Cinta Wanita Sewaan

Cinta Wanita Sewaan
42 - Vania Dan Fatur


__ADS_3

Saat acara dansa, Tampak Vino mengajak Vania berdansa. Fatur pun hanya berdiri bersama Davina melihat pemandangan di depan nya.


Vino sengaja memperlihatkan keintiman ia dengan Vania untuk memanasi Fatur. Namun Fatur tampak datar saja melihat kedua nya. Hingga tiba-tiba Fatur menarik Davina untuk berdansa bersama.


Davina yang tidak bisa berdansa pun terkejut dengan ajakan Fatur yang menarik nya ketengah, bergabung dengan beberapa orang yang sudah lebih dulu mengikuti Vino dan Vania untuk berdansa.


"Aku tidak bisa berdansa."Ucap Davina berbisik di telinga Fatur.


"Ikuti saja aku, tatap aku, Kau akan bisa melakukan nya."Ucap Fatur.


Meski konyol hanya dengan menatap Fatur, Ia bisa berdansa, Namun Davina memilih mempercayai Fatur, Ia pun mengikuti langkah Fatur ke kiri dan ke kanan.


Tangan yang melingkar di leher Fatur, Membuat Davina dan Fatur saling melihat dan tanpa sadar saling menatap tanpa melepaskan. kedua nya tersenyum dengan tatapan mendamba.


Seperti sepasang kekasih yang sedang di Landa Asmara, Fatur menatap Wanita di depan nya itu tanpa berkedip. Tanpa sadar sudah mencuri perhatian semua orang, sepasang manusia yang tampak sangat serasi mencuri perhatian orang orang yang tersenyum melihat mereka.


Vino dan Vani pun menjadi salah satu dari mereka yang memperhatikan Fatur dan Davina saat itu.

__ADS_1


Hingga music berakhir, Kedua pun tersadar dari tatapan penuh emosi itu. di ikuti tepuk tangan untuk mereka. Davina menyadari ia dan Fatur sudah mencuri perhatian orang-orang pun tersipu malu.


Sementara Vania merasa agak cemburu melihat pemandangan di depan nya, Namun genggaman tangan Vino segera menyadarkan diri nya kalau ia tidak lagi punya hak atas Fatur.


Tiba-tiba Vino menghampiri Davina. "Nona Davina, Mau kah kau Berdansa dengan ku?. Tawar Vino tanpa memperdulikan Fatur yang berada di samping Davina.


Davina menatap Fatur yang tanpa tidak senang, ia pun dengan sengaja menerima ajakan Vino, toh dia dan Fatur tidak ada hubungan apa-apa.


Davina dan Vino pun berdansa. Fatur mengepalkan tangan nya melihat hal itu, Vania lalu menghampiri Fatur untuk mengajak nya bicara. Namun Fatur mengacuhkan nya dan berlalu pergi ke toilet. Vania mengikuti nya. Pemandangan itu di lihat oleh Davina.


padahal ia ingin melihat reaksi Fatur, tapi laki-laki itu malah pergi.


Fatur yang baru saja keluar masuk ke toilet di kejutkan dengan Vania yang tiba-tiba masuk ke dalam toilet laki-laki, Memberi papan tulisan toilet rusak dan mengunci nya dari dalam.


Fatur diam dan menatap Vania kesal dengan apa yang ia lakukan.


"Untuk apa kau disini?." Ucap Fatur.

__ADS_1


"Fatur, Apa kau sudah melupakan ku?." Tanya Vania.


Fatur menggelengkan kepala nya, merasa konyol pertanyaan Vania sang mantan. ia memilih mencuci tangan nya di wastafel tanpa memperdulikan Vania.


"Fatur." Aku bicara pada mu. Namun Fatur masih diam saja.


Vania lalu memeluk Fatur dari belakang, Dengan cepat Fatur melepaskan diri nya dari Vania, mendorong wanita menjauh darinya. Namun Vania memaksa memeluk Fatur dari depan, Fatur kembali melakukan hal yang salah.


"Apa kau sudah gila?, Apa tak cukup memberimu jawaban dengan aku membawa istri ku datang kesini."Ucap Fatur.


"Dengar Vania. setelah kau bersama dengan Musuh ku itu, Aku sudah membenci mu dan melupakan mu, Hingga tidak ada lagi nama mu di hati ku, Kau sendiri yang mengubah rasa cinta ku pada mu menjadi kebencian yang teramat besar. Penghianat yang kau lakukan tidak akan pernah aku lupakan."Ucap Fatur penuh kemarahan menatap wanita itu.


Air mata Vania menetes. "Maaf Fatur, Aku menyesal, Kau yang terbaik untuk ku, aku bersama Vino juga karena aku di jebak."Ucap Vania.


"Aku tidak peduli apa yang mau kau katakan dan jelaskan sekarang, sebaiknya kau pergi jauh jauh dari hidup ku." Ucap Fatur kembali membentak Vania, membuat Wanita itu ketakutan. dengan sedih ia pergi dari sana.


Vania keluar dari toilet pria sembari menangis. Davina yang mencari Fatur ke toilet pun melihat hal itu dan segera bersembunyi di pojokan dinding, menatap heran kenapa Vania menangis. Tidak berselang lama Fatur keluar dengan wajah marah.

__ADS_1


Pemandangan itu, Membuat Davina begitu terkejut. kenapa mereka bisa sama sama ada disana.


Davina segera menyusul Fatur, berpura pura ia tidak melihat apa-apa, Fatur memegangi tangan Davina, Mengajak wanita itu untuk meninggalkan tempat itu. Davina yang masih penuh pertanyaan di pikiran nya dengan apa yang ia lihat, hanya bisa diam dan mengikuti Fatur yang mengajak nya pergi.


__ADS_2