
Baran barang yang di angkat Melisa berantakan ikut terjatuh sebab Melisa pingsan, Sementara Anton mengira bahwa Melisa ketiduran, Anton berusaha membangunkannya kali ini bukan sama air tetapi dengan sebuah tongkat kayu yang memang ada di situ.
"Eh kamu bangun ini bukan tempat tidur". Anton mengotak atik tubuh Melisa yang sudah tergeletak di lantai.
Tetapi Melisa tak bangun bangun, dan kali ini Anton menbangunkannya dengan tangan, dia menyentuh bagian dahi Melisa, Anton merasa aneh karna Dahi Melisa panas dan wajahnya pucat.
Sungguh menyebalkan gadis aneh.
Anton bergegas hendak meninggalkan Melisa yang pingsan, langkah kakinya berjalan menelusuri ruangan, tetapi Anton tak tega meninggalkan Melisa yang pingsan, Antonpun putar balik menuju ketempat Melisa pingsan.
Sungguh merepotkan saja kalau ada orang lain ih ogah dasar Cewek aneh.
Antonpun berusaha membangunkan Melisa dengan menepuk nepuk pipi Melisa, dan menggoyang goyang badan Melisa.
"Eh bangun, Eh bangun". Anton sambil menepuk pipi Melisa.
__ADS_1
"Aduh dasar bikin repot saja". Anton.
Anton mengangkat tubuh Melisa dengan terpaksa sebab Melisa masih belum sadar, Anton membawa Melisa ke dalam mobilnya dan membawa kerumah sakit.
Anton membawa Melisa dengan kecepatan sedang, dan membawa Melisa ke rumah sakit yang biasa Anton di rawat.
Akhirnyapun Melisa di bawa ke ruangan UGD sebelum Melisa memasuki ruangan UGD Anton harus mengisi formulir Rumah sakit yang mengatas nama keluarga.
"Maaf Mas data ini harus di tanda tangani oleh keluarga pasien yang bersangkutan."
Antonpun tanpa pikir panjang mengakui bahwa dia calon suami pasien tanpa fikir panjang Anton langsung mengatakan kata kata itu.
Antonpun langsungsung menantangani selenbar kertas yang di berikan oleh seorang kasir di rumah sakit tersebut.
Dan tanpa sadar apa yang di lakukan oleh Anton di dengar oleh anak buahnya sendiri mereka iseng dan hendak menyebarkan atas apa yang di lakukan Anton terhadap seorang wanita.
__ADS_1
Seorang yang terlihat angkuh ternyata bisa tahluk di pelukan seorang wanita itulah yang mereka lakukan menfoto Anton dan menyebarkan Foto Anton saat ea menggendong Melisa untuk di bawa di ruangan UGD. Padahal apa yang mereka anggap tak sesuai dengan kenyataan, apa yang dilihat mata itu palsu tanpa adanya pendengaran.
Anton tak menyadari hal tersebut sebab ea tak melihat ponselnya.
Semua orang di rumah sakit memandang Anton mereka berbisik bisik tanpa di dengar Anton bahkan ada juga yang tersenyum terhadapnya tapi tak di gubris oleh Anton.
"Selamat Pak atas pertunangannya". Salah seorang kariawan Anton memberikan selamat terhadapnya Antonpun cuman merasa heran aja.
Mereka mengagumiku karna aku tampan kaya bagi mereka. Tapi biarlah itu suka suka mereka masa bodo.
Dokterpun memeriksa Melisa, Dan Dokter menyarankan bahwa Melisa terlihat sangat kelelahan sebab Melisa juga belum lama melakukan donor darah kesehatannya belum belum pulih benar.
Dokterpun keluar memberikan resep obat kepada Anton supaya Melisa meminumnya.
"Dia terlihat sangat lelah jadi saran saya pasien harus banyak istirahat karna kondisi pasien sangat drop, ini obat diminum sesudah makan dan jika dia sudah sadar nanti". Dikter.
__ADS_1
Antonpun langsung mengambil obat dari Doter tersebut tanpa keluar sepatah kata, dan Dokterpun meninggalkan Anton, Melisa akhirnya di pindahkan ke ruangan pasien di ikuti dengan Anton.
Ayo teman teman jangan lupa dukungan kalian terimakasih.