
Hubungan Davina dan Fatur pun semakin membaik setelah kedua nya sama sama mengucapkan perasaan mereka satu sama lain.
Davina sedang duduk menonton Tv, Sembari menemani Fatur yang sedang meeting online di samping nya. Davina menatap Fatur seperti seseorang yang sedang mengagumi sesuatu, Membuat Fatur yang di depan monitor jadi tidak konsen saat Ia sadar diri nya di perhatian.
Davina memandang nya untuk menggoda laki laki itu. Karena sedang meeting, ia hanya bisa menahan diri sembari menahan senyuman nya. membuat Davina merasa sangat puas.
Saat Sesi Meeting usai, Fatur dengan cepat menutup laptop nya dan Memeluk Davina yang lansung tertawa.
"Kenapa kamu melihat ku seperti itu, Kau membuat ku tidak tahan dengan tatapan mu."Ucap Fatur masih memeluk wanita itu.
"Aku hanya becanda." Balas Davina.
"Aku tidak mau mendengar apa pun, yang aku inginkan saat ini, kau harus mempertanggung jawab."Ucap Fatur.
"Tanggung jawab, Aku tidak melakukan apa pun."Ucap Davina.
__ADS_1
Fatur tersenyum lalu mencium Davina, Davina pun membalas Ciuman laki laki itu, Hari dimana mereka berencana untuk jalan jalan lagi pun di tunda, kedua nya menghabiskan Waktu di dalam kamar hotel sembari bermesra mesraan.
•••
Saat malam tiba.
Davina yang merasa lapar melihat Fatur yang masih tertidur, dengan bertelanjang dada dan hanya di tutupi selimut.
Karena tidak ingin menganggu Istirahat Fatur, Davina pun berinisiatif untuk ke restoran yang ada di di bawah hotel untuk mencari makanan, sembari berpikir untuk jalan jalan ke bawah.
"Hi."Sapa Vania. Davina hanya membalas dengan senyuman kilat. lalu mengabaikan wanita itu.
Vania tahu Davina tidak menyukai keberadaan nya, Vania pun lalu berkata.
"Davina, boleh kita bicara sebentar?." Tanya Vania. Davina menghela nafas perlahan, lalu mengangkat wajah nya melihat Vania yang memandangi nya dan menunggu jawaban nya.
__ADS_1
Davina lalu menganggukan kepala nya. Vania lalu mengajak Davina dan menunjuk ke sebuah Meja. Davina pun mengikuti.
Kedua wanita itu duduk saling berhadapan, wajah serius terlihat dari Kedua nya.
"Aku minta maaf, karena kehadiran ku tanpa sengaja membuat Kamu marah, Dan aku minta maaf sudah bersikap tidak baik pada mu."Ucap Vania. Davina agak terkejut dengan apa yang ia dengar, namun ia tetap tenang.
"Sejujur Aku memang masih mencintai Fatur. tapi aku sadar kalau Fatur tidak lagi mencintai ku, Dia juga sudah menjadi milik orang lain. tapi aku janji aku tidak akan melakukan nya lagi, Aku Tidak akan dekat lagi dengan Fatur, Kalian adalah pasangan yang serasi."Ucap Vania lagi.
"Boleh aku tanya sesuatu?." Ucap Davina, Vania mengangguk mempersilakan.
"Kenapa kamu meninggalkan Fatur waktu itu?." Tanya Davina.
"Mungkin orang pikir aku egois, tapi aku punya masalah yang tidak bisa aku katakan pada mu, dan itu alasan yang membuat aku meninggalkan Fatur, Tapi Fatur adalah laki laki terbaik yang pernah aku miliki."Ucap Vania.
"Baik lah aku mengerti, Aku sudah tidak permasalahkan apa pun lagi, aku dan Fatur sudah saling mencintai dan menerima, Aku juga berharap kamu bahagia dengan suami mu." Ucap Davina.
__ADS_1
"Terima kasih Davina, kamu memang wanita yang baik, tidak salah Fatur memilihmu."Ucap Vania. Davina tersenyum membalas nya.