CINTA SI GADIS TOMBOY

CINTA SI GADIS TOMBOY
11.


__ADS_3

Anton duduk di Restoran yang Mewah, begitu juga Pak Heri dan yang lainnya, serta Romipun juga ikut makan di Restoran tersebut.


"Mau pesen apa sayang?" Anton pura pura manis demi mendapatkan simpati sama Pak Heri supaya di sangka Anton itu romantis dan Pak Heri tidak menggagalkan kerja samanya.


Melisa tak menghiraukan Anton yang sok manis terhadapnya dia melirik sinis.


"Aku hanya sandiwara tolong hargai aku". Anton berbisik terhadap Melisa.


"Emang gue pikirin bodo amat". Melisa dengan ketusnya.


"Ini gak gratis nanti akan aku bayar". Anton.


"Beneran awas lok bohong". Melisa.


"Aku tak pernah bohong". Anton.


"Baiklah lok cuman pura pura tapi jangan coba coba kurang ajar sama aku". Melisa mengancam.


"Mana mungkin aku macam macam sama kamu bisa bisa aku kena telan sama macan tak bertaring". Anton.

__ADS_1


Pak Heri yang dari kejauhan melihat mereka berdua nampak senang karna sepertinya Anton menyayangi itu calon istrinya, padahal mereka cuman sekedar bisik bisik belaka.


Sementara Romi yang melihatnya aneh padahal mereka berdua itu kalau ketemu bagai kucing dan tikus, apalagi Anton sahabatnya itu tak ada Romantis sama sekali dengan cewek kecuali Erika yang jadi danbaan hatinya.


Kalau untuk berpura pura ternyata sahabatku ini jago juga, padahal dia adalah orang yang galak tetapi walau dia galak aku takbisa jauh darinya.


Romipun ikut nimbrung ke Melisa dan Anton .


"Hei Bro kenalin dong calon Istrinya ke temanmu ini". Romi yang sengaja menguji keduanya.


Keduanya langsung melotot seperti bola mata mau copot , seperti ingin mengeroyok Romi terlebih Melisa yang ingin sekali mengeluarkan uneg unegnya.


"Bangsatlo ". Anton berkata lirih.


"Ya lok gitu biar aku aja bicara keras biar semua tau terlebih Pak heri kalau Anton tak pernah Romantis dengan calon istrinya biar Pak Heri batalkan kerja samanya". Romi mengancam untuk mengerjai Anton temannya yang Arogan itu.


Antonpun akhirnya menuruti apa yang di minta Romi, sehingga membuat Romi senang.


"Perkenalkan aku Romi". Romi menyodorkan tangan kanannya sebagai perkenalan.

__ADS_1


"Melisa" Jawab singkat Melisa tanpa ada embel embelnya.


"Nah gitu dong". Romi.


Awas kalau sampai Pak Heri pulang kamu pasti akan aku caci maki seperti biasanya.


Dan akhirnya merekapun makan, kecuali Melisa yang baru mengisi perutnya ea tak makan, karna masih kenyang .


"Ton itu Pak Heri lihatin suap dong biar kelihatan seperti kamu sayang ma calon istrimu ". Romi memberi ide konyol yang di ikuti Anton.


Antonpun berkata pelan terhadap Melisa aku suapin kamu harus mau biar kelihatan aku sayang sama kamu.


Antonpun mulai menyuapi Melisa dan Melisapun tak menolaknya demi cuan tambahan, lumayan bisa untuk biaya Melisa masuk kuliah.


Suapan demi suapan masuk ke dalam mulud Melisa ea terpaksa melakukannya padahal lok gak pura pura sih ogah.


Banyak Mata yang melihat mereka dan yang tadinya mereka serius makan kini pandangan mereka beralih kearah Anton yang baru kali itu Anton bersikap manis terhadap Cewek.


Dan disitu juga ada Tika dan Tiwi yang melihat mereka tak suka , mereka terbakar api cemburu sebab Anton adalah cowok incaran mereka sudah lama tapi mereka tak pernah dapat respon dari Anton, mereka juga sering caper terhadap Anton tapi semua sia sia saja.

__ADS_1


__ADS_2