
Di Sebuah Tempat yang megah terdapat Seorang Wanita yang sudah tidak muda lagi namun Masih begitu terlihat sangat Cantik.Wanita itu di limpahi begitu banyak harta apa saja yang di inginkannya bisa di dapatkan dengan mudah.
Namun hatinya tidak bisa di bohongi jika terdapat kehampaan yang dia rasakan selama ini. sekian tahun telah berlalu tapi kejadian yang menyayat hati masih begitu pekat di ingatannya.
Kebahagiaan yang dia rasakan selama beberapa terahir ini hanyalah topeng belaka, pada kenyataanya hatinya begitu menahan rindu yang dalam kepada orang yang sudah menjadi sebagian dari nyawanya.
"Apakah mimpiku terlalu besar. untuk melihat kalian kembali." Batin Wanita itu tanpa terasa cairan bening keluar dari kedua matanya.
"kau masih merindukan mereka ?" Suara pria yang berasal dari belakang Wanita itu pun membuat Wanita itu terkejut.
" Tapi Sayangnya kau tidak mempunyai hak untuk merindukan mereka Saira ." Ucap pria itu. Membelai Pipi Wanita yang bernama Saira. namun Sayangnya Saira memalingkan Wajahnya ke sisi lain, sangat jelas jika Saira Menolak menatap Pria itu.
" Mengapa Saira ? Bahkan kau Sudah menjadi istriku, ibu dari anakku tidak bisakah hatimu hanya memikirkan ku ." sambungnya lagi Pria itu menggerutkan giginya, tangannya mencengkeram dagu Saira.
"Kau tau Jawabanku Surya ." Jawab sinis Saira.
" Tidak peduli apakah kau mencintaiku atau tidak Saira. Pada Ahirnya kau akan selalu di sisiku dan kau Tetaplah Miliku." Ucap dingin Surya, menghempaskan cengkraman tangannya dari dagu Saira dan berlalu meninggalkan Wanita itu.
"Kau benar Surya. Pada Ahirnya aku tidak akan pernah bisa melawanmu." Lirih Saira menatap kepergian pria itu. air matanya kembali mengalir. betapa tidak Adil jalan takdir yang harus di lewatinya selama ini.
Ya !! Wanita dan pria yang tengah berdebat itu adalah Saira Dharmawangsa dan Surya Pratama. Saira yang keberadaanya bagai hilang di telan bumi beberapa tahun yang lalu.
Surya Adalah Keturunan dari Prawira Dharmawangsa namun dia adalah Anak yang tidak sah. tidak ada pernikahan di antara ibunya dan Prawira Dharmawangsa.
__ADS_1
Ibunya Surya di masa lalu mencintai Prawira namun takdir tidak berpihak padanya. saat ingin menyatakan perasaannya pada Prawira saat itu juga Ibunya Surya mengetahui Prawira telah menikah. Pernikahan Prawira terjadi karna perjodohan yang di atur orangtua Prawira. lambat laun perjodohan itu membawa Cinta di dalam hati mereka. kabar istri prawira mengandung pun begitu cepat tersebar.
Mengetahui apa yang terjadi ibunya Surya sangat terpukul. cinta ibunya Surya begitu besar hingga melakukan segala cara untuk mendapatkan keturunan dari pria yang di cintainya. Ibunya Surya menjebak Prawira, menggunakan obat perangsang dan benar pada malam itu mereka menghabiskan malam bersama.
pada Saat mereka tersadar Prawira mengatakan untuk melupakan semua kejadian malam itu.Sebagai Pria dan Wanita dewasa yang tidak sengaja melakukannya.pernyataan Prawira membuat ibunya Surya memilih menyerah saat itu juga.
Dua bulan berlalu, istri Prawira mengandung dengan usia 3 bulan dan ibunya Surya juga baru mengetahui jika ia telah mengandung.tentu saja itu adalah keturunan dari Prawira pasalnya kesucian Ibunya Surya hanya di berikan pada Prawira malam itu.
Dengan perasaan bahagia Ibunya Surya Memberi tau Prawira bahwa dia telah mengandung Darah dagingnya.namun hanya penolakan yang di terimanya saat itu, dengan Alasan Prawira tiba bisa menikahinya karna tidak ingin menyakiti hati istri yang di cintainya saat ini.Tapi prawira berjanji akan bertanggung jawab untuk membiayai anak itu hingga dewasa.
Karna Cinta ibunya Surya begitu besar hingga membuatnya tidak menolak, tidak menikah pun tidak masalah yang terpenting Ibunya Surya dapat Memiliki keturunan dari pria yang di cintainya.
Beberapa bulan telah berlalu. istri Prawira melahirkan bayi laki laki yang di beri nama Angga Dharmawangsa. setelah kelahiran putra pertamanya pun hidup mereka begitu lengkap dan sangat bahagia, hingga melupakan wanita yang sedang berjuang sendirian melahirkan anak pertamanya yang juga seorang bayi laki laki yang di beri nama Surya Pratama.
Nama bayi itu mengunakan marga dari keluarga ibunya.tentu saja tidak akan mungkin jika mengunakan Marga dari Ayah kandungnya.menginggat kelahiran Anak itu tidak di akui dan tidak sah.Sesaat setelah memberi nama bayi yang baru di lahirkannya Ibu bayi itu mengalami pendarahan hebat hingga di nyatakan meninggal dunia. dan sebelum menghembuskan nafas terahirnya ibunya Surya menitipkan Bayi merah itu pada Adik perempuannya Maria.
Maria pun mendidik Surya dengan kasih sayang namun sedikit keras, Tujuan Maria melakukan itu guna membuat Surya balas dendam Atas keluarga Dharmawangsa.
Dari dendam ibunya lah Surya sengaja membuat rencana untuk melawan Angga Dharmawangsa, hingga pada Saat Surya mengetahui bahwa istri Asli Angga di sekap oleh Adik Angga Sendiri pun Surya mengunakan kesempatan itu untuk menjalankan rencananya.
Yaitu membakar gudang dan membawa Pergi Saira ke negara lain.Namun dendam itu membuat Surya jatuh cinta pada wanita cantik yang di bawanya . Dan dengan sengaja Mengancam Wanita itu untuk mau dinikahinya dan di jadikan ibu dari anaknya.
Dengan Ancaman Surya yang menggunakn Suami dan Putrinya pun membuat Saira tidak punya pilihan lain.Lebih baik menjadi istri pria menjijikan itu dari pada melihat suami dan putrinya di lenyapkan.
__ADS_1
Sampai saat ini Saira tidak mengetahui jika Suaminya telah tiada karna konspirasi yang di lakukan Adik iparnya.Sungguh menyedihkan Takdir Saira dan Serena mereka hanya berharap Takdir selalu bersama mereka dalam Mencari Kebahagiaan.
"Angga lihatlah bagian dari dirimu telah bersamaku dan sampai kapan pun akan terus bersamaku. kau tidak salah Angga namun Ayahmu lah..Ah tidak Ayah kita berdua yang bersalah dan kau yang harus menanggungnya." Ucap Surya kedua matanya menunjukan kilatan kebencian besar pada Foto yang di pegangnya.
***
"Akkhh ." Serena meringis kesakitan pada kedua lututnya yang terluka.
" Sayang . apa yang kau lakukan kau bisa memanggilku untuk membantumu ." Kenan Panik melihat Serena menahan Sakit.
" Tidak .Aku bisa Sendiri ." Tolak Serena memaksa berjalan namun seketika terhuyung hampir terjatuh.tapi kedua tanggan kekar Kenan Menahan tubuhnya.
Saat ini Serena Hendak berjalan menuju kamar mandi, karna kedua Lututnya terluka membuatnya kesulitan berjalan. Dan tentu saja Serena malu jika harus meminta bantuan Kenan.itu sebabnya membuat Serena memaksanya berjalan menghiraukan rasa sakitnya.
" Bisa sendiri. coba ku lihat Apakah benar benar bisa ." tantang Kenan. dia sudah gemas melihat wanita yang kesakitan itu namun masih saja keras kepala.
TBC
Hai....
Selamat Membaca...
Mohon Dukungan Like dan komenny ya.
__ADS_1
Jangan lupa di masukan ke yang Ter Favorit
Mohon Maaf bila masih banyak salah kata dan typo ini novel pertamaku 🙏🙏🙏