
"Mau kemana?."
"Ke Kampus Pa. Davina tidak masuk kampus beberapa hari ini, jadi nya di suruh datang."
"Ya sudah hati-hati ya."
Davina mengangguk lalu berjalan keluar setelah berpamitan. namun hal yang tidak dia ingin kan, Ia melihat Alan sudah berdiri di luar pagar, berdiri di samping mobil menunggu nya.
Davina dengan kesal, ia pun menghampiri Alan.
"Vina." Alan lekas menghampiri Davina yang menghampiri nya.
"Kamu kenapa bisa sampai disini, dengar Alan, Aku sudah tidak mau berurusan dengan mu lagi setelah hari itu, hubungan kita telah selesai, berhenti menganggu ku."Ketus Davina. Ia benar-benar tidak bisa menahan rasa marah nya saat ia melihat Alan muncul lagi di hadapan nya.
__ADS_1
"Vin, kamu harus mendengar penjelasan ku, tidak ada yang terjadi antara aku dan wanita itu, kau salah paham, kamu harus nya mendengar penjelasan ku dulu Vin." Alan mencoba membuat Davina mendengar penjelasan nya, Namun Davina menolak dengan keras.
"Pergi ku bilang Alan, sebelum ayah ku melihat mu sebaiknya kau pergi."kata Davina.
"Sebelum kau mendengar penjelasan ku Vin, Ini salah paham, lama aku mencari mu Vin, tolong beri aku kesempatan."Ucap Alan memohon pada Davina.
Pria yang terkenal gagah dan tegas nya itu, mendadak jadi melow di depan Davina. Hati Davina sesak, Ia lebih percaya pada apa yang dia lihat dari pada penjelasan Alan yang pasti untuk membela diri.
•••
Davina yang berpacaran dengan Alan saat ia masih bersekolah di sebuah SMA, Alan kala itu baru menyelesaikan kuliah nya dan membantu perusahaan keluarga nya. perbedaan umur yang cukup jauh tidak membuat Davina ragu berpacaran dengan Alan, laki-laki yang tegas namun selalu memberi perhatian pada nya, ia sangat dewasa dan bisa mengerti Davina, cinta yang Alan berikan melalui perbuatan nya, bukan hanya omongan belaka membuat Davina menetapkan nama Alan sebagai pemilik hati nya seutuh nya. menyakinkan diri kalau Alan lah cinta sejati nya.
2 Tahun menjalani hubungan hingga Davina lulus sekolah dan mulai mendaftarkan diri untuk kuliah, Ia ke kantor Alan untuk memberi Alan kejutan kalau ia telah di terima di kampus favorit nya.
__ADS_1
Namun di hari itu juga ,Davina mata nya terbuka lebar saat ia melihat pemandangan yang tidak mengenakan di dalam kantor Alan, bermaksud memberi kejutan, Davina malah di beri kejutan saat ia melihat sekertaris Alan duduk tepat di pangkuan pria yang selama ini menjadi kebanggaan nya, Bahkan tangan wanita yang melingkar di leher Kekasih nya kala itu membuat Davina merasa kan kesesakan dada yang belum pernah ia rasa kan, Ia rasa nya seperti tercekik hingga ia sulit untuk bernafas, dada nya terasa sakit hingga membuat ia tak bisa berkata-kata.
Alan yang melihat Davina mendorong wanita itu dari sisi nya, dan mengejar Davina yang telah berlari keluar lebih dulu, Davina masuk ke dalam lift, air mata nya pun menetes keluar bersamaan Alan yang ia lihat berlari kearah nya, Namun Alan tak dapat menggapainya bertepatan pintu dengan pintu lift yang tertutup.
Tuhan seperti tahu apa yang ia rasakan, Ayah Davina di pindah tugaskan oleh kantor tempat nya bekerja ke kota lain, yang otomatis Davina dan Ibu nya pun ikut bersama ayah nya, Sejak hari itu, Davina memutuskan semua kontak dengan Alan. tak lagi mendengar kabar laki-laki itu setelah beberapa tahun.
Tapi Kini, takdir seolah tengah kembali mengajak nya mengingat kilas masa lalu nya, Alan kembali muncul setelah ia telah melupakan laki-laki itu. mengubur dalam-dalam nama itu, hingga ia hampir lupa pernah mengenal Alan dalam hidup nya.
•••
Jangan Lupa Tekan ❤️ untuk mendukung Author ya.
Hi, Terima kasih ya masih terus membaca sampai disini, Jangan lupa di like dan Vote nya ya, biar Aku tambah semangat buat lanjutin cerita ini, dan tinggalkan komentar kalian, agar Author tahu pendapat kalian tentang cerita ini.
__ADS_1
Follow Ig Shanti_san18.