CINTA SI GADIS TOMBOY

CINTA SI GADIS TOMBOY
Kembali bekerja.


__ADS_3

Haripun sudah menunjukkan pukul setengah 7 Melisa masi tertidur, Ibu Melisa sudah berulang kali membangunkanya, Alarm berbunyi sejak Jam 5 pagi tetapi Melisa belum saja bangun, Biasanya Melisa selalu bangun pagi, dia selalu menunaikan sholat subuh.


"Mel bangun." Ibu


Melisa belum juga bangun, dia masih dalam tidurnya.


Berbagai cara Ibu Melisa membangunkannya tapi tetep saja sulit.


Jam Alarmpun berbunyi kembali, Melisa terbangun dengan keadaan masih ngantuk. Seketika membulat Mata yang awalnya masih susah di buka. Melisa buru buru kekamar Mandi dia langsung cepet cepet menuju kamar mandi, bisa di bilang mandi bebek karna terlalu cepat.


Melisa bersiap siap untuk berangkat kerja.


Aku harus cepat cepat berangkat, bisa gawat kalu telat.


Melisa sibuk kesana kemari mencari kontak Motornya, dia lupa dia tarok mana. Di laci di lemari di kamar di cari tapi gak ketemu.


"Aduh dimanaya bisa telat ni." Melisa masih dalam kebingungan.


Sementara Ibu Melisa menghampiri Melisa dan memberikan kuncinya" Ini Ibu tadi temukan di bawah pintu kamar kamu.


Melisa langsung mengambilnya, dan pamit sama Ibunya untu berangkat kerja.

__ADS_1


"Bu Melisa berangkat dulu." Melisa . mencium punggung tangan ibunya yang kanan.


"Sarapan dulu." Ibu.


"EnggaklahMa Melisa nanti telat, Melisa sarapan di tempat kerja aja Bu." Melisa.


Melisapun langsung menuju tempat kerja, denga kecepatan laju yang cepat.


Ibu Melisa cuman geleng geleng melihat tingkah anaknya yang lain dari pada yang lain.


Seandainya dia punya suami setidaknya sifatnya mungkin akan berubah tidak seperti itu lagi. Tetapi walau begitu Ibu bahagia mempunyai kamu Doa Ibu cuman yang terbaik untukmu.


Ibu Melisa langsung menuju kamar Melisa dia membereskan kamar anak gadisnya yang tak sempet Melisa rapikan.


Dan akhirnya Melisapun nyampai, semua teman temannya menyapanya, dan pandangan mereka tertuju kepada Melisa. Seolah olah seperti sosok seorang artis papan atas, Melisa berjalan dengan perasaan aneh .


Tak biasanya mereka seperti iku kira kira ada apaya?


Melisa merasa aneh dengan tatapan mereka. tak seperti biasany.


"Mel!" Ja'far memanggil.

__ADS_1


"Ea blum telatkan aku." Melisa.


"hemz blum." Ja'far.


"Melisa selamat atas kemenangan tadi malam." dari salah seorang pegawai lain.


"hemz trimakasih." Melisa.


Dan itupun bukan cuman satu kali tapi berulang kali, setiap ketemu pegawai lain pasti berucap sama serasa seperti di idolakan sama Mereka.


Melis dan Ja'farpun memasuki ruangan pekerjaan, Melisa bekerja dengan keras walaupun tadi malam dia sudah mendapat uang, tapi baginya dia tak mau menyia nyiakan waktu selagi badan masih sehat.


"Mel kamu gak capek?" Tanya Ja'far.


" Capeksi tapi aku juga harus berjuang, kamu tau sendirikan aku cuman sama Ibuku, kalau aku libur takutnya aku kena pecat, terus kalau aku di pecat aku mau kerja dimana lagi lagi pulakan kamu tau ijazah aku cuman ijazag SMA." Melisa.


Ja'farpun sadar atas perkataan mereka ada benarnya.


 


Sementara Anton di rumah sakit masih dalam balutan perban, dia mengotak atik HPnya menelfon anak buahnya untuk mencari cewek yang bikin dia kesel.

__ADS_1


Akan aku buat peritungan terhadapnya, apa yang aku dapat semalam semua itu takkan mudah untuk aku lupakan.


Ayo gaes jangan lupa dukungan kalian. Apakah Anton bisa menemukan Melisa.


__ADS_2