Cinta Wanita Sewaan

Cinta Wanita Sewaan
07 - Saling menguntungkan


__ADS_3

Kedatangan saya untuk melamar Davina menjadi istri saya Nyonya." Ucap Fatur lekas membuat kedua mata Davina terbelalak. dengan berani tanpa dosa, tanpa rasa takut atau pun sungkan, kata kata itu keluar dari mulut pria itu.


"Apa yang dia katakan, Aku rasa dia sudah gila karena kebelet menikah, Astaga, apa yang harus ku katakan pada Mama." Davina menutup kedua mata mau, Sesak sekali dada nya, membuat ia rasa nya malu untuk membuka mata nya kembali.


"Bagaimana dia bisa dengan pede berfikir aku akan menerima pernikahan ini." Davina rasa nya ingin meremas mulut Fatur yang seenaknya ingin melamarnya, padahal ia belum menyetujui apa pun.


"Benarkah itu Davina?, Kamu sudah tahu kedatangan Tuan Fatur untuk melamarmu?." Tanya Bu Asna.


Davina tak bisa menjawab ucapan ibu nya saat ini, ia lekas berdiri, membuat semua orang mengangkat kepala melihat dirinya.


"Mau kemana Davina?." Tanya Bu Asna.


Davina masih tak menjawab pertanyaan ibu nya, Ia mendekat ke arah Fatur, menatap Fatur dengan sinis dan Tajam lalu menarik tangan nya untuk keluar. namun Fatur hanya tersenyum menatap wanita itu.


"Vin, Davina, kamu mau kemana?." Tanya Bu Asna lagi.


"Nanti Davina akan jelaskan pada Mama, sekarang Davina harus bicara dengan pacar Davina dulu."Ucap Davina agak berteriak, agar suara nya sampai di telinga ibu nya, karena ia sudah agak jauh dari ibu nya.


Tanpa memikirkan apa pun dan tak ada tempat untuk bicara, Davina menarik tangan Fatur masuk ke dalam mobil. di ikuti Lucas yang duduk lansung di kursi supir.

__ADS_1


Lucas menyalakan mobil nya, membuat Davina heran.


"Hei, kenapa kau menjalankan mobil?."Tanya Davina ketus.


"Nona, bukan kah lebih enak sambil jalan untuk saling bicara lebih enak."Ucap Lucas.


"Memang nya harus begitu, dasar aneh." Davina tak perduli kemana Lucas akan membawa mobil itu, Kini orang yang ingin ia cecar adalah Fatur. berani sekali ia datang dan lansung ingin melamar nya.


"Hei kau, sejak kapan aku menyetujui nya?, Apa kau sudah gila mengatakan ingin melamarku depan ibu ku, kita bahkan baru bertemu 1 hari, kau bahkan belum mengenal jelek nya aku dan aku juga, bagaimana mungkin sangat muda bagi ku untuk menikahi sembarangan wanita."Ucap Davina kesal.


"Banyak yang menikah padahal belum pernah saling bertemu, kenapa kita tidak."jawab Fatur tersenyum tanpa dosa.


"Bukan kah kau sudah pasti menyetujui nya?." Ucap Fatur.


"Kenapa kau bisa berfikir seyakin itu?, aku bahkan belum bereaksi apa pun."


"Aku tahu kau mencintai ayah mu, kau tak akan rela ayah mu terus mendekam di penjara, penjara itu tempat yang kejam bagi para penjahat, dan ayah mu bukan salah satu dari mereka, bukan kah lebih baik kau membebaskan nya dengan menikah dengan ku." Ucap Fatur.


Davina yang teringat kembali pada nya, dada nya lansung terasa sesak.

__ADS_1


"Menikah dengan ku, kau bukan hanya menyelamatkan ayah mu dari penjara, tapi juga memperbaiki citra dan nama ayah mu di publik yang kini telah tercoreng, aku hanya meminta balasan kau menjadi istri ku, dan kau juga telah menyelamatkan perusahaan keluarga ku , bukan kah bagus kita saling menguntungkan."Ucap Fatur lagi.


"Kenapa dia begitu pede sekali berkata seperti itu. Apa dia memiliki kekuatan seperti yang ia sampaikan sekarang?, memang nya dia siapa?." Batin Davina memikirkan perkataan Fatur. mendadak saja ia berfikir kalau Fatur bukan lah orang biasa.


"Baiklah, aku setuju, tapi aku juga punya syarat."Balas Davina.


"Aku setuju dengan syarat mu." Fatur mengulurkan tangan nya untuk berjabat tangan dengan Davina.


"Kau tak ingin bertanya syarat ku?."


"Aku akan menyetujui semua nya."Balas Fatur.


"Cis, dia benar-benar seperti orang yang kebelet menikah, tapi sudah lah, aku lakukan semua demi Papa."Batin Davina.


•••


Hi, Terima kasih ya masih terus membaca sampai disini, Jangan lupa di like dan Vote nya ya, biar Aku tambah semangat buat lanjutin cerita ini, dan tinggalkan komentar kalian, agar Author tahu pendapat kalian tentang cerita ini.


Follow Ig Shanti_san18.

__ADS_1


__ADS_2