Cinta Wanita Sewaan

Cinta Wanita Sewaan
08 - Menyetujui


__ADS_3

"Aku tahu kau mencintai ayah mu, kau tak akan rela ayah mu terus mendekam di penjara, penjara itu tempat yang kejam bagi para penjahat, dan ayah mu bukan salah satu dari mereka, bukan kah lebih baik kau membebaskan nya dengan menikah dengan ku." Ucap Fatur.


Davina yang teringat kembali pada nya, dada nya lansung terasa sesak.


"Menikah dengan ku, kau bukan hanya menyelamatkan ayah mu dari penjara, tapi juga memperbaiki citra dan nama ayah mu di publik yang kini telah tercoreng, aku hanya meminta balasan kau menjadi istri ku, dan kau juga telah menyelamatkan perusahaan keluarga ku , bukan kah bagus kita saling menguntungkan."Ucap Fatur lagi.


"Kenapa dia begitu pede sekali berkata seperti itu. Apa dia memiliki kekuatan seperti yang ia sampaikan sekarang?, memang nya dia siapa?." Batin Davina memikirkan perkataan Fatur.


"Baiklah, aku setuju, tapi aku juga punya syarat."Balas Davina.


"Aku setuju?." Fatur mengulurkan tangan nya untuk berjabat tangan dengan Davina.


"Kau tak ingin bertanya syarat ku?."


"Aku akan menyetujui semua nya."Balas Fatur.


"Cis, dia benar-benar seperti orang yang kebelet menikah."Batin Davina.


Davina dan Fatur pun saling berjabat tangan, setuju untuk saling membantu dan menguntungkan satu sama lain.


"Lalu kau akan bawa aku kemana?." Tanya Davina.


"Kerumah ku."

__ADS_1


"Hei, kau jangan macam-macam dengan ku ya, salah satu syarat ku, aku tak ingin kau sentuh."Ucap Davin ketus.


"Baiklah."


Fatur tersenyum kecil. Lucas pun terus melajukan mobil nya ke arah rumah Fatur. Davina hanya bisa duduk diam dan pasrah ia akan di bawa kemana, kalau terjadi sesuatu pada nya, toh ibu nya sudah tahu ia pergi dengan Fatur. ibu nya pasti akan mencari nya kalau ia menghilang


Saat mobil itu memasuki halaman rumah, Davina di paksa menelan Saliva nya, saat rumah yang ia datangi begitu besar dan mewah. mata nya tak lepas terpesona dengan rumah yang berdiri Mega di hadapan nya.


"Apa ini rumah nya?." Batin Davina.


"Ayo turun!." Ajak Fatur.


Lucas yang lebih dulu turun membukakan pintu mobil untuk Davina yang masih terpesona dan terkejut dengan rumah semewah ini.


"Ternyata rumah bak istana bukan hanya ada di negri dongeng, tapi disini juga." Ucap Davina.


Fatur yang melihat Davina masih berdiri keheranan pun mendekati wanita itu, memegangi tangan nya dan membawa nya masuk.


Davina hanya bisa mengikuti walau kesal Fatur berani memegangi nya.


Saat masuk mereka sudah di sambut dengan pelayan yang menundukkan kepala nya menyapa Fatur dan Davina. Davina pun ikut menundukkan kepala membalas mereka.


"Kakek." Panggil Fatur.

__ADS_1


"Kakek?."


Kakek Fatur menoleh ke arah Fatur yang datang menghampiri nya, Kakek pun tampak menoleh ke arah Davina yang berdiri canggung agak di belakang Fatur, melihat dari bawah hingga atas penampilan Davina yang hanya mengunakan pakaian tidur, rasa nya itu tidak enak di pandang.


"Hallo kakek." Sapa Davina. tapi kakek hanya diam tak membalas nya. pandangan kakek lalu menatap sang cucu. Davina hanya sabar saat ia di acuhkan.


"Kau tidak ke kantor?."Tanya Kakek.


"Aku ingin mengenalkan calon istri ku pada kakek."Ucap Fatur.


"Kau ketemu dimana gadis ini?." Tanya Kakek lansung di depan Davina.


"Ketemu dimana?, memang nya aku barang?." Gumam Davina kesal.


"Dia pacar ku kek. aku ke rumah nya dan tidak sabar membawanya kesini, jadi dia tidak sempat Menganti pakaian.",Ucap Fatur.


Mendengar hal itu, Davina pun baru menyadari kalau 0enampilan nya sangat memalukan, ia baru sadar ia hanya mengunakan pakaian tidur. merasa wajar pertanyaan kakek menanyakan ia ketemu dimana.


"Astaga Davina, kau benar benar memalukan, ini semua gara-gara pria sialan ini, dia bahkan tidak mengingatkan ku untuk mengganti pakaian ." Gumam nya.


Melihat kakek Fatur yang tampak tegas dan tanpa ekpresi, membuat Davina rasa ngeri bukan hanya pada Fatur, tapi juga pada Kakek nya. bagai pepatah mengatakan buah jatuh tak jauh dari pohon nya. itu menggambarkan sikap Fatur dan Kakek yang sama-sama tampak dingin.


•••

__ADS_1


Hi, Terima kasih ya masih terus membaca sampai disini, Jangan lupa di like dan Vote nya ya, biar Aku tambah semangat buat lanjutin cerita ini, dan tinggalkan komentar kalian, agar Author tahu pendapat kalian tentang cerita ini.


Follow Ig Shanti_san18.


__ADS_2