CINTA SI GADIS TOMBOY

CINTA SI GADIS TOMBOY
Mencari informasi.


__ADS_3

Anton di rumah sakit, dia menunggu kabar dari anak buahnya untuk mencari tau keberadaan Melisa, karna Anton ingin bikin perhitungan sama dia, Antonpun berfikir dua kali untuk menampakkan diri di depan khalayak. Pasti mereka mencemohnya karna kekalahannya terhadap Melisa, yang menurutnya gadis pembawa sial untuk dirinya.


Anak buah Anton menyebar untuk mencari keberadaan Seorang gadis, yang menurut mereka adalah seseorang yang paling berani melawan bosnya.


Mereka mencari dari berbagai tempat tapi hasilnya nol Melisa tidak ketemu, walau mereka tau nama gadis itu Melisa tetapi di tempat itu bukan cuman satu yang bernama Melisa, foto mereka tak punya, jadi sulit untuk mencarinya.


Apapun yang di minta Anton harus dapet, sesulit apapun, jika mereka tak dapat tentang Melisa, Anton tetap saja menyuruhnya sampai dapat.


Antonpun berusaha tentang Melisa di Fb, Tiktok dan yang lain, tetapi tetap saja tak ketemu.


Dia ternyata seperti hantu sulit untuk di cari, brengsek, jika ketemu akan aku kasih pelajaran buatnya, dia yang berurusan dengan Anton tak lepas begitu saja.


Hp Anton berdering, Anton segera mengangkatnya, kemungkinan itu kabar baik bahwa mereka menemukan keberadaan gadis tersebut. Tapi kenyataan nol.


"halo Bos, gadis tersebut, gak ada bos, kami sudah mencarinya Bos." Ank buah Anton


"Aku gak mau tau pokoknya kalian harus cari sampai dapet." Anton.


"Tapi bos." Anak buah Anton.

__ADS_1


"gak ada tapi tapian, masalah gaji nanti aku naikkan tiga kali lipat dari gaji kalian." Anton


Anak buah Antonpun langsung mencari Melisa lebih giat lagi, mereka bertanya ke orang tapi mereka tetep bilang bahwa yang bernama Melisa banyak bukan cuman satu, cuman yang membedakannya nama panjangnya, tapi sayang mereka tak tau nama panjang Melisa.


"Sulit ini kita cari yang bernama Melisa, foto aja gak punya tambah sulit ini." Anak buah Anton.


Anton masih penasaran, gadis yang bernama Melisa, bisa bisanya seorang gadis berani berlomba dengannya.


Pikiran Anton semakin kacau tak beraturan, Ingin rasanya dia memberi pelajaran dengannya, belum puas jika Anton tak bisa memberinya pelajaran.


Takkan kubiarkan dia bahagia menghirup udara segar sedangkan aku menderita seperti ini.


Sementara Melisa masih fokus kerjanya.


"Oh ya Mel nanti lok pas kita antar barang kamu jangan lupa pakek masker ini." Ja'far.


"Untuk apa?" Tanya Melisa.


"Ya untuk jaga jaga Mel, kamu tau sendiri Anton anak buahnya banyak. aku takut terjadi sesuatu denganmu." Ja'far.

__ADS_1


Melisa menurut apa yang di kasih Ja'far. Dia tau bahwa semua itu untuk kebaikannya, Melisa bersyukur teman temannya perhatian dengannya.


Barang barang yang akan diantarpun sudah siap tinggal berangkat, Melisa mengantarkan barang barang tersebut tidak sendirian melainkan dengan Ja'far.


"Ayo kita berangkat." Ja'far.


Melisapun masuk dan langsung memakai masker pemberia Ja'far begitupun Ja'far juga pakai.


Merekapun akhirnya berangkat menuju tempat tujuan yang di kendarai oleh Ja'far.


sebelum sampai tempat tujuan Melisa tertidur di dalam mobil, sementara Ja'far tak tega untuk membangunkannya.


Mungkin dia capek untung saja ini barang lumayan jauh pengantarannya jadi dia bisa tidur.


Kurang lebih satu setengah jam dalam perjalanan ketempat tujuan.


Ja'farpun membangunkan Melisa yang tertidur.


Melisapun terbangun dan mengedip ngedipkan matanya yang terasa berat.

__ADS_1


" Aku tertidur." Melisa.


__ADS_2