Cinta Wanita Sewaan

Cinta Wanita Sewaan
11 - Meminta Izin


__ADS_3

Perjalanan menuju ke rumah Davina, tidak ada yang terucap dari mulut Fatur, Membuat Davina bertanya-tanya di dalam hati nya, Apa kah laki-laki itu marah.


Fatur hanya diam dan mata nya menelusuri setiap jalan, Lucas pun sesekali melihat Fatur dan Davina dari balik kaca spion.


Saat mobil Davin sudah sampai, Fatur akan turun untuk bicara dengan Bu Asna, Namun Davina menahan tangan Fatur.


"Kapan kau akan membebaskan ayah ku?." Tanya Davina dengan tatapan yang serius pada Fatur.


"Lucas akan mengatur semua nya, kau tunggu saja."Balas Fatur.


"Baiklah." Davina hanya bisa mengangguk setuju. tanpa tahu kapan ayah nya bisa bebas.


Melihat keluarga Fatur, Kini Davina nyakin suami nya bukan orang sembarangan, tapi ia tidak akan pernah menyangka kalau Fatur memiliki kuasa yang besar dimana pun dia berada.


Bu Asna menghampiri Fatur dan Davina yang telah kembali. rasa penasaran nya dengan apa yang terjadi sebenarnya membuat wanita itu menunggu kepulangan mereka.


"Nyonya, Saya dan keluarga akan segera melamar Davina dalam waktu dekat, mohon izinnya."Ucap Fatur.

__ADS_1


Bu Anas menatap Davina, Davina menganggukan kepala pada Ibu nya.


"Tenang lah soal Tuan Winto, saya akan membebaskan beliau dalam waktu dekat sebelum pernikahan kami."Ucap Fatur.


Hal itu sontak membuat Bu Asna begitu terkejut dan bahagia, tak menyangka pertolongan telah datang, meski dengan cara yang tidak terduga.


"Terima kasih Nak Fatur, saya tidak tahu bagaimana dan sejak kapan kalian pacaran, tapi kalau Davina sudah setuju dan menerima, kami sebagai orang tua hanya bisa merestui." Ungkapan Fatur di sambut baik oleh Ibu Davina, ia pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih.


Setelah itu, Fatur pun pamit dari rumah Davina untuk pulang, Davina dan ibu nya masih berdiri disana melihat mobil itu meninggalkan halaman rumah mereka, hingga hanya meninggalkan asap yang perlahan menghilang.


Bu Asna lalu dengan semangat mengandeng tangan putri ke dalam rumah tidak sabar mendengar penjelasan dengan Davina.


"Em, Aku..."


"Ayo cerita kan saja, Mama ingin mendengar nya. apa kalian sudah lama pacaran?." Tanya Bu Asna mendesak Putri nya untuk bercerita.


"Pertemuan kami kebetulan saja Ma, dan kami juga belum lama berpacaran, dan dia serius untuk mengajak ku menikah ma, Makanya aku juga setuju."Balas Davina beralasan.

__ADS_1


Ia terpaksa membohongi ibu nya, karena ia tak ingin Ibu nya khawatir dengan diri nya. yang menjalani perjanjian pernikahan dengan Fatur.


"Sayang, Mama sangat senang mendengar kamu bersama dengan Tuan Fatur, ini seperti mimpi bagi mama, kalau Papa tahu, dia pasti akan sangat senang." Kata Bu Asna penuh harapan.


Davina pun tersenyum sendu melihat ibu nya yang sudah merindukan Ayah nya.


"Ma, Aku ke kamar dulu ya, aku mau mandi." Davina tak lagi mampu terlalu lama disisi ibu nya, karena ia rasa ia ingin menangis, Ia pun beralasan untuk pergi dari sana.


"Iya sayang, pergi lah."Bu Asna mengusap rambut putri nya yang berlalu pergi.


"Papa, Mama ingin Papa mendengar kabar ini."Batin Bu Asna.


Memiliki menantu atau pun hubungan keluarga dengan keluarga Fatur adalah mimpi semua orang, begitu pun Bu Asna yang tidak menyangka Putri nya akan berpacaran dengan Fatur, dan bahkan akan segera menikah dalam waktu dekat.


•••


Hi, Terima kasih ya masih terus membaca sampai disini, Jangan lupa di like dan Vote nya ya, biar Aku tambah semangat buat lanjutin cerita ini, dan tinggalkan komentar kalian, agar Author tahu pendapat kalian tentang cerita ini.

__ADS_1


Follow Ig Shanti_san18.


__ADS_2