
Setelah Pemotretan selesai, Davina membersihkan diri nya, karena ia merasa tidak nyaman dengan dandan tebal yang menempel di wajah nya.
Ia pun kembali Menganti pakaian, sementara di luar Fatur dan yang lain sudah menunggu nya.
"Aku sudah selesai."Davina menghampiri Ketiga pria itu, Lagi-lagi Ferly kembali tersenyum dan berkata.
"Kamu bukan hanya cantik saat di dandan saja, bahkan saat kau natural juga tampak cantik."Ucap Ferly.
Davina rasa nya ingin memaki Ferly, ia benar-benar menunjukan sifat buaya darat nya, yang selalu berkata manis pada wanita.
Davina menatap Fatur dan Lucasz berharap, ia menyelamatkan nya dari Ferly yang bahkan kini sudah berdiri di samping nya.
"Apa kau sudah cukup?." Tanya Fatur. Davina lansung menghela nafas lega, entah lah perkataan Fatur keluar karena diri nya menatap nya, atau karena Fatur juga risih dengan Ferly.
"Kau sudah seharian bersama Kami, kau sebaiknya pulang." Ucap Fatur.
"Loh, kita tidak makan dulu?." Tanya Ferly menatao heran.
"Kami akan makan di rumah nya."Balas Fatur.
"Ya yah, aku mengerti kau tak ingin aku ganggu."Balas Ferly berkata dengan malas.
"Davina."
"Iya."
"Jangan takut pada ku ya, Aku tak akan memakan mu."Ucap Ferly. Davina tersenyum lebar dan mengangguk.
__ADS_1
"Ternyata kau menyadari kalau kau itu menakutkan bagi ku."Gumam Davina.
"Aku pulang dulu Davina, kalau Fatur macam-macam dengan mu, Kau bisa menghubungi ku."Laki-laki itu masih berkata begitu banyak, padahal Davina sangat berharap ia sekarang beranjak pergi dari hadapan nya.
"Tentu."
"Kau ingin no telefon ku?."
"Lain waktu saja."
Ferly mengangkat kedua alis nya, berfikir Davina akan meminta nya, namun mendapatkan balasan tak terduga. "Oke..., aku pulang dulu kalau begitu ya."Ferly berlalu pergi dari hadapan Davina.
Menepuk bahu Fatur sebelum ia berlalu pergi dari sana.
Melihat Ferly pergi, Davina lansung menghela nafas lega, dan itu di lihat oleh Lucas dan Fatur heran.
Fatur menyunggingkan senyuman nya dan berjalan keluar tanpa membalas keluhan Davina tentang Ferly. Karena Fatur memang tahu tingkah Ferly yang dari dulu kalau bertemu dengan wanita cantik.
Di dalam mobil, Davina memegangi perut nya, berharap ia segera sampai di rumah, karena ia sudah sangat lapar, terlebih hari sudah mulai malam.
Namun Mobil Fatur tidak berjalan ke arah rumah Davina, Davina yang melihat pun menghela nafas berat.
"Tuan, kenapa tidak mengantar ku pulang?." Tanya Davina yang sudah siap mengeluarkan mulut tempur nya. Karena lagi-lagi Davina ucapan nya di acuhkan oleh mereka.
Saat mobil masuk ke sebuah restoran, Senyuman di wajah Davina pun mengembang.
Ia segera turun dari mobil, sebelum Lucas membukakan pintu untuk nya, ia menarik nafas segar.
__ADS_1
Saat memesan makanan di meja makan, Davina menarik pelayan yang mencatat pesanan nya untuk mendekat kepadanya.
"Baik Nona."
"Mbak, jangan lama-lama ya makanan nya. saya lapar sekali."Ucap Davina dengan pelan. Hingga membuat Fatur dan Lucas menatap nya dengan heran, dan bertanya apa yang di bisikan untuk pelayan.
Setelah makanan datang, Davina pun lansung memakan makanan nya tanpa menjaga images nya lagi, karena ia sungguh kelaparan.
Fatur yang melihat Davina makan pun masih bersikap santai, walau hati nya sebenarnya tidak nyaman, Karena bagaimana pun ia adalah orang terpandang, tentu itu akan merusak images nya sebagai pewaris perusahaan X.
"Apa kau tidak bisa makan dengan hati-hati dan pelan?." Tanya Fatur pada akhir nya. saat ia melihat ada nasi menempel di bibi Davina.
"Maaf, Tapi aku lapar, kau harus mengeri, dari pada aku pingsan disini."Balas Davina.
Fatur melihat kerakusan Davina disaat lapar, membuat laki-laki itu mengelengkan kepala nya. Ia menarik nafas panjang dan menghela nya dengan pelan.
Lalu mengambil tissu untuk menyekat makanan di pipi Davina.
Apa yang di lakukan Fatur padanya, lansung membuat Davina terdiam. ia menelan Saliva nya dan mendehem, mendadak ia jadi canggung untuk melanjutkan makan nya.
•••
Jangan Lupa Tekan ❤️ untuk mendukung Author ya.
Hi, Terima kasih ya masih terus membaca sampai disini, Jangan lupa di like dan Vote nya ya, biar Aku tambah semangat buat lanjutin cerita ini, dan tinggalkan komentar kalian, agar Author tahu pendapat kalian tentang cerita ini.
Follow Ig Shanti_san18.
__ADS_1