CINTA SI GADIS TOMBOY

CINTA SI GADIS TOMBOY
kedatangan sang Mama.


__ADS_3

Feliska mengacak ngacak hpnya ea mencari cari tata cara memasak di fesbook di internet bahkan ea juga berusaha menghubungi Melisa supaya Melisa mengajarinya cara bagaimana memasak.


Aduh kenapa Melisa susah kali di hubungi padahal sekarangkan bukan waktu Melisa bekerja.


Feliska berusaha menghubungi Ja'far karna ea ingin belajar memasak karna Feliska juga belajar masak dengan Asisten rumah tangga keluarganya.


Mama dan Ayah Feliska kagum melihat perubahan Feliska yang mau belajar untuk memasak.


"Anak gadis kita sudah mau belajar masak Ma Papa senang sekali lihat perubahannya padahal dia gak mau tau dulunya soal dapur". Papa.


"Ea Pa ini berkat teman temannya kemaren". Mama.


"Oh bagus dong kalau dia mau belajar". Papa.


"Ea Pa lihat Feliska begini Mama sangat senang" Mama.


Feliska mengutak atik Hpnya guna mencari nomor Ja'far.


"Halo Mas, Feliska ini mau masak ajarin dong Feliska masih bingung". Feliska yang memegang pisau dapur.


"Maaf Fel Mas lagi sibuk ini Melisa masuk rumah sakit". Ja'far.


"Sejak kapan?". Feliska sedikit panik dan lansung menaruh pisau dapurnya dan meninggalkan dapur.


"Barusan". Ja'far.


Feliskapun lansung menduga bahwa Melisa begitu ulah Abangnya Anton.


Feliskapun langsung memasuki kamar dan siap siap menuju Rumah sakit.

__ADS_1


"Ohya Mas Rumah sakit mana ?". Tanya Feliska.


"Rumah sakit Jaya Sehat". Ja'far.


Rumah sakit itu adalah Rumah sakit Mewah yang di miliki Oleh keluarga Wijaya.


"Fel kamu mau kemana?". Tanya Mama.


"Mau kerumah sakit Ma Melisa masuk rumah sakit, karna ulah anak laki laki Mama". Tutur Feliska.


"Mama ikut". Mama.


Mama Antonpun langsung siap siap dan pergi menuju Rumah sakit tanpa fikir panjang.


Feliska dan Mamanya pergi dengan menggunakan Mobil pribadi dan Supir keluarga mereka juga membelikan oleh oleh buat Melisa.


----------------


"Dasar kau belagu". Erik yang sudah geram ingin rasanya dia meninju kepala Anton yang tak tau diri itu.


Anton cuman cengengesan penuh arti.


"Manusia tak punya hati". Erik.


"Eh kalian mau marah silahkan". Anton.


Suasana yang menarik dan sunyi kini menjadi sangat panas karna pertengkaran mereka.


Suasana yang sunyi kini menjadi sangat tegang .

__ADS_1


"Udah udah kita pindah tempat aja". Ja'far.


"Lihat dia aku serasa muak". Melisa.


Merekapun akhirnya pindah ketempat lain sementara Anton pergi pulang karna bagi dia buang buang waktu berada disitu.


Tak berapa lama Feliska dan Mamanya datang untuk mengetahui kondisi Melisa.


"Melisa...'' Feliska.


Mereka menoleh ke sosok Feliska dan Mamanya.


"Kamu kok bisa masuk Rumah sakit?" Tanya Feliska sambil memeluk manja terhadap temannya itu.


"Ini ulah Abangmu Fel" Ja'far.


Feliska merasa geram iya serasa malu mempunya Abang seperti itu tak ada rasa simpati sedikitpun menurut Feliska, sementara Mama Anton geleng geleng karna anaknya itu.


"Tante minta maaf atas nama anak Tanteya". Mama.


"Ea Tante." walaupun Melisa sangat benci terhadap Anton tetapi dia tak mau mengutarakan apa yang ada dihatinya karna Melisa tak mau lihat mereka sedih.


"Mel kenapa kamu gak lawan?" Feliska.


"Kan aku cuman kariawan Fel kalau aku melawan bisa bisa aku di pecat karna diakan Bosnya". Melisa.


"Oh ya tante mau kasih kamu kerjaan di rumah tante jadi Asisten Tante, dan jadi guru masak untuk Feliska gimana? Tante gajideh dua kali lipat dari gajimu". Mama.


Melisapun langsung kegirangan melihat tawaran Mama Anton langsung menerima tawaran Mama Anton.

__ADS_1


lanjut terus ya gaes gimana Anton kalau harus ketemu terus sama Melisa.


__ADS_2