CINTA SI GADIS TOMBOY

CINTA SI GADIS TOMBOY
Konflik 3


__ADS_3

Akhirnya Melisa dapat memenangkan lomba tersebut, Melisa senang bisa dapat mengalahkan Anton yang sombong, sementara Anton merasa kesakitan dan langsung di bawa kerumah sakit. Melisa mendapat hadiah uang senilai 25 juta, dia mengambil uang tersebut yang di siapkan oleh Anton. Melisa merasa puas sudah memberi pelajaran kepada Anton, sebenarnya jika Anton tidak jatuh dialah yang kalah tapi dia bersyukur dengan jatuhnya Anton dia bisa menang.


Aku bersyukur apa yang kudapat hari ini semoga saja kesombonganmu itu bisa berubah, dan takkan kau ulangi lagi, karna kesombonganmu itu membuat seseoarang sakit hati.


Anton di bawa kerumah sakit dengan menggunakan mobil pribadi milik salah seorang penonton yang ada di situ, dia merasa kesakitan yang amat dengan kakinya.


Semua pendukung Melisa amat senang atas apa yang di dapat oleh Melisa, mereka memberikan selamat kepada Melisa dan selebihnya teman teman Melisa juga senang atas kemenangan Melisa, tetapi dalam kemenangan tersebut mereka harus waspada Anton takkan menyerah begitu saja. Dia akan menjalankan segala cara untuk membalasnya. Selebihnya juga Anton terkenal orang kaya hartanya melimpah dengan uang dia bisa berbuat apa saja.


"Selamat Mel, Aku salut sama kamu." Erik.


"Ea Mel kau sungguh pokoknya." Puji Leon.


"Siapa dong Melisa." Ja'far.


"Hemz ini juga keberuntungan aku kalau dia gak jatuh aku pasti kalah kok." Melisa.


"Ea Mel entah seperti apa tu nasub dia." Leon.


"Paling sakit tu." Erik .

__ADS_1


"Ayok kita makan aku yang traktir pakek uang ini sepuasnya." Melisa.


Begitu mendengar makan mereka langsung semangat apa lagi Melisa mengajak makan sepuasnya.


"Yang lagi banyak duit nih." Ledek Ja'far.


"Mumpung cuy jarang jarang kita makan sepuasnya." Erik.


Selain mentraktir makan Melisa juga membelikan mereka HP Keluaran baru, masing masing dia kasih satu satu.


Mereka senang tak pernah mereka mendapat Rizki nomplok tersebut.


"Jarang jarang gaes kita mendapat seperti ini, perut kenyang HP baru." Ja'far.


"Ea gaes jarang jarang kita dapet seperti ini Hp keluaran terbaru." Erik.


"badan pegel hatipun senang." Ja'far.


"Eh pegel apanya orang dia gak ikut lomba." Melisa.

__ADS_1


"Yang penting hati yang senang." Ja'far.


"Eh kenapa tu anak." Leon.


"Kesambet iblis apa tu?" Erik.


"bukan kesambet aku tadi lagi ketemu pujaan hatiku." Ja'far.


"pantes dia tadi gak ikut lomba." Leon.


-------


Sementara Anton di rumah sakit masih di rawat dirumah sakit kakinya di perban dan tangan kanannya juga di perban. Dia merasa malam ini malam yang penuh dengan kesialan,


Semuanya sial termasuk cewek itu, dalam diriku belum pernah dapat arti kegagalan. Semuanya berjalan lancar cuman kali ini aku dapet sial . Dasar sial.


Anton merasa kesal atas apa yang menimpanya. Baginya seperti mimpi tak pernah terbayang jika dia di kalahkan oleh seorang perempuan.


Anton terbaring di rumah sakit sambil menatap langit langit rumah sakit, dia juga merasa seluruh tubuhnya seperti di kroyok orang satu kampung. Menurutnya tubuhnya terasa sakit semua terlebih lagi bagian lengan kanan dan kakinya.

__ADS_1


Sial sial. gara gara gadis itu nasibku seperti ini , kakiku terasa sakit, tanganku.


Anton masih marah ingin rasanya ea mengutarakan marahnya. tapi dia tahan sebab masih berada dirumah sakit.


__ADS_2