Cinta Wanita Sewaan

Cinta Wanita Sewaan
26 - Om Om


__ADS_3

"Apa ada yang lucu?." Tanya Fatur.


"Ha ha ha, Maaf, Maaf." Tawa itu terlepas.


"Aku tak menyangka Ada yang memandang mu seperti Om om." Ucap Davina masih tertawa.


Lucas yang melihat Davina tertawa begitu lepas karena panggilan Jesi yang ia dengar dari Davina barusan pun, membuat ia ingin tertawa juga, namun ia bisa menahan nya dan kembali dengan raut wajah biasa saja.


Perlahan tawa Davina perlahan hilang, saat ia menoleh dan melihat wajah Fatur yang mulai tampak Buram. Davina menundukkan kepala nya, dan memandang keluar jendela dengan salah tingkah.


Mungkin saja tawa nya sebentar lagi akan membuat Fatur menelan nya hidup hidup. "Jalan." Ucap Fatur Pada Lucas.


•••


"Kita Mau kemana?." Tanya Davina mencoba mencairkan suasana yang sempat tegang karena gelak tawanya.


"Pulang ke rumah Anda Nona." jawab Sekertaris Lucas.


"Oh iya, Aku pikir aku akan di ajak kemana, Lagi pula tidak usah repot-repot menjemputku, Aku bisa pulang sendiri."Balas Davina.


Lucas menatap Fatur saat mendengar jawaban Davina.


"Tuan Muda ingin memastikan Anda sampai di rumah tepat waktu Nona, untuk acara makan malam hari ini."Tutur Lucas.


"Oh..." Bibir Wanita itu membulat, ia pun mengangguk mengerti.

__ADS_1


Saat sampai di halaman rumah, Davina menoleh ke arah Fatur, Ia tersenyum menatap Fatur, membuat Fatur salah tingkah, namun ia masih mencoba untuk tenang dan bersikap biasa-biasa saja.


"Aku pulang dulu Mas."Ucap Davina memanggil seperti itu untuk mengoda Fatur.


"Mas?." Fatur mengulangi dengan suara pelan.


Davina pun segera turun dari sana, melambaikan tangan nya pada Fatur, Fatur menoleh ke sosok gadis yang ceria dan penuh semangat itu, Seulas senyuman tipis terpancar di bibir nya Fatur, sangat tipis hingga jikalau orang melihat tak akan mengira kalau pria itu tengah tersenyum.


"Nona Davina begitu ceria Tuan. tidak ada kecemasan atau pun tekan akan menikah dengan Anda."Ucap Lucas.


"Kau pikir Dia akan menikah dengan Om Om, sampai dia harus penuh tekanan?." Ketus Fatur.


"Maaf Tuan."


"Untuk apa minta maaf, kau tidak salah, menurut mu, Apa aku ini seperti orang yang sudah tua?." Tanya Fatur.


"Aku tak mengerti kenapa teman nya bisa memanggilku Om, dan Dia tampak sangat senang."Ucap Fatur mengandalkan tangan nya ke jendela, memijit mijit kecil dagu nya.


Panggilan Om om dari tawa Davina seolah membekas di pikiran Fatur saat ini.


•••


Saat Davina masuk ke dalam Rumah, Bu Asna segera menghampiri dia.


"Davina, kamu di antar Fatur??" Tanya Bu Asna.

__ADS_1


"Iya Ma."


"Wah, Fatur perhatian sekali sama kamu ya nak, Pasti dia sayang banget sama kamu."Ucap Bu Asna. Davina hanya tersenyum menyenggir lalu mengalihkan topik pembicaraan.


"Mama lagi sibuk ya?." Tanya Davina.


"Iya Sayang. untuk nanti malam"


"Aku Bantu ya Ma."


"Jangan, Kamu sebaiknya masuk ke kamar, luluran, Lalu coba dress mama baru belikan untuk kamu, Pakai untuk nanti malam, Biar kamu terlihat makin cantik." Ujar Bu Asna.


Mendengar hal itu dan antusias ibu nya, Davina pun mengangguk dan mengiyakan ucapan ibu nya, Ia pun berjalan masuk ke dalam kamar.


Saat sampai di kamar, ia lansung membaringkan tubuh dia tempat tidur, ia lebih memilih istirahat dari pada luluran seperti yang di suruh ibu nya.


Pernikahan ini hanya sementara pikir nya, dan pertemuan itu hanya formalitas untuk melengkapi permainan ini. dan bagi Davina tidak begitu penting.


Meski ia memikirkan tentang pernikahan ini, karena ia akan menikah muda, tapi Davina mencoba untuk merileks Kan diri, toh dia sangat nyakin Fatur bukan orang yang jahat, dia akan baik-baik saja, kalau pun suatu hari nanti ia akan menjanda, toh semua ia lakukan demi ayah nya. cinta pertama nya itu.


•••


Jangan Lupa Tekan ❤️ untuk mendukung Author ya.


Hi, Terima kasih ya masih terus memb

__ADS_1


aca sampai disini, Jangan lupa di like dan Vote nya ya, biar Aku tambah semangat buat lanjutin cerita ini, dan tinggalkan komentar kalian, agar Author tahu pendapat kalian tentang cerita ini.


Follow Ig Shanti_san18.


__ADS_2