CINTA SI GADIS TOMBOY

CINTA SI GADIS TOMBOY
04


__ADS_3

"Makasih sayang".Ucap Mama lembut penuh dengan kasih sayang sehingga membuat Feliska senang.


"Ea Ma " Ucap Feliska tersenyum sedikit manja.


"Kamu gak Kuliah Fel ?" Tanya Papa terhadap Feliska.


"Enggak Pa hari ini Feliska libur". Feliska.


"Belajar yang rajin sayang supaya kamu menjadi orang sukses biar kamu bisa meraih Cita cita kamu". Mama.


"Ea Ma Feliska janji akan belajar". Feliska.


Mama dan Papa Feliska langsung mencicip kue bikinan anaknya itu yang diajari oleh Melisa, mereka meniup perlahan kue itu karna memang kuenya masih panas masih keluar dari oven.


"Hemz enak".Mama.


Papa juga memuji kue buatan mereka yang memang bener bener enak.


"Ea ini enak Mah apa lagi yang buat putri kita, coba Papa bisa makan masakan putri kita pasti sangat nikmat dan bahagia".papa.

__ADS_1


Feliska merasa senang atas apa yang di lakukan kali ini membuat dia bahagia, apa lagi orang tua Feliska ternyata suka dengan masakannya.


Seandainya waktu bisa di putar Feliska belajar dari dulu untuk memasak maafkan aku Ma , Pa yang sudah bandel dan mengecewakan Mama sama Papa di ubuk hati Feliska yang paling dalam Feliaka sangat sayang dengan kalian berdua, kali ini Feliska akan berusaha membuat Papa dan Mama bahagia.


"Feliska mau ke Melisa ya Ma, mau ajak Melisa beristirahat di kamar tamu". Feliska.


Kedua orang tua Feliska mengizinka melisa dengan menganggukkan kepala tanda setuju.


Feliska akhirnya meninggalkan kedua orang tuanya yang sedang suduk bersantai, dengan berjalan gontai Feliska menemui sahabatnya yang ada di dapur sama bibik yang sedang membereskan ceceran tepung yang tadi di buat kue serta mencuci wadah dan mixser yang tadi di pakek.


" Melisa udah siapkah". Feliska.


"ea ini bentarlagi". Melisa yang masih bekerja.


"Ea napa Fel aku udah selesai". Melisa.


"Kata Mama aku kamu gak boleh terlalu capek kamu kan baru sembuh, jadi kamu istirahat dulu". Feliska .


Melisa langsung sedikit tertegun.

__ADS_1


Baru kali ini aku mendapatkan seorang majikan yang begitu sempurna dan baik, tak seperti anak brengsek itu yang suka menyiksaku dalam pekerjaan , padahal mereka satu kandungan, ya mudah mudahan mereka selalu baik padaku aku takkan mengecewakannya.


"Ayok Mel aku temenin kebetulan aku gak ada jadwal kuliah". Feliska.


Melisapun menuruti Feliska yang berjalan di depannya.


"Bibik ayok ikut ". Ajak Melisa.


"Enggak Bibik biar nanti istirahat pat Bibik saja". Bibik.


 


Anton bekerja dia pulang lebih cepat dan sebelum pulang ea mampir di perusahaannya untuk memastikan bahwa Melisa bekerja lagi apa tidak karna dia juga gak tau kalau Melisa kerja di rumahnya.


dan setelah ea mampir Anton memutuskan untuk mencari kekasihnya yang dulu tiba tiba memutuskannya tanpa sebab.


karna ea perna memergoki sang mantan berada di sekitar situ.


Memori yang lama kembali lagi setelah aku berusaha melupakannya, bayangannya datang lagi di bayanganku sungguh kuingin melupakannya tapi aku takbisa.

__ADS_1


Anton berjalan mengelilingi tempat tersebut dan mencari tau keberadaannya tetapi juga belum dapet.


Antonpun memutuskan untuk pulang, dengan fikiran yang masih terbayang bayang sang kekasih membuatnya tak konsen membawa mobil dan hampir saja kecelakaan akan terjadi, Anton mengerem secara tiba tiba dan membuat jantungnya berdetak kencang karna hampir saja ea menabrak seorang anak yang berjalan kaki.


__ADS_2