CINTA SI GADIS TOMBOY

CINTA SI GADIS TOMBOY
Merasa Lelah


__ADS_3

Pekerjaan yang biasa Melisa kerjakan bersama teman2 kerjanya kini ea kerjakan sendiri, haripun semakin siang mataharipun semakin panas tenggorokan Melisa semakin kering, Melisapun memutuskan untuk istirahat sejenak hanya untuk meminum air yang sudah ea sediakan, ea duduk di sebuah kursi yang tak jauh dari dia bekerja, tubuh yang biasa bugar kini menjadi lencu dan cepat lelah karna kemungkinan tubuhnya baru pemulihan.


Ya Allah semoga engkau memberi kekuatam padaku sehingga aku bisa untuk mencari nafkah untuk Ibu dan diriku.


Kurang lebih 5 menit Melisa duduk kini dia kembali lagi bekerja karna waktu takut kesorean pulang kerjanya.


Anton hanya memandang dari tempat Melisa kerja tanpa Melisa sadari, Anton tersenyum ketika Melihat Melisa terjatuh seketika itu senyuman yang Jahat.


Akan aku beri dia siksaan secara perlahan biar dia menderita seperti yang aku rasakan.


Sementara Melisa terseok seok kakinya karna jatuh sebab kelelahan karna walaupun Melisa berdandan tomboy Melisa juga seorang perempuan.


Antonpun meninggalkan tempat itu menuju tempat istirahatnya, Anton berbaring di kamar yang udah di sediakan untuk dia beristirahat.


kurang lebih Anton lama tidur siang dia terbangun dalam keadaan sunyi sepi tak ada orang karna Anton kelamaan tidur, semuanya sudah pulang tanpa Anton sadari karna dari mereka tidak ada yang membangunkan Anton ketika tidur.


Sementara Melisa masih bekerja keringat bercucuran wajah Melisa terlihat pucat tidak seperti biasanya, Ja'far yang melihat Melisa merasa kasihan ingin sekali dia menolongnya tapi ea juga takut kena pecat karna pekerjaan ini sangat ea butuhkan.

__ADS_1


"Eh kamu cepet kerjanya". Suara Anton mengglegar di telinga Melisa.


Melisa cuman diam tampa menghiraukan ocehan Anton yang bermutu bagi Melisa anggap aja orang asing.


"Eh kamu gak dengar yang saya ucapkan". Suara Anton terlihat kesal karna Melisa tak ada suara sama sekali.


Antonpu terduduk dan hanya melihat Melisa bekerja tak berhenti.


-----


Ibu Melisa berusaha menghubungi Melisa tetapi tak ada sama sekali diangkat kecemasan Ibupun semakin besar, karna dia takut anak semata wayangnya itu kenapa napa.


Nak mudah mudahan tak terjadi apa apa terhadapmu Ibu sangat menyayangimu anakku.


___________


Melisa merasakan pusing dan terasa nyutnyutan tetapi pekerjaannya masih tinggal sedikit lagi wajah Melisa semakin pucat, dan rasanya sudah berat dan tak sanggup lagi.

__ADS_1


Ya Allah kuatkanlah hambamu ini untuk mendapat rizki.


Sementara Anton masih duduk menikmati pemandangan yang langka baginya sambil menik mati makanannya.


Melisa melirik kearah Anton yang sedang makan, Melisa merasa lapar di perutnya karna jadwal makan siangnya memang sudah bener bener lewat, Melisa berfikir Anton selain sombong dia juga sangat pelit, dialah orang yang lain tak seperti orang tuanya dan adiknya mereka begitu ramah.


Sakit Melisa semakin parah ea bener bener terasa gak kuat lagi semua barang barang disitu sepaerti goyang goyang.


Melisapun akhirnya berusaha duduk sebentar untuk melepas lelahnya dan pusingnya biar tak menjadi.


Antonpun yang melihatnya langsung menegur Melisa tanpa bertanya.


"Heh kamu tinggal sikit lagi jangan malas". Anton.


Melisapun langsung kerjakan lagi pekerjaannya tanpa berkata kepada Anton.


Itupun Anton lakukan selama 3 hari berturut semata mata untuk membalaskan perlakuan Melisa terhadapnya, dan selama itu juga Melisa hannya terdiam.

__ADS_1


__ADS_2