Cinta Wanita Sewaan

Cinta Wanita Sewaan
58 - Pulang Bulan Madu


__ADS_3

Obrolan kecil pun terjadi diantara mereka, Fatur yang terbangun tidak menemukan istri nya ada di kamar pun mencoba menghubungi nya , Namun ponsel nya tertinggal di kamar. Davina tidak membawa ponsel nya.


"Kemana dia?." Batin Fatur. ia seger turun dari tempat tidur setelah ia menunggu beberapa menit dan Istri nya belum juga kembali.


Fatur segera memakai pakaian nya untuk segera mencari Davina. Saat baru keluar kamar hotel, ia melihat Davina dan Vania keluar dari lift bersama, kedua nya terlihat begitu akrab membuat Fatur mengerutkan kening nya melihat pemandangan itu.


Sebelum masuk ke kamar, Vania masih menoleh menatap Davina dan Fatur yang berjalan saling berangkulan, ia tersenyum.


Awal nya ia berharap Fatur mau menerima nya dan memberikan nya sebuah kesempatan kedua, karena sebelum nya ia melihat Hubungan Davina dan Fatur yang tidak begitu Baik, Namun setelah melihat kejadian kemarin, hal itu membuat Vania berpikir kalau ia tidak boleh Egois dan jahat, karena hal itu akan membuat nya semakin berdosa karena dulu ia pernah mengkhianati Fatur.


"Kenapa kamu bisa sama dia?." tanya Fatur.


"Sama Vania?."


"Iya."


"Mau tahu aja."Balas Davina sembari tersenyum menahan tawa. Fatur mengelengkan kepala nya lalu memeluk Davina dari belakang saat kedua nya sudah masuk ke dalam kamar.

__ADS_1


Davina dan Fatur pun menikmati liburan mereka kali ini, Fatur meninggalkan urusan bisnis nya dan fokus pada wanita yang ia cintai di depan nya. Karena waktu sangat lah berharga untuk wanita itu.


•••


Pagi itu.


Davina dan Fatur pun akan kembali pulang, mereka pun sudah di dalam pesawat, tangan kedua nya tidak saling melepaskan, sesekali Fatur memberikan ciuman di pundak tangan wanita itu.


Khusus untuk mereka, Kakek bahkan datang untuk menyambut kepulangan mereka di bandara. walau Fatur sudah menolak karena takut kakek akan kelelahan, tapi kakek tidak mau mendengarkan nya.


Dari jauh Fatur dan Davina sudah melihat senyuman kakek dari samping mobil yang terparkir. pemandangan tidak biasa dimana tangan kedua nya saling berpegangan tangan membuat Kakek merasa sangat senang.


"Kakek, Bibi Sonia."


"Kalian semakin lengket saja, kakek jadi senang melihat nya."Ucap Kakek.


Davina dan Fatur saling melihat dan tersenyum salah tingkah.

__ADS_1


"Bagaimana liburan kalian?." tanya Bibi Sonia.


"Baik bi. lancar."


"Bagus lah kalau begitu, Ayo masuk ke dalam mobil, kota harus segera pulang, kasihan kakek."Kata Bibi Sonia.


•••


Saat sampai di rumah Kedua nya lansung istirahat,, karena hari juga sudah malam.


Davina lalu Membereskan barang barang di koper nya keesokan pagi nya. Ia duduk di lantai dan mulai membuka barang barang nya. Fatur yang baru saja keluar dari. kamar mandi pun duduk di samping wanita itu.


"Aku bantu." Kata Fatur. Davina membalas dengan senyuman dan Anggukan kecil tanda mengiyakan.


"Kapan kamu akan ke rumah Papa dan Mama, Aku akan ikut." tanya laki laki itu.


"Mungkin besok."

__ADS_1


Di tengah Obrolan mereka, tiba tiba terdengar suara ribut dari luar yang memanggil manggil Tuan tuan tuan.


Davina dan Fatur terkejut dan segera keluar dari kamar.


__ADS_2