengkuh Anak malang itu.


" Mikha..Sayang.. Bangun Sayang ini Mommy."


Serena menguncang tubuh Mikha .


Kenan pun mendekati mereka berdua dan melepaskan semua ikatan di tubuh Mikha.


"Sayang bangun.." Serena panik menciummi Wajah Mikha.


Suara Serena semakin Melemah dan tak sadarkan diri. tangan yang memeluk Mikha seketika terlepas.


TBC

__ADS_1


__ADS_2