Cinta Wanita Sewaan

Cinta Wanita Sewaan
50 - Makan Malam


__ADS_3

Malam hari pun tiba.


Davina memakai sepatu nya untuk bersiap keluar dengan Fatur, Kali ini ia benar benar ingin menutup tubuh nya agar ia tidak lagi kedinginan.


saat Ia berdiri untuk meraih mantel nya, Fatur sudah memegangi nya lebih dulu, Laki laki itu memakaikan mantel tebal untuk wanita itu. Davina pun menerima nya, Dengan perasaan yang bercampur membiarkan laki laki itu memasangkan mantel untuk nya.


"Seperti nya ini kebesaran ya?, Apa berat?." Tanya Fatur.


"Tidak."


"Nanti kita cari yang lain untuk kau kenakan."Kata Fatur.


"Tidak mau, Aku tidak mau membeli pakaian disini, harga nya pasti mahal, Aku tidak mau pokok nya, Ini sudah pas untuk ku."Ucap Davina.


"Aku yang akan membelinya." Ucap Fatur. Ia mengira Davina takut mengeluarkan uang untuk membeli.


"Uang ku juga uang mu kan, Sama saja. Aku tidak mau membeli pakaian disini, Jangan memaksa, Atau aku tidak akan keluar hotel."Balas Davina dengan sedikit pengancaman.

__ADS_1


"Kau adalah wanita aneh yang pernah ku kenal, Semua wanita ingin dibelikan banyak barang oleh pasangan nya, Hanya kau wanita aneh yang tidak mau."Kata Fatur.


"Biarin." balas Davina.


Fatur menghela nafas, lalu memegangi tangan Davina keluar dari hotel dan menuju ke pertemuan dengan rekan bisnis nya.


"Aku harus bicara apa kalau mereka mengajak ku bicara, Aku jadi sangat gugup kalau seperti ini."Kata Davina saat berada di dalam mobil.


"Biasa saja, Jawab saja jika di tanya."Balas Davina.


di dalam mobil, Fatur masih tidak melepaskan tangan Davina, Davina pun tidak keberatan saat laki laki itu memegangi nya, Tangan itu menghangatkan diri nya.


Melihat begitu ramai, saat melihat orang yang begitu ramai, Davina terkejut karena ia berfikir ini hanya makan malam biasa bersama beberapa orang. namun ternyata salah.


Namun rasa terkejut itu berubah seketika saat ia melihat disana ada Vania dan Vino yang juga ikut untuk makan malam. Namun Fatur menghiraukan mereka. dan menyapa Rekan bisnis yang lain, memperkenalkan Davina dengan bangga pada Mereka.


Vania yang melihat Fatur terus memegangi tangan Davina membuat wanita itu merasa sangat iri, Ia dengan mata layu melihat pemandangan itu.

__ADS_1


"Apa kau cemburu melihat mantan mu dengan istri nya?." Tanya Vino.


"Apa yang kamu bicarakan Vin, Kau tidak jelas sekali."Vania menepis hal itu.


Vino menyungging kan senyuman nya. lalu mengobrol dengan yang lain.


Mereka pun duduk untuk makan, Davina bersyukur ia tidak satu meja dengan Vino dan Vania.


Davina lalu permisi ke toilet, Ia berbisik pada Fatur untuk mebritahu laki laki itu.


"Aku mau ke toilet."Bisik nya.


"Aku antar ya."


"Gak usah, Aku bisa sendiri, tetap lah disini."Balas Davina. Fatur pun mengangguk.


Davina lalu ke toilet, Vania yang melihat pun ikut menyusul dan memberi tahu vino, Vino yang asik mengobrol dengan yang lain pun hanya mengangguk.

__ADS_1


Vania segera menyusul Davina. dan masuk ke dalam toilet.


Davina tengah mencuci tangan nya, agak terkejut saat melihat Vania masuk dan mencuci tangan juga di samping wastafel satu nya.


__ADS_2